Dear Mbak rina and momies,
Aku punya pengalaman melahirkan di RS Internasional Bintaro Januari 2004.
Sama seperti mbak Penny, di RSIB mrk sangat concern thd ASI. Saya melahirkan
scra caesar jam 8 pagi, stlh selesai perawatan dan pemulihan, saya segera di
bawa ke kamar, dan langsung bertemu si buah hati, Farrel, untuk secepatnya mdpt
colostrum. Sayang saya nggak berhasil langsung mengeluarkan ASI, pdhal berbagai
cara sdh dicoba, si kecilpun terus menerus berusaha menyedot ASI saya.
Sampai jam 7 malam, saya masih belum berhasil mengeluarkan ASI. Sediiiih
sekali rasanya. Padahal semua sudah membantu saya. Suster di sana membantu saya
mulai dari massage payudara,mengajari posisi yg benar dsb. Sayang saya tetap
nggak bisa mengeluarkan ASI . Sebabnya adalah krn puting saya masuk ke dalam
tidak menonjol keluar seperti puting pada umumnya. Hal itu yang menyebabkan si
kecil sulit menyedot susu. Akhirnya suster bertanya sama saya, kalau ASI tetap
tdk keluar apakah si kecil mau diberi susu formula terlebih dulu ?
Jam 7 malam saya memutuskan untuk memberi susu formula karena aku ga tega
melihat Farrel kecil menangis dan menjerit kelaparan. Akhirnya Farrel diberi
susu formula oleh suster, tapi dengan cara disendokan ke mulutnya. Menurut
suster hal ini dimaksudkan supaya jika ASI saya keluar nanti si kecil nggak
confuse antara puting asli dan dot botol.
Nah, keesokan harinya,tanpa saya minta, saya dikunjungi suster khusus yang
biasa menangani kasus spt saya (susah keluar ASI). Suster itu mengajari saya
massage, memberikan dorongan dan dukungan untuk memberikan ASI ekslusif dan
bener2 membantu saya mengembalikan kepercayaan diri saya. Karena terus terang
akibat sulit mengeluarkan ASI, saya mulai diliputi kesedihan yang mendalam,
menyalahkan diri sendiri, sedih krn ga bisa memberi ASI, dan berbagai macam
perasaan yang campur aduk. Tapi pihak RS sangat helpful, suster2 disana ga ada
capek2nya mendorong saya supaya saya cepat bisa mengeluarkan ASI.
Akhirnya hari ke3, seorang suster menyarankan untuk menggunakan bantuan niple
palsu. Wah, seumur hidup saya dan suami saya belum tahu sepetrti apa itu niple
palsu. Ternyata ada puting buatan yg terbuat dari silicon (klo ga salah merk
pigeon), yang bisa ditempelkan ke payudara dan berfungsi seperti puting
asli.Akhirnya suami saya membeli alat itu dan saya coba pakai. Jadi si kecil
tidak langsung menyusu pada puting saya ,tapi melalui sambungan niple palsu
itu. Alhamdulillah pelan-pelan air susu saya mulai keluar. Warnanya mulai dari
agak bening sampai menjadi putih susu. Rasa bahagia meliputi hati saya dan
seluruh keluarga. Saya sangat terharu...
Itulah pengalaman saya melahirkan di RSIB. Saya sangat beryukur dan
berterimakasih krn pihak RS sgt concern, ga bosen2 memberi dukungan kpd saya
supaya bisa memberikan ASI ekslusif. Mungkin kalau saya melahirkan di RS lain,
belum tentu pengalamannya akan seperti ini. Jadi walau harus menggunakan tete
palsu (demikian saya dan suami menyebutnya), Farrel mendapatkan ASI ekslusif
selama 4 bulan lamanya.
Cheers,
mama Farrel
j0d1th <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Mbak Penny&Mbak Diah,
Aku sdg hamil anak pertama jalan 8 bulan dan selama ini periksa di RS Bunda
Depok. Aku berencana akan melahirkan di sana juga. Apa menurut mbak2 sebaiknya
aku tanya apa mereka ttg hal ini (termasuk rooming in)? Krn aku juga ingin
sekali si kecil mendptkan kolostrum dan ASI kapanpun dia mau...
terimakasih&salam,
dita
penny setyawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Mbak Rina,
Aku juga punya pengalaman yg sama dengan mbak Diah tapi di RS Internasional
Bintaro. Dua kali saya melahirkan disana (Febr. 2003 & Sept. 2005), dua-duanya
diperlakukan sama hingga anak� saya mendapat kolostrum sedini mungkin. Bahkan
waktu melahirkan anak kedua, bayi langsung ditaruh didada begitu selesai
dibersihkan perawat sementara DSOGnya masih menjahit bekas jalan lahir... Aku
sampai tidak merasakan sakitnya dijahit karena ada makhluk kecil yg imut didada
yg dengan tanggap langsung bisa menyedot ASI. Walaupun rooming-in tapi perawat
secara rutin tetap menengok ke kamar kita untuk memastikan apakah kita ada
masalah dgn menyusui.
Ternyata kalo kita semakin dini memberikan ASI, maka produksi ASI kita akan
banyak itu benar karena sudah terbukti pada kedua anak saya dan mereka bisa
mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan.
regards,
Penny
diah_a <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mbak Rina,
Mo share pengalamanku melahirkan Averil 5 bulan yang lalu.
Aku melahirkan Averil di RS Puri Cinere. Alhamdulillah setelah bayi selesai
dibersihkan, bayi langsung diantarkan ke aku untuk mendapatkan early latch on
dengan bimbingan perawat. Setelah itu aku ditanya oleh perawat, apakah akan
memberikan ASI Eksklusif atau ga, dan karena aku jawab akan memberikan ASI
Eksklusif maka oleh perawat, bayi diusulkan untuk rooming in supaya aku bisa
puas menyusui kapanpun bayi meminta. Dan ternyata di RS Puri Cinere, rooming in
berlaku untuk semua kelas, tidak hanya di kelas2 VIP saja seperti yang umumnya
berlaku di RS lainnya.
Jadi selama berada di RS, bayi selalu bersama aku mbak. Hanya diambil ke ruang
bayi untuk dimandikan aja. Setiap hari, perawat rutin mengantarkan popok dan
baju bayi, sehingga aku benar2 full merawat dan menyusui bayi. Dan untuk ibu2
yang mungkin masih lelah untuk full merawat bayi namun bertekad memberikan ASI
Eksklusif, maka bayi dapat ditaruh di ruang bayi dan akan diantarkan oleh
perawat ke kamar setiap bayi akan menyusui.
Selama di RS, perawat juga seringkali datang ke kamar untuk menanyakan apakah
kita ada masalah atau memerlukan bantuan dalam pemberian ASI ke bayi atau
tidak. Dan senangnya, mereka selalu memberi dukungan bahwa ASI adalah yang
terbaik dan ASI kita pasti akan cukup buat bayi. Support yang lebih dari cukup
untuk membuat para ibu punya rasa percaya diri untuk memberikan ASI Eksklusif.
Jadi menurut saya, RS Puri Cinere recommended deh sebagai RS yang sayang anak :)
Mudah2an membantu ya..
Regards,
Diah
Rina Sofiany <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Ayah bunda sekalian, setelah kemarin
saya tanya ttg RS
dan DSOG perempuan di daerah jakarta selatan, ternyata
ada yg mengingatkan juga bahwa RS etmpat kita nanti
melahirkan juga harus di perhatikan, salah satunya
adalah ttg ASI eksklusif, apakah suster atau perawat
yg ada di RS tersebut rela mengantarkan bayi kita
untuk disusui ibunya dan bukannya memberikan susu
formula. Ahhh baru terpikir kalau dulu Nadya juga
tidak mendapatkan "hak-nya" karena suster di RS lebih
suka memberi susu formula drpd mengantarkan ke kamar
saya. Jadi minta sharingnya dong RS di daerah jakarta
selatan yg memperhatikan ttg ASI eksklusif. Terima
kasih sebelumnya.
rina rinso
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+
countries) for 2�/min or less.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small
Business.
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/