Dear Naufal's Mom,
Postingan Mama, membuka mata saya untuk tidak terlalu keras dan mudah
memberi cap pada anak. Terima kasih.... terima kasihhh untuk sharenya.
Dan sangat penting bagi anaka untuk menikmati apa - apa saja yang ia punya
sekarang dengan tidak mengganggu bahkan menghalangi keingginan anak...
Sampaikan salam kami buat Naufal.
Salam kenal Naufal, saya Ibu-nya Nadine dan adik Azka....
Rizka Elyza Sari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Parents,
Saya hanya mau sharing beberapa hal pelajaran yang kami peroleh dari anak
kami, Naufal 2th 10 bl.
Beberapa hari yang lalu, kami membawa anak kami, Naufal ke Klinik Pela atas
rekomendasi DSA-nya dr. Soedjatmiko. Sewaktu Nau kena influenza, saya
menyempatkan diri untuk meminta pendapat dengan dr. Djatmiko tentang how to
talk to Naufal. Saat ini --kata mertua saya lagi tahap semengit-- Naufal
sedang dalam taraf emosional sekali, emosinya bisa berganti-ganti dengan
cepat, mulai dari nangis tiba-tiba tertawa melihat sesuatu. Sementara kalau
dia sudah marah, bahkan sudah memukul Mama atau siapapun yang membuat dia
kesal. Tapi, dia juga sangat sensitif, dia bisa menangis ketika melihat film
Kingkong, ketika dinosaurusnya jatuh ke Jurang dan mati, dia sampai
menangisi dinosaurusnya. Suara tertawa kencang pun dia tidak suka. Karena
dia sangat emosional, terkadang dia seperti 'testing our patience". Oleh
karena itu, saya meminta input dari dr. Djatmiko, beliau menyarankan saya
untuk bertemu dengan psikolog anak.
Sehingga, datanglah kami ke Pela, menemui Ibu Ira dan Ibu Gita. Ternyata,
selama ini ada beberapa hal yang membuka mata kami. Ternyata anak kami
berbeda. Naufal didiagnosa mengalami apa yang disebut sensory defensiveness.
Tanda-tanda yang selama ini kami anggap normal ternyata adalah indikasi
bahwa anak kami adalah anak yang spesial :
* Dari bayi, Naufal sangat sensitif dengan suara. Suara yang kencang
dia akan menangis. Bahkan mendengar suara orang tertawa kencang pun dia
menangis
* Dia tidak suka dengan label di bajunya. Terkadang memintanya untuk
dipotong
* Picky dengan bajunya. Bahan-bahan yang dia tidak suka, dia tidak mau
pakai. Susah mencari seragam muslimnya, karena kebanyakan baju muslim jenis
bahannya dia tidak suka.
* Dia tidak suka dicukur rambut dengan trimmer. Selalu menangis dan
menolak dicukur. Akhirnya Mamanya membeli trimmer dan memotongnya sendiri,
itu pun masing dengan menggunakan segudang distraction.
* Sangat emosional
* Sangat susah beradaptasi di lingkungan baru, di sekolahnya yang
sekarang.. sudah 2 bulan masih harus ditunggui oleh Mbaknya. Padahal, di
kelas dia sangat aktif dan tidak pernah nempel di Mbaknya. Dia hanya ingin
melihat Mbaknya ada dipojok kelas.
* Kalau sudah fokus bermain dengan yang dia sukai, maka dia tidak akan
memberikan respon apa pun.
* Kalau makan tidak dikunyah, melainkan di emut.
* Kali ini dia sudah sampai taraf memukul. Jika mendengar suara keras
ataupun orang tertawa, maka dia akan marah dan memukul orang tersebut.
* Tidak bisa mengayuh sepeda
* Sangat aktif, melompat-lompat di kasur bisa setengah jam nonstop
tanpa berhenti
* Tidak suka dgn perubahan jadwal. Kalau mis: makan bisanya jam 8
diganti dengan jam 9, maka ia akan refuse to eat.
* Kecenderungan untuk 'tidak suka diperintah'. Kalau mewarnai di
komputer, lalu diberi tahu untuk mewarnai dengan warna-warna berbeda, maka
ia akan mewarnainya dengan warna hitam. semuanya, sehingga yang terlihat
hanya kanvas hitam saja.
Walau demikan, kami selalu menganggap hal ini adalah hal yang bisa. No big
deal. Karena kebetulan di lain pihak Naufal sangat cerdas. Dia sudah bisa
menyalakan komputer dan mengganti wallpapernya di umurnya 2,5 tahun. Bahkan,
ia sudah bisa menggambar orang yang sedang memancing ikan di umur 2 th 7
bulan, yang padahal menurut stages perkembangan anak, umur 4 tahun baru bisa
menggambar lingkaran. Selama ini, ia selalu ingin tahu semuanya. Alhasil
koleksi DVD nya adalah mulai dari BBC sampai Animal Planet, bukunya adalah
Ensiklopedia balita hinga Ensiklopedia anak. Dia sangat suka membaca dan
main komputer. Kalau kami ajak dia ke pertokoan, maka tujuannya adalah ke
toko buku. Bahkan, ia sudah bisa main game simulasi Jurrasic Park :)
Tapi sepertinya, ini lah yang salah. Dia overstimulated. Audio Visualnya
berkembang dengan sangat pesat. Dia sudah bisa 'mendongeng' ke kami diusia 2
tahun. Sementara, perkembangan yang lainnya jauh tertinggal. Walaupun
dirumah kami memberikannya mainan yang merangsang perkembangan motorik
halus/kasar, ia tidak pernah tertarik untuk memainkannya. Dan kondisi ini
pun kami diamkan saja. Kami mengangap, Ya sudah, kalau sukanya main binatang
dan dinosaurus, tidak apa-apa tidak main playdough misalnya.
Naufal susah untuk memproses informasi yang diperoleh dari panca indranya.
Ketidak tahuan ini telah sangat merugikan perkembangan emosi Naufal.
Terkadang, saya suka mengucap "Naufal kamu kok nyuekin Mama, Nau nakal",
padahal disaat yang sama dia sedang menggambar di meja. Saat dia menggambar,
dia akan fokus pada koordinasi mata dan tangan. Dan buat Naufal, itu adalah
hal yang sulit, sehingga pendengarannya tidak akan ia aktifkan. Mengapa saya
katakan saya memperburuk keadaan, bahwa anak saya spesial tidak saya
ketahui, instead saya malah melabelnya dengan ucapan "NAKAL".
Kesensitifannya dengan suara pun kadang kami anggap adalah hal yang "cute".
So, we never take it seriously. Hasilnya, emosinya pun memuncak. Di Umurnya
yang belum 3 tahun, dia sudah merasakan kesal yang amat sangat yang akhirnya
ia keluarkan dengan cara memukul. Ini pun kami discourage dengan label
"NAKAL". Ketika ia masih belum mau ditinggal oleh Mbaknya di sekolah,
terkadang kami mengeluarkan pernyataan "Nau kok kayak dedek bayi, tidak mau
ditinggal?". Kondisi ini akhirnya membuat ia -yang dasarnya memang sensitive
child- menjadi sangat high tempered.
Kami bersyukur sekali mendeteksi ini disaat umurnya masih dibawah 3 tahun.
Sehingga, masih dapat diterapi. Naufal akan menjalani terapi
sensory-integration selama 10 kali, kemudian konsul kembali dengan
dsa+psikolog untuk menentukan langkah selanjutnya. Selain itu, kami selaku
orang tua juga akan melakukan konseling dengan psikolog. Ini penting sekali
untuk kami selaku orang tua, sehingga cara, gaya dan bahasa kami tidak
semakin memperparah kondisi Nau yang spesial.
Ada satu kalimat yang saya suka sekali dari buku : Disciplining Your Special
Needed Children, " Children with ADD are gifted children, they are just
gifted differently. They present unique challenges because they are
differently-abled"
Kami yakin, kalau saat ini sepertinya Naufal "nakal", "never listened",
"ngga bisa diem", "tukang mukul" itu adalah kami orangtuanya tidak menyadari
betapa spesialnya Naufal. Bukannya mendukung, kami bahkan memberinya label
yang akhirnya berdampak destruktif pada perkembangan emosinya. Banyak sekali
yang harus kami ubah dan pelajari. Maaf ya Nau...belum terlambat untuk Mama
dan Papa berubah kan?
Sedikit menurut DSI dari internet:
HYPERLINK
"http://www.tsbvi.edu/Outreach/seehear/fall97/sensory.htm"http://www.tsbvi.e
du/Outreach/seehear/fall97/sensory.htm
HYPERLINK
"http://en.wikipedia.org/wiki/Sensory_defensiveness"http://en.wikipedia.org/
wiki/Sensory_defensiveness
Signs of DSI (2):
Overly sensitive to touch, movement, sights, or sounds
Underreactive to touch, movement, sights, or sounds
Easily distracted
Social and/or emotional problems
Activity level that is unusually high or unusually low
Physical clumsiness or apparent carelessness
Impulsive, lacking in self control
Difficulty making transitions from one situation to another
Inability to unwind or calm self
Poor self concept
Delays in speech, language, or motor skills
Delays in academic achievement
--
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.0.405 / Virus Database: 268.12.1/440 - Release Date: 9/6/2006
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/