dear mbak vitya,
   
  sebelumnya saya ucapin terima kasih atas saran mbak vitya, semua saran mbak 
udah saya coba kecuali mengajak ngobrol ilya di tempat favoritnya dia. saya 
akan coba saran mbak yang ini.
   
  sekali lagi terima kasih yach....
   
  =ve=

Vitya Rani Hapsari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          dear mb'vera,

sebelumnya mohon maaf ya,kalau saran saya ini kurang berkenan.

jujur saja, saya tidak ada pengalaman mengenai masalah ini. tapi 
mungkin, mb'vera bisa bicarain hal ini dgn ilya (ilya kan, namanya?) 
berdua saja, dari hati ke hati. coba cari waktu yg nyaman utk 
ngobrol berdua (tidak ada kehadiran ayahnya). tidak mesti di rumah, 
mungkin sambil jalan2 ke tempat favoritnya atau sambil main bareng. 

bila bicara berdua tidak berhasil, mungkin mb'vera bisa minta tolong 
kakaknya utk bicara dgn ilya. apalagi menurut mb'vera, ilya sering 
ke rumah kakaknya mb'vera ya. mgkn ilya bisa lebih terbuka dgn bude-
nya tsb.

semoga ilya bisa terbuka ke mb'vera dan tidak bersikap seperti ini 
lagi. mohon maaf kalau ini tidak membantu.

-Rani-

--- In [email protected], "Vera A. Purnamasari" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear All,
> 
> Sebelumnya saya memperkenalkan diri, saya member baru dari milis 
Ayahbunda. Ketertarikan saya mengikuti milis ini karena mungkin 
salah satu anggota milis mempunyai pengalaman yang sedang saya 
hadapi.
> 
> Sebelumnya saya seorng janda dg anak 1 berumur 9 tahun, beberapa 
bulan yang lalu akhirnya saya menikah lagi dengan kondisi suami saya 
sekarang umurnya lbh muda dari saya. Sebelum saya memutuskan untuk 
menikah, saya bertanya kpd anak saya, apakah dia setuju atau tidak, 
Alhamdulillah....anak saya mau dan senang sekali.
> 
> Setelah 7 bulan menikah, saya merasakan anak saya memiliki 
tingkah laku yg tidak seperti biasanya, mulai malas sekolah & 
belajar; dari sisi suami saya menganggap bahwa anak saya tidak 
membutuhkan dia; anak saya lbh senang menginap di tempat kakak saya; 
pada saat saya bekerja dan ayah tirinya beraada dirumah, anak saya 
sama sekali tidak mau pulang kerumah.
> 
> Memang sebelum saya menikah dengan suami saya yg sekarang ini, 
anak saya terlalu saya manja dan sekarang sudah mulai dididik oleh 
suami saya dan saya untuk tidak manja dan lebih mandiri dari 
biasanya.
> Apa karena terlalu instan anak saya harus menghadapi atau 
menjalani apa yang suami saya dan saya ajarkan sekarang??
> 
> Selain itu, saya sudah sering kali bertanya ke anak saya, kenapa 
dia menjadi seperti itu, apa karena ayah tirinya, dia bilang tidak. 
Saya tanya apa anak saya tidak suka dengan suami saya, dia juga 
bilang tidak. Saya jadi bingung sendiri..... 
> 
> Kalau memang ada anggota milis yg pernah mengalami kejadian 
diatas, saya mohon sekali masukan dari teman-teman milis ayahbunda 
atau mungkin saran yang harus saya lakukan karena sudah berbagai 
cara saya dan suami lakukan tapi semuanya tidak ada yg berhasil.
> 
> Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih.
> 
> Cheers,
> =Mama Ilya= 
> 
> 
> ---------------------------------
> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
> Check outnew cars at Yahoo! Autos.
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



         

       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke