tanya juga donk...
maaf.... msh awam ;-)
kl misalnya kita sdh peras ASI ke dalam 1 botol, kmdn dimasukkan ke frezzer
dan kita peras lagi tapi dimasukkan ke dalam botol sama yg sebelumnya sdh
masuk ke freezer tadi. boleh tdk ya??

Warm Regards
Corry. H
Project - PT Prudential Life Assurance
Menara Thamrin �C Prudential Centre
Jl. MH. Thamrin Kav.3
Jakarta 10250
Ph. 62-21-2355.8888


                                                                           
             diah_a                                                        
             <[EMAIL PROTECTED]                                             
             com>                                                       To 
             Sent by:                  [email protected]    
             Ayahbunda-Online@                                          cc 
             yahoogroups.com                                               
                                                                   Subject 
                                       Re: [Ayahbunda-Online] Mohon        
             10/12/2006 03:55          sharingnya ttg ASI                  
             PM                                                            
                                                                           
                                                                           
             Please respond to                                             
             Ayahbunda-Online@                                             
              yahoogroups.com                                              
                                                                           
                                                                           








    Mbak niken,

  Saya coba sharing ya, krn kebetulan saya jg kerja dan alhamdulillah
berhasil kasih ASI Eksklusif ke anak saya, averil (7 bln). Bahkan  sampai
saat ini saya masih terus memberikan ASI ditambah dengan MPASI  berupa
bubur susu (yg campuran susunya pake ASI juga).

 ASI  sifatnya itu supply on demand mbak, semakin sering kita keluarkan
(baik  dgn menyusui atau dipompa), produksinya akan semakin banyak. Jadi
saran  saya, kalau memungkinkan coba diperbanyak mbak frekuensi peras ASI
yg  dikantor menjadi 3-4 kali. Lalu manfaatkan jg weekend untuk
memperbanyak stock ASI. Saya dulu (dan sampai skrg) juga ngalamin  rasanya
kejar2an stock ASI dan weekend itu hari yg paling saya tunggu2  krn pas
weekend itu saya bisa menuh2in kulkas dengan ASI Peras, hehehe..

  Biasanya klo stock udah bener2 mepet banget. Saya ambil cuti 1 hari
untuk nambahin stock ASI mbak. Alhamdulillah cara2 ini membantu sekali
buat saya.

  Kira2 kalo di list, ini tips-tips pemberian ASI untuk ibu bekerja :

   Percaya diri bahwa ASI akan cukup memenuhi kebutuhan       bayi kita
(Ini yang pertama dan paling utama mbak)
   Susuilah bayi sebelum berangkat.
   Pada  saat di rumah, ibu sesering mungkin menyusui bayinya. Ganti jadwal
minumnya sehingga lebih sering menyusui pada malam hari.
   Selama cuti dan pada hari libur menyusui       langsung dan menambah
stock ASI
   Pompa ASI pada malam hari bila bayi sudah       tidur dan pada siang
hari bila berada di kantor setiap 3-4 jam sekali.
   ASI disimpan di dalam lemari pendingin dan       diberikan pada saat ibu
tidak di rumah.
   Sebelum  diberikan kepada bayi, ASI yang telah didinginkan, dihangatkan
dengan  merendamnya dalam air hangat (ASI tidak boleh dimasak). ASI yang
telah  dihangatkan ini bila bersisa tidak boleh disimpan kembali ke dalam
lemari pendingin, sehingga sebaiknya hanya menghangatkan yang dapat
dihabiskan oleh bayi.
   Berikan ASI dengan cangkir / sendok.
      Kalau untuk tips  penyimpanan ASI, berikut ini petunjuk La Leche
League dalam menyimpan ASI peras  / ASI pompa

  Ditranslate bebas dari artikel “What are LLLI's guidelines for storing my
pumped milk?”

  ASI adalah substansi hidup yang juga seringkali disebut dengan “darah
putih”. Karenanya sangatlah penting untuk menyimpan ASI peras / ASI  pompa
secara benar, agar kandungan nutrisi ASI dan kualitas zat anti  infeksi
didalamnya tetap terjaga secara maksimal. Sebetulnya ASI  mengandung zat
anti bakteri yang dapat membuatnya tetap “fresh” dan  tidak mudah basi.
Memberikan ASI peras dengan kondisi yg baik akan  menjamin kualitas dari
kandungan di dalam ASI.

  Informasi berikut disimpulkan dari beberapa penelitian terakhir. Secara
ringkas  seputar penyimpanan ASI :

  ・ Informasi ini bermanfaat bagi ibu yang ingin memberikan full ASI pada
bayinya
  ・ Simpanlah ASI untuk sang bayi jika ibu keluar rumah
  ・ Cucilah tangan dengan baik sebelum memeras ASI
  ・ Gunakan wadah yang bersih, telah dicuci di air hangat & bersabun dan
telah dikeringkan
  ・ Saat menyimpan, berikan tanggal penyimpanan pada tiap wadah tempat ASI
peras  / pompa.

  Petunjuk penyimpanan
  Simpanlah ASI dalam jumlah yang cukup (misalkan, 2-4 ounce) guna
menghindari kemungkinan ASI tersisa. ASI yang telah disimpan dalam
refrigerator (kulkas bawah) memiliki lebih banyak zat anti infeksi dari
ASI yg disimpan dalam freezer. Dinginkan ASI dalam refrigerator sebelum
disimpan dalam freezer.

  ASI dapat disimpan dalam kondisi berikut :
  ・ Suhu ruang (66-72°F, 19-22°C) selama lebih dari 10 jam
  ・ Dalam refrigerator / kulkas bawah (32-39°F, 0-4°C) selama lebih dari 8
hari
  ・ Dalam freezer pada kulkas berpintu satu (dengan temperatur bervariasi
tergantung seringnya pintu dibuka tutup) selama lebih dari 2 minggu.
  ・ Dalam freezer pada kulkas dengan 2 pintu dan memiliki pintu sendiri
(dengan temperatur bervariasi tergantung seringnya pintu dibuka tutup)
selama 3-4 bulan.
  ・ Dalam freezer khusus (0°F, -19°C) selama 6 bulan atau lebih.


          Wadah penyimpanan ASI peras  / pompa yg digunakan


          ASI peras / pompa yang  disimpan dalam refrigerated atau freezer
sebaiknya disimpan dalam:
      ・ Wadah plastik atau gelas  yg kokoh dengan tutup yg rapat
(hard-sided plastic or glass containers with  well-fitting tops)
  ・ Kantung khusus yang didesain untuk penyimpanan ASI

  Penggunaan botol sekali pakai (Disposable bottle liners) tidak
direkomendasikan.

    Hope it helps,

  Regards,
  Diah



niken primastari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear moms

  Saat ini saya lagi konsentrasi untuk bisa memberikan ASI secara
eksklusif ( selama 6bln ) kepada baby saya. Waktu saya sedang cuti 3  bulan
ASI tidak bermasalah, tapi sejak saya bekerja ( satu minggu ini )  saya
merasa persediaan ASI berkurang. Padahal masih kurang 3bln lagi.
  Setiap hari di kantor saya memeras ASI 2 kali ( @ 150ml ), tengah malam
di rumah paling banyak dpt 180ml. Kira-kira solusinya apa yach supaya
persediaan ASI saya tetap cukup sampai baby saya berumur 6 bulan.
    Selain itu saya juga minta sharingnya tentang cara penyimpanan ASI yg
baik, supaya kadar gizinya tidak rusak.


    trimakasih
    niken

  Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com

  [Non-text portions of this message have been removed]






---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com.  Check it out.

[Non-text portions of this message have been removed]



Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]

Yahoo! Groups Links






Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke