Ibu Dwi

 

Maaf saya mungkin tidak bisa membantu secara materi, tetapi saya ingin
berbagi pengalaman saja dalam menangani anak dengan gangguan pendengaran.
kebetulan saat ini saya juga di jogja dan sering bekerja dengan anak yang
mengalami gangguan pendengaran

 

apakah hanya sampai BERA saja, sudah pernah menjalani  ASSR ? karena dengan
ASSR (saat ini hanya ada dijakarta dan Surabaya)  kita bisa melihat kondisi
ambang  batas pendengaran adik dalam berbagai macam frekuensi
(500Hz,1KHz,2KHz,4KHz) tidak seperti BERA yang hanya bekerja dengan
frekuensi tinggi (2 - 4 Khz) saja 

(kedua tes ini saling melengkapi).  

Karena ini semua dilakukan dalam kondisi tenang (jenis pemeriksaan yang
obyektif), maka perlu kita bandingkan denngan pemeriksaan yang sifatnya
subyektif atau membutuhkan respon dari Rakha. (observasi tingkah laku saat
diberikan rangsangan suara)

Nah dari sini kita bisa melihat kondisi pendengaran secara keseluruhan,
sehingga bisa dilakukan intervensi habilitasi berupa alat bantu dengar atau
implantasi koklea.

 

Prosedur implantasi koklea tidak mudah bu. perlu beberapa kajian yang harus
sangat berhatihati. dan begitupun pasca surgery nya.. Ada beberapa program
yang harus dijalani supaya Rakha mampu mengoptimlakan implant yang
digunakan. jadi tidak berarti sesudah implant akan selesai begitu saja, dan
seperti alat bantu dengar, implant juga memeiliki beberapa modul yang diluar
telinga, dan itupun bentuknya hampir menyamai alat bantu dengar , sehingga
resiko ditarik tarik pun juga tetap ada... 

Coba klik untuk melihat profilenya

 <http://www.bionicear.com/> www.bionicear.com

www.cochlear.com <http://www.cochlear.com/> 

 

Kalaupun Rakha pernah menggunakan alat bantu dengar dan tidak ada reaksi,
itupun juga tidak bisa dillihat saat itu juga, karena perlu waktu adaptasi
dan pembelajaran unutk dia mengenal dan mengidentifikasikan sebuah suara,
sehingga dia baru bisa memberikan respon, 

 

Beberapa sites yang mungkin bisa membantu :

www.healthyhearing.com <http://www.healthyhearing.com/> 

 <http://www.phonak.com/> www.phonak.com

 

 

 

 

 

 

salam

 

Arnold frans

 

 

 

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of feriana da
Sent: Tuesday, September 18, 2007 11:17 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Donor untuk inplant telinga penderita
rubella syndrom

 

Dear Mr Arnold

Menjawab pertanyaan bapak:
1. Rakha sudah melalui tes berra 2 kali yakni saat umur 3 bulan di RS
Sardjito Jogjakarta dengan hasil tidak mendengar sampai dengan 105 db, dan
saat umur 1 tahun di THT Harapan Kita dengan hasil mendengar telinga kiri 95
db telinga kanan 105 db.

2. Informasi mengenai inplan didapat dari ortu Rakha dari saran dr di RS
Harapan Kita dan dari dokter mata di RS Bintaro dr Rini Mahendra. ( karena
selain tidak dapat mendengar, penglihatan rakha tidak dapat pulih seperti
anak normal lain sehingga agar dapat belajar bicara sebisa mungkin didapat
dari penglihatan dan pendengaran )

3. Alat bantu dengar pernah dicobakan tetapi tidak optimal karena Rakha
tetap tidak bereaksi malahan sering terdengar bunyi nging yang terdengar
sampai luar, sedang Rakha sangat hiperaktif sehingga apapun yang dipakaikan
selalu ditarik tarik termasuk kacamata yang plus 6 yang dipakainya.

Saat ini Rakha berada di Jogjakarta tinggal dengan saya untuk menjalani
terapi jalan dan wicara di Sarjito ( seminggu 3 kali terapi ) karena ortunya
bekerja di jakarta dan jika disana hanya dapat terapi setiap Sabtu saat
libur, sehingga kami harapkan dengan terapi rutin tersebut dapat
mengoptimalkan kemampuannya.
Alamat Rakha dan ortu di Jakarta yakni Komplek Dasana Indah blok SH 12 no 7
Bojong Nangka Tangerang telp 021-54210940

Untuk semua apapun bantuan anda berupa material maupun saran-saran kepada
kami akan menjadi dorongan yang sangat berati untuk kami untuk membantu
mengoptimal Rakha.

Terima kasih atas perhatiannya

Feriana Dwi Astuti


arnold <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear ibu Dwi astuti

Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan mengenai keponakan anda,

1. Sejauh mana test pendengaran yang sudah dilakukan oleh adik Rakha??
Misal, test apa saja yg sudah dilakukan, dan hasilnya bagaimana?

2. sejauh mana informasi mengenai implant telinga (cochlear implant)
yang sudah didapatkan oleh ortu Rakha?? 

3. Pernahkah dicoba unutk memberikan stimulasi pendengaran dengan alat
Bantu dengar (sebagai opsi yg lebih murah dibandingkan cochlear implant)

Dan lokasi adik Rakha dimana ya?

Salam 

arnoldfrans

[Non-text portions of this message have been removed]

---------------------------------
Building a website is a piece of cake. 
Yahoo! Small Business gives you all the tools to get online.

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke