Tulisan ini dituangkan untuk memberikan informasi baru kepada 
pembaca adanya Ilmu Hitung Baru dibidang pendidikan aritmatika.

ARITMATIKA BARU 

        Aritmatika adalah ilmu hitung dasar yang merupakan bagian 
dari matematika.  Pada pendidikan aritmatika tradisional yang telah 
lama dipelajari menunjukkan kepada kita cara berhitung dengan logika 
terstruktur.  Karena itu hasil perhitungannya dapat dijelaskan dan 
ditelusuri langkah per-langkahnya.
        Aritmatika baru atau lebih dikenal dengan metode horisontal 
(metris) merupakan cara berhitung tidak hanya menggunakan logika 
terstuktur tetapi  siswa juga dilatih mampu mengenali keteraturan 
pola bilangan.  Sehingga dengan belajar aritmatika baru ini 
pertumbuhan otak kiri dan kanan siswa dapat lebih diselaraskan 
(Cosmos, Carl Sagan, p.362).
        Agar pembaca lebih memahami aritmatika baru di bawah ini 
akan diberikan contoh menghitung hasil bilangan pangkat dua yang 
akan diselesaikan dengan metris.  Misal pola bilangan yang akan 
dikuadratkan adalah ab00ab00ab dimana a atau b dapat merupakan angka 
bebas dari nol hingga sembilan. Kita pilih aja a=2 dan b=5 maka 
bilangan yang akan dikuadratkan adalah 2500250025.  Bila harus 
dikerjakan dengan cara tradisional tentu saja membutuhkan waktu, 
bahkan dengan bantuan kalkulator dua-belas digit pun hasilnya kurang 
tepat.    Sedangkan bila diselesaikan dengan metris, pola bilangan 
di atas menjadi mudah dan cepat dikerjakan serta memiliki ketepatan 
tinggi.  
Langkah pertama bilangan ab=25 dikuadratkan menjadi 625, A=625
Langkah kedua melipat gandakan hasil sebelumnya, B=2.A=1250
Langkah ketiga menjumlahkan  antar keduanya, C=A+B=1875
Langkah keempat menyusun secara horisontal per-kotak urutan A-B-C-B-
A, dimana tiap kotak berisi empat angka, kecuali kotak paling kiri 
bebas.  Sehingga hasil kuadrat 2500250025 adalah 625-1250-1875-1250-
0625.  Nah apabila  tiap kotaknya terdapat lebih dari empat angka, 
maka angka lebihnya yang terbesar digeser ke kotak sebelah kirinya. 
Misal kuadrat dari bilangan 6800680068 adalah:
Langkah pertama bilangan ab=68 dikuadratkan menjadi 4624, A=4624
Langkah kedua melipat gandakan hasil sebelumnya, B=2.A=9248
Langkah ketiga menjumlahkan  antar keduanya, C=A+B=13872
Langkah keempat menyusun secara horisontal per-kotak urutan A-B-C-B-
A, yaitu 4624-9248-13872-9248-4624, bila dicermati kotak ketiga 
terdapat lima angka maka angka yang terbesar yaitu satu dipindahkan 
dan dijumlahkan ke kotak sebelah kirinya (kotak kedua) 9248+1=9249.  
Sehingga hasil kuadrat 6800680068 adalah 4624-9249-3872-9248-4624.  
Bagaimana mudahkan? Anda bisa mencobanya dengan bilangan lain dan 
bila ingin belajar metris secara gratis dapat lihat bagian artikel 
di situs: www.sigmetris.com

Penulis : Stephanus Ivan Goenawan
Penemu Metris 
Milis: http://groups.yahoo.com/group/metode_horisontal


Kirim email ke