Moms & Dads , Saya pengen sharing pengalaman buruk yang baru saja terjadi minggu kemarin 22 april 2007 pada anakku Michelle (1.5tahun ). Saya dan keluarga seperti biasanya setiap hari minggu pasti menghabiskan waktu di mall untuk makan , shopping atau bermain sama anak. Karena setiap harinya kami berdua sibuk bekerja. Tapi memang mungkin Tuhan dah mengatur semua ini kali ya. Dan dari semua ini aku dan hubby mengambil hikmad dan pelajaran yang sangattttt berarti sekali. Hari minggu tgl 22 april 2007, saya dan keluarga pergi ke salah satu mall di bilangan Karawaci. Waktu tiba disana , keadaan mall sedang mati lampu dan semua orang berkumpul di tengah atrium hall , karena disitu cukup terang. Beberapa toko sedang berusaha untuk tutup , karena takut kehilangan barang. Perasaan aku dan hubby dah gak gitu enak. Dan sempat koko ku bilang , dah yuk kita pindah mall aja , jangan disini rame dan mati lampu pula tapi dah jau2 datang masa balik sih, dah lar tunggu aja bentar . Beneran gak lama lampu nyala. Dan akhirnya kita keep in hunting shopping. Dan emang kebetulan hari itu di mana2 lagi diskon gede2an. Kemudian kita masuk ke salah satu toko Mainan T*y R *S, disana lagi diskon juga gede2an . Trus hubby dah feel not good, kok rasanya di Indonesia semua etalase standardnya gak save untuk anak kecil ya, dimana etalase kaca sikunya gak di amplas semua. Tiba2 bisa kepikiran begitu, Tapi layak angin lalu, hubby ku tetep gendong anak ku Michelle. Dan jalan sampai di Mall M**AH**I , kemudian kita semua menuju tempat barang anak2, karena memang disana lagi discount juga. Kemudian aku dan hubby hunting ini dan itu, mamaku duduk di pojokan kursi dekat baju anak2 sambil melihat anakku michelle bermain2. Setelah selesai semua, kami bayar dan berencana mau pulang karena anakku juga dah rada rewel dah ngantuk karena gak bobo siang. Dan juga mau mamam sore karena dah jam 5.30. waktunya michelle makan. Setelah itu saya menggendong michelle , dan dia sudah rada rewel banget , kemudian dia merenggek2 minta Hape ku, akhirnya daripada dia rewel , aku turunin dia bentar aku berniat untuk ambil handphone ku, dan aku kasih hp ku ke michelle. Setelah aku kasih karena kesenangan dia langsung lari bawa hape ku berlari2 masuk ke sela2 counter2 baju , dan hubby ku cepat2 ikutin dia dan lari ngejar michelle. Baru aja mau nangkap dia, anakku lenggak lenggok jalannya, karena emang masih belom mantap bagnet jalannya, langsung saja pelipis matanya terkantuk tepi pinggiran kaca etalase, dan etalase itu rupanya sudah pecah , tapi gak di benerin di biarin coak pinggirnya. Dan dari pelipis mata darah keluar banyak sekali, ngeri bagnet ngeliatnya. Anakku meraung2 kesakitan, hati Ibu mana yang tidak sedih melihat anakknya kesakitan dan penuh darah di mana2 dan hubby ku langsung menggendong secara tiduran dan kami sekeluarga lari secepat2nya membawa anakku michelle keluar dari mall untuk ke RS S*L**M ,RS yang paling terdekat tapi darah terus keluar dari pelipis anakku, aku juga dah gak berani untuk melihat apakah itu tersantuk di mata atau di pelipis, soalnya darahnya dah bercecer2 dah gak bisa bedain lagi mana lukanya. Untung ada mamaku , memang di saat ada kejadian apa2 kita gak bole panik, otak kita jadinya gak bisa berfikir jernih. Mamaku menyarankan cari Es Batu utnuk memberhentikan darahnya. tutup lukanya pakai es dulu. Aku berlari2 sekencang2nya berteriak2 layak orang gila minta es, Orang menujukkan ke baskin robbins. akhirnya di baskin robbins di kasih sebongkah es. Kami letakan di daerah lukanya sambil terus berlari menuju lapangan parkir. Kamipun jadi lupa arah. Kemudian banyak orang berteriak ke P3K dulu, akhirnya kami ke P3 K yang memang lumayan dalam dan sangat jauh dari tempat kejadian. ( Kenapa P3K harus jauh sih dari daerah shopping , dan harus masuk begitu dalam ? ) Setiba di sana , benar2 kami sangant kecewa sekali, di P3K tidak ada apa pun, dan siapa pun, obat merah pun tak ada , kapas pun tak ada, orang yang mengurus P3K pun tak ada. ( kenapa di indonesia selalu seperti itu ya, melalaikan hal2 yang emergency ). Dan untungnya lagi mama teringat, tutup pakai handyplast dulu, dan untungnya lagi kakak iparku bawa handyplast ditas nya, langsung kami tutup lukanya michelle dengan handyplast, setehal itu darah sudah lumayan gak mengalir, dan kami cepat2 lari menuju lapangan parkir. Lagi2 untung ada mama yang selalu meningetkan , jangan bawa mobil lagi, gak akan keburu. naik taksi saja ..naik taksi. Akhirnya hubby melempar kunci mobil dan kasih ke koko ku, kita cepat2 lari menuju lobby utama untuk mencari taksi. Dan memang Tuhan sangat baik sekali di berikannya tukang Taksi yang sangat baik hati. Dia mati2an ngebut , dan selalu teriak oii..minggir oi..ini ada yang sakit . hampir aja tuh taksi nabrak motor karena dia menyerobot lampu merah. Sepanjang jalan aku , mama dan hubby gak berhenti2nya berdoa..minta tolong Tuhan. Jaga anakku , Kami berharap jangan sampai kena mata anakku. Kami terus berdoa ...! Hubby selalu menyalah2kan dirinya sendiri. Tidak teliti dan menjaga dengan baik. Menyalahkan itu bukan hal yang wise. Karena kejadian ini gak bisa nyalahin siapa2 , kalo mau menyalahkan siapa2 akan panjang urusannya. Sekarng yang terpenting adalah Michelle tidak kenapa2. Dan tidak kena matanya. Kami terus ...terus...terus..berdoa ! Akhirnya tiba juga di pelataran RS , dan hubby ku langsung lari membawa anakku ke UGD. Dan disana di tangani cepat oleh dokternya. Oiya aku juga belom sempat bilang terima kasih kepada tukang taksinya. Karena saking paniknya. Kalo tukang taksi baca blog dan emailku, Makasih ya dah nolong anak saya. Taksi Blue bird emang TOP. Dan Anakku Michelle memang anak yang kuat , dan hebat. Dia tidak menangis meraung layaknya anak2 biasa. Malah dia meminta ..Mamiii nyanyi. Sepanjang tindakan di jahit aku menyanyi terus untuk michelle. Supaya dia tidak takut dan tetap mendengar suara maminya disana. Dan itu juga lebih menenagkan hati ku. Guys, rupanya terapi musik memang sangat berguna. Dan hebatnya lagi Anakku msih bisa ikut aku bernyanyi lagu kesayanganya Im A Teapot , sampai dokterpun tertawa heran. Belom pernah dia liat anak setough ini. Padahal jahitannya lumayan panjang juga. Dan setelah selesai jahitannya, dia masih bisa berkata Ta..ta...ta.. sambil mau memukul dokternya. Artinya dia marah dan minta kami memukul dokternya TA...TA.. uh..tambah sedih hatiku lihat kejadian ini. Anakku masih bisa sekuat itu, sedangkan aku menangis tiada henti2nya. Anakku yang lebih kuat daripada aku ibunya. Hah..! Thanks God you save my Little daughter. God is so good !! Aku benar2 bersyukur banget pada Tuhan. Satu cm lagi luka itu akan mengenai mata anakku. Masih ada untungnya juga... ! Tapi kami juga masih khawatir , impact setelah ini. Kami tetap akan memeriksakan ke specialis mata. Tapi menurut dokter spesialis anak, bola mata anakku saat ini masih baik2 saja. Tidak ada tampak trauma atau apapun. Thanks God !! Dari kejadian ini benar2 banyak pengalaman yang kami dapat dan benar2 pengalaman yang sangat mahal kami bayar. Mulai hari ini bila ingin bepergi2an , jangan pernah membiarkan anak2 bermain sendiri berlari2an di dalam mall. Meski kita anggap aman, tempatnya luas. Dan harus selalu memperhatikan anak sendiri, tidak bisa mengandalkan orang lain. Dan benar2 harus berhati2. Di indonesia standard untuk savety anak2 benar2 gak ada dan gak pernah di perhatikan ( still remember anak yang meninggal Di Carefour bulan lalu. ).Padahal Di tempat kejadian kemarin itu, merupakan tempat area anak2, tapi tidak ada standard savety untuk anak2. Kaca etalase yang sudah pecah dan coak di biarkan begitu saja. Benar2 sangat membahayakan anak2. Padahal di sana juga banyak anak2 sedang berkeliaran lari2 dengan pengasuhnya , Sang momy dan daddy lagi sibuk hunting2 barang. Argh..benar2 mengerikan bagnetttt...! Tolong donk, Mall dimanapun pikirkan savety untuk anak2. Kemudian hal yang penting lagi kemana2 harus selalu bawa P3K sendiri, Handyplast yang paling terpenting, betadine dan obat2 untuk luka emergency lainnya. Kemudian disaat emergency matter kita juga gak boleh panik dan grasak grusuk kita harus tenang. Kalo tidak malah akan membahayakan orang yang sedang terluka. Dari kejadian anakku michelle, aku gak mau kejadian ini menimpa Michelle2 yang lain. Oleh karena itu moms & Dads harus selalu be aware menjaga anak2 di tempat umum. Karena kita tauh dan tak tauh tempat umum itu sangat membahayakan anak kita sekali. Semoga sharingan saya bisa bermanfaat. Dan mohon doanya untuk kesembuhan anakk saya michelle. Thanks
Regards, Sherlly Wu [Non-text portions of this message have been removed]
