Dear Mbak Rizka, apakabar? Masih inget saya, kan?! Dulu "nyaris" jadi responden 
untuk tulisanku (heheheh). Kalau baca situs dan info tentang PCOs emang 
serem-serem. Dulu saya pernah mengalaminya juga, makanya baru bisa hamil 
setelah PCOs-ku sembuh (seetlah hampir 5 tahun menikah).Karena case tiap orang 
beda-beda, coba cermati dulu kasusnya Mbak Rizka sendiri. Kalau pencetusnya 
stres, ya ... diatasi dulu sumber stresnya. Kalau masalahnya adalah pola makan 
dan gaya hidup, itu yang jadi fokus "pembenahan", tapi tidak lupa, kontrol ke 
dokter untuk masalah organ reproduksinya ya. Kalau bertekad sembuh dan 
mengatasi sumber masalah sampai ke akarnya plus memohon ridho Allah SWT, Insya 
Allah bisa sembuh. Mudah-mudahan membantu ya, kalau ada yang masih mau 
ditanyakan, japri ke aku boleh .... 

  Salam hangat,
  Andi Maerzyda A. Th.
  Redaktur Senior Majalah Ayahbunda & Head of Content Ayahbunda-Online

  Bundanya Keya
   
  Rizka Elyza <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          

Dear Parents,

Apakah ada di antara moms yang memiliki gejala penyakit PCOs? Semalam, saya
didiagnosis mengalami gangguan ini. Keluhan saya adalah: migrain setiap mau
periode menstruasi, jerawat yang berlebihan. Ternyata, setelah diperiksa USG
dalam, keliatan lah bintik2 si PCO tersebut.

Lalu, tadi saya baca-baca informasi tentang PCO, wah.. jadi makin tatut.
http://en.wikipedia.org/wiki/Polycystic_ovary_syndrome

Apakah ada Mom yang juga memiliki pengalaman yang sama?

-rika- 

---- "They took all the trees put 'em in a tree musem and they charged the 
people a dollar and a half just to see 'em. Don't it always seem to go that you 
don't know what you've got till it's gone. They paved paradise and put up a 
parking lot" -------


                         

       
---------------------------------
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke