Ada Kurma, Puasa Bebas Lemas dan Malas
Food: Tuesday, 26 Sep 2006 9:23:52 WIB
Ternyata menyantap buah kurma pada saat berbuka puasa di bulan Ramadhan,
bukan sekadar untuk menjaga tradisi. Zat-zat gizi yang terdapat dalam buah ini,
membuat mereka yang berpuasa terbebas dari rasa malas dan lemas. Selain itu,
otak pun dibuat tetap encer untuk berpikir.
Saat berpuasa, banyak masalah kesehatan yang sering dikeluhkan, khususnya yang
berkaitan dengan pasokan energi. Untuk kebutuhan sehari-hari, setiap orang
membutuhkan energi untuk kebutuhan internal (metabolisme basal) sebesar 25
kkal/kg berat badan. Sementara untuk aktivitas fisik sehari-hari dibutuhkan
tambahan energi sebesar 3050 persen dari energi basal.
Pada saat berpuasa, asupan energi dalam tubuh berkurang sebesar 20-30 persen,
sehingga tubuh lebih cepat lemas dan lelah. Karena itu, diperlukan asupan gula
yang dapat segera diabsorbsi ke dalam tubuh untuk menggantikan asupan energi
yang kurang.
Seringkali untuk memenuhi kebutuhan energi pada saat berbuka puasa, konsumsi
makanan berat (seperti nasi) merupakan pilihan utama. Padahal, karbohidrat yang
terdapat pada nasi merupakan karbohidrat kompleks yang memerlukan proses
pencernaan yang cukup lama.
Seharusnya makanan yang paling baik untuk diasup pada saat berbuka puasa adalah
makanan yang mengandung gula sederhana yang siap dipakai oleh tubuh, seperti
buah-buahan. Untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari, konsumsi 2-4 porsi
buah-buahan yang dilengkapi 3-5 porsi sayuran.
Fruktosa dan glukosa yang terkandung dalam buah-buahan merupakan gula sederhana
yang siap dipakai oleh tubuh. Hanya dalam beberapa menit tubuh, akan segera
memperoleh asupan energi dan menjadi bugar kembali
Komposisi dan Khasiat
Kurma merupakan buah yang menjadi ciri khas bagi negaranegara di Timur Tengah.
Bagi umat Islam, berbuka puasa dengan kurma bukan sekadar tradisi, tetapi
sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW, "Barangsiapa yang mempunyai kurma ketika
berpuasa, hendaklah berbuka dengan kurma."
Pilihan kurma sebagai makanan pembuka yang sehat di bulan puasa ternyata
bukanlah tanpa dasar. Selain nilai energinya sangat tinggi, kurma juga
mengandung komponen gizi lain yang cukup baik.
Kandungan gula kurma sebagian besar merupakan gula-gula monosakarida, sehingga
mudah dicerna oleh tubuh. Gula-gula itu antara lain berupa glukosa dan fruktosa.
Pada sebagian varietas kurma tertentu, juga terdapat gula sukrosa. Kandungan
gula pada kurma sangat tinggi, sekitar 70 persen, yaitu 70-73 gram per 100 gram
kurma.
Penyerapan gula kurma di dalam tubuh juga cukup cepat, sekitar 45-60 menit,
bila dibandingkan daya absorpsi pati pada nasi yang memerlukan waktu
berjam-jam. ltulah sebabnya kurma merupakan makanan yang sangat baik untuk
berbuka puasa karena dapat menyuplai asupan energi secara cepat.
Kurma mengandung vitamin yang cukup tinggi. Kehadiran vitamin ini dapat
meningkatkan kebasaan lambung yang terlalu asam setelah 13-14 jam tidak
memperoleh makanan dan minuman.
Setiap 100 gram kurma kering mengandung vitamin A sebesar 50 IU, tiamin 0,09
mg, ribofalvin 0,1 mg, dan niasin 2,20 mg. Vitamin A berfungsi untuk menjaga
kesehatan mata, pertumbuhan, reproduksi, imunitas (kekebalan) tubuh, dan
pemeliharaan sel epitel.
Serat Tinggi
Niasin merupakan bagian dari vitamin B kompleks yang disebut sebagai vitamin B3
berfungsi untuk menurunkan produksi VLDL (very low density lipoprotein) di
dalam hati, sehingga produksi kolesterol LDL (low density lipoprotein) dan
trigliserida dapat menurun. Mengonsumsi 3-6 gram niasin setiap hari dapat
menurunkan kadar kolesterol sebanyak 15-20 persen, kadar trigliserida 40-50
persen, serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) hingga 20 persen.
Niasin juga berperan dalam, merangsang pembentukan prostaglandin 12, yaitu
hormon yang membantu mencegah pengumpulan agregasi trombosit. Dengan demikian,
niasin dapat memperkecil proses ateroskerosis clan akhirnya memperkecil
kemungkinan terjadinya serangan jantung. Rata-rata kebutuhan niasin 13-16 mg
per hari.
Niasin bersama riboflavin (vitamin B1) akan membantu melepaskan energi dari
makanan. Sementara itu, tiamin (vitamin B1) berfungsi untuk melepaskan energi
dari karbohidrat, serta berperan baik bagi sel-sel saraf dan fungsi jantung.
Kurma juga mengandung serat pangan (dietary fiber) cukup tinggi, yaitu 2,2 gram
per 100 gram. Serat pangan mempunyai manfaat untuk menurunkan kadar kolesterol
dalam darah dengan menghambat penyerapan lemak atau kolesterol di dalam usus
besar, sehingga kadar kolesterol dalam darah tidak meningkat.
Kehadiran serat pangan baik untuk mengatasi sembelit. Dengan tekstur serat yang
cukup halus, kurma aman untuk lambung yang sensitif atau radang usus.
Sebagaimana pangan nabati lainnya, kurma tidak mengandung kolesterol. Kurma
mengandung lemak baik yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kekhawatiran
menjadi gemuk karena kurma tidaklah beralasan. Kehadiran lemak ini bermanfaat
bagi penyerapan vitamin A, D, E, dan K yang juga terdapat di dalam kurma.
Cegah Pembekuan Darah
Dalam kurma juga terdapat asam salisilat yang biasanya digunakan sebagai bahan
baku aspirin. Asam salisilat bersifat mencegah pembekuan darah, antiinflamasi
(radang), dan menghilangkan rasa ngilu maupun nyeri. Selain itu, asam salisilat
ini dapat mengendalikan hipertensi dengan mengatur kadar prostaglandin yang
turut berperan dalam proses tekanan darah.
Asam salisilat juga dapat memengaruhi produksi hormon prostat yang masuk ke
dalam kelompok asam lemak hidroksida untuk merangsang kontraksi otot dan
menurunkan tekanan darah.
Meskipun kandungan asam salisilat dalam kurma belum terbukti bisa menyamai obat
aspirin dosis biasa, konsumsi kurma secara teratur dalam jumlah cukup
diharapkan dapat berperan dalam mencegah stroke dan serangan jantung. Dalam
jangka panjang, konsumsi makanan yang mengandung salisilat tinggi seperti kurma
diharapkan memberikan fungsi yang kurang lebih sama dengan aspirin terhadap
pencegahan stroke dan serangan jantung.
Kurma juga mengandung asam nikotinat dan hormon potuchsin. Hormon tersebut
berperan untuk mencegah perdarahan rahim melalui efek penciutan pembuluh darah.
Kurma mempunyai manfaat lain, yaitu mengurangi ketegangan mental, histeria, dan
insomnia.
Namun, penderita diabetes melitus tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi kurma.
Kandungan gula monoskarida yang cukup tinggi dapat meningkatkan kadar gula
darah secara cepat. @
Otak Encer Selama Berpuasa
Kurma mengandung mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti zat besi,
magnesium, dan kalium. Zat besi sangat penting untuk mencegah anemia gizi besi,
yang dalam bahasa awam sering disebut sebagai lesu darah.
Gejala anemia gizi besi adalah mudah lelah, pusing, pandangan berkunang-kunang
dan susah berkonsentrasi. Magnesium berfungsi membantu fungsi saraf dan otot
termasuk pengaturan irama jantung agar tetap normal. Pada 100 gram kurma
terdapat sekitar 34 mg magnesium.
Kalium (potasium) merupakan komponen gizi mineral yang mempunyai jumlah yang
sangat signifikan pads kurma. Di dalam 100 gram kurma terkandung 666 mg kalium
dan natrium hanya 1 mg, sehingga rasio kalium terhadap natrium 666:1.
Bahan pangan dikatakan sehat untuk jantung dan pembuluh darah bila rasio kalium
terhadap natrium minimal 5:1. Kalium diketahui bermanfaat untuk mengendalikan
tekanan darah, terapi darah tinggi, serta membersihkan karbondioksida di dalam
darah. Kalium juga bermanfaat untuk memicu kerja otot dan simpul saraf.
Kandungan kalium yang tinggi akan memperlancar pengiriman oksigen ke otak dan
membantu memperlancar keseimbangan cairan tubuh. Dengan demikian, konsumsi
kurma yang kaya kalium akan membuat otak tetap encer di saat berpuasa dan tubuh
selalu dalam keadaan bugar. Anggapan bahwa berpuasa membuat malas dan lemas
harus segera dikikis dengan memperbanyak konsumsi kurma.
Kalium juga bermanfaat untuk mencegah penyakit stroke. Makanan yang sarat
kalium, yaitu minimal 400 mg per 100 g, dapat mengurangi risiko stroke.
Beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli gizi membuktikan bahwa kalium
dapat menurunkan risiko serangan stroke.
Salah satu contoh adalah penelitian terhadap pola makan 859 responden usia 50
tahun ke atas yang dilakukan di California Utara, Amerika Serikat. Hasil
penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi kalium lebih
banyak (meskipun hanya dengan perbedaan konsentrasi yang kecil) memiliki risiko
terkena penyakit stroke 12 tahun lebih rendah.
Sebaliknya, orang yang konsumsi kaliumnya rendah memiliki risiko terserang
stroke lebih tinggi, dengan peluang meninggal sekitar 2,6 kali pada lelaki dan
4,8 kali pada wanita. Para peneliti tersebut akhirnya berkesimpulan bahwa
dengan mengonsumsi satu jenis tambahan makanan kaya kalium (dengan hitungan
minimal 400 mg perhari, misalnya kurma sebanyak 5 butir) dapat menurunkan
risiko fatal akibat stroke hingga 40 persen.
Riset yang dilakukan oleh Dr. Louis Tobian Jr, seorang pakar hipertensi dari
sebuah universitas di Minnesota, AS, membuktikan bahwa makanan tinggi kalium
seperti kurma juga dapat menstabilkan tekanan darah yang akan mencegah risiko
stroke.
Penelitian yang didasarkan pada dua kelompok hewan penderita hipertensi itu
menunjukkan bahwa tidak ada tikus yang mengalami perdarahan otak pada kelompok
yang diberikan diet tinggi kalium. Sebaliknya, pada kelompok yang tidak
diberikan diet yang mengandung kalium, 40 persen di antaranya menderita
perdarahan otak.
Mekanisme kerja kalium dalam mencegah aterosklerosis (penyempitan pembuluh
darah) adalah dengan menjaga dinding pembuluh darah besar (arteri) tetap
elastis dan mengoptimalkan fungsinya, sehingga tidak mudah rusak akibat tekanan
darah yang tinggi. Dengan menurunnya risiko aterosklerosis, aktivitas kalium
ini juga akan berperan dalam pencegahan penyakit jantung koroner dan stroke. @
Sebagai Penangkal Racun
Kurma mempunyal varietas yang sangat banyak, masingmasing dengan bentuk dan
warna khas. Ada yang berbentuk kecil lonjong, kecil agak bulat dengan bent
sekitar 5 gram per buah, hingga yang berbentuk agak besar dan panjang dengan
bent sekitar 12 gram per buah.
Warna kurma juga beragam, mulai dari yang berwarna kuning keputih-putihan,
kuning emas, cokelat muda, sampai cokelat kehitaman. Salah satu kurma yang
populer adalah kurma emas (golden date) karena bentuk warna dan rasanya yang
sangat lezat dan khas.
Kurma ajwah dipercaya kaya akan manfaat kesehatan bila dimakan tujuh butir
setiap hari. Kurma ini relatif mahal, dan hanya tumbuh di daerah Timur Tengah.
Di pasaran, terdapat 26 jenis kurma. Jenis ajwah merupakan kurma yang paling
mahaL Meskipun belum memiliki data ilmiah yang pasti, kurma ajwah tertuang
dalam hadis Nabi Muhammad SAW dapat berfungsi sebagai obat dan penangkal racun
yang balk. Kurma ambarjuga sangat populer sebagai makanan kesukaan Nabi.
Selain itu, terdapat pula kurma jenis sukari. Kurma jenis ini berukuran besar
dan berwarna cokelat terang. Kurma ini diyakini dapat menambah tenaga,
khususnya bagi laki-laki.
Untuk perempuan terdapat kurma lubanah yang berarti kurma susu. Kurma jenis ini
berukuran kecil dan agak keras. Karena itu, sebelum dimakan, kurma ini harus
direbus dahulu di dalam air. Kurma ini diyakini sangat baik untuk ibu yang
sedang menyusui, untuk menambah air susu (ASI).
Meskipun belum memiliki bukti ilmiah yang cukup, sebagian masyarakat percaya
bahwa setiap kurma mempunyai khasiat masing-masing. Tidak sedikit orang yang
rela mengeluarkan uang dalam jumlah banyak untuk membeli kurma jenis tertentu
karena yakin terhadap khasiatnya.
Pada penyajiannya, kurma ada yang dimakan dalam keadaan segar dan ada pula yang
dimakan setelah mengalami proses pengeringan. Kurma segar mengandung kadar air
dan vitamin yang lebih banyak, tetapi kandungan energi siap pakainya rendah.
Kurma yang telah dikeringkan memiliki kandungan energi siap pakai lebih tinggi,
tetapi kadar beberapa vitamin lebih rendah, terutama vitamin C. Saat ini kurma
juga digunakan dalam berbagai resep makanan ringan (seperti kue) dan juga untuk
jus.
Mengingat khasiat kurma yang begitu besar bagi kesehatan, ada baiknya kurma
tidak hanya dikonsumsi ketika bulan puasa, tetapi juga dalam kehidupan
sehari-hari. Kurma sangat cocok sebagai penyuplai energi bagi yang akan
melakukan perjalanan jauh, seperti mendaki gunung ataupun berlayar. @
ARYANDI
Kimia FMIPA Angkatan 92
---------------------------------
Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.
[Non-text portions of this message have been removed]
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/