Salam kenal mama Farrel, Anak saya Aulia 18 bulan beratnya juga kurang, terakhir saya timbang 8,2 kg, turun 4 ons karena sempat 3 hari tidak bisa makan kasar karena sakit. Sejak mulai MPASI usia 6 bulan dia sudah menunjukkan gejala tidak terlalu suka makan. Akhirnya ya begitu, beratnya sih masih dalam batas normal tapi sudah di ambang bawah. Saya sudah bawa dia ke 2 dokter gizi, juga tes darah, tes faeces, tes urin segala macam, dinyatakan normal, bahkan sempat disarankan tes mantoux namun oleh dokter dilihat tidak ada gejala TBC. Juga sudah saya bawa ke pengobatan alternative, juga pijat bayi plus cekok jamu, toh semua itu tidak ada hasilnya. Anak saya tetap tidak terlalu suka makan, susu formula pun tidak suka, alhamdulillah masih mau nenen saya. Saya cuma bisa berdoa semoga suatu hari nanti tiba2 dia mau makan, dan juga tetap tidak patah semangat variasi makanan yang baru beberapa hari sekali.
2 minggu yang lalu, tiba2 dia terserang virus HMF (Hand, mouth and foot), dimulai dengan suhu badan tinggi, lalu sariawan mulut, dan besoknya keluar bintik merah di tangan dan kaki. Mulanya saya kira sariawan biasa, ternyata setelah saya bawa ke dokter pribadinya, dinyatakan terkena virus itu. Asalnya ternyata dari anak kakak saya, yang juga dikira sedang sakit sariawan biasa, lagi main ke rumah dan juga mandi bareng anak saya. Kasihan juga anak saya, sudah tidak terlalu suka makan, beratnya kurang, ditambah sakit sariawan hebat ini dia tidak bisa makan kasar sampai 3 hari. Nenen pun tidak bisa, karena dia selalu bilang "syatit..". Akhirnya ASI saya peras, trus saya minumkan ke dia menggunakan pipet. Begitu pula obat2annya, anti virus, antibiotik, mycostatin, juga madu 2 kali sehari. Alhamdulillah setelah 3 hari tiba2 dia sembuh, ditandai dengan sudah bisa makan kentang goreng favorit dia, itupun tidak sengaja. Dan lebih alhamdulillah sekali, setelah sembuh itu, nafsu makannya jadi hebat sekali. Sedikit2 minta "nasyi...", makan nasi plus sayur bisa 4-5 kali sehari (waktu itu saya belum berani kasih lauk, palingan juga tahu sutra). Dalam waktu 1 minggu ini, terlihat sekali recovery-nya, badannya lebih segar, berisi lagi, pipinya juga makin gendut. Saya belum bawa lagi ke dokter anak, mungkin besok tanggal 10, rutin cek bulanan. Makannya banyak sekali, nyamilnya juga, tapi susunya tetep...maunya "cucu buba..." (susu bundanya maksudnya...hehe). Tidurnya juga lebih nyenyak, yang biasanya malam tetap bangun 2-3 jam minta nenen, sejak sembuh itu dan makan banyak, tidur jam 9-10, baru bangun minta nenen jam 5-6 pagi, trus lanjut tidur, bangun beneran jam 7-8 pagi trus minta nasyi... Saya jadi ingat doa saya, ternyata alhamdulillah dikabulkan, anak saya jadi suka makan, meskipun harus dilalui dengan sakit berhari2 ga bisa makan dulu... :) Wah, kok saya jadi curhat panjang lebar yah. Saran saya sih, jangan pernah menyerah, makanan coba lebih variatif, trus juga suasana makan juga diperhatikan. Aulia paling suka makan sambil nonton playhouse disney channel. Anteng, duduk di kursi kecilnya, piring makannya ditaroh di atas meja kecil. Atau ajak anak makan sama2 di meja makan kita. Aulia sudah tidak mau di highchair, maunya duduk di kursi kita, akhirnya saya ganjal bantal biar tingginya sama dengan meja. Trus juga, selain vitamin, saya juga rajin beri madu, 2 kali sehari 1 sendok teh. Tak lupa, air minumnya saya campur dengan nutricomp caloric 1 sendok takar untuk 50 cc air. Maaf kalau tidak membantu ya mbak... Bundanya Aulia On 8/3/07, novita <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear smartmoms, > > Anak saya (10,5 bln) badannya nggak bisa gendut walo makannya nggak > terlalu susah (saat ini beratnya cuma 7 kg)...sudah konsul ke dokter untuk > tes mantoux siapa tau ada TBC tetapi hasil tes ternyata negatif dan > paru-parunya dnyatakan bersih..ada nggak ya yang pernah mengalami kasus > serupa? mohon sarannya apa yang bisa saya lakukan agar berat anak saya nggak > kurang? > > Salam, > Mama Farrel > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
