Salam, Saya setuju dengan apa yg diungkapkan Mbak Wiwin, membawakan anak-anak mainan barangkali menjadi solusi yg jitu ya :-) Kalau anak menangis, kemudian ibunya menggendong, tentu saja hukumnya diperbolehkan, karena ini sudah menyangkut keadaan darurat. Jika anak dibiarkan berlarut-larut menangis, dikhawatirkan malah mengganggu jama'ah lain yang sedang sholat. Kami sendiri, seringkali sholat menggendong putri kami, Rara (skrg: 2 thn 2 bln). Rara sendiri, sepertinya sudah memilih waktu-waktu tertentu utk minta gendong hehhe. Biasanya, kl saya pas duduk tahiyat awal, Rara langsung duduk di pangkuan, menghadap ke arah saya dan melingkarkan tangannya ke leher saya :-). Jadi, ketika sy berdiri, mau tidak mau, mesti menggendongnya. Begitu juga ke Papa-nya.
Salam, Rabwa's Mom http://rabwa.multiply.com/ >Dan mengenai anak menangis saat sholat , aku suka lihat orang yg sedang sholat >sedang anak nya menangis, ada yg di diemin, ada pula yang kemudian di gendong >( gendong sambil >sholat ). Yang ini aku tidak tahu bagaimana hukumnya. >Salam, >Wiwin [Non-text portions of this message have been removed] Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
