Mbak Yusri,

Boleh tau, untuk tau rentang konsentrasi anak, bawa kemana? Dokter apa ?

Makasih

Wiwid 

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of - Yusri -
Sent: Friday, September 28, 2007 3:21 PM
To: [email protected]
Subject: Spam:Re: [Ayahbunda-Online] Gejala hiperaktif & autis pada anak

Salam kenal juga pak Razuli...
Saya ibu dari 3 anak (bagas 9thn, sekar 7thn dan laras 2thn). 
Tanda2 autis yang paling mudah adalah tidak ada kontak mata dengan kita.

Kalau si kecil masih mau kontak mata dengan kita jika diajak bicara tapi
aktivitasnya tinggi belum tentu hiperaktiv. Bisa juga karena rentang
konsantrasinya yang pendek. 
Seperti keponakan saya, dulu.....waktu kecil (skrg 8 thn).....tidak
pernah mau diam. Setelah usia sekolah baru ketahuan bahwa rentang
konsentrasinya pendek, tidak sampai 5'. Sebenarnya secara tes IQ dia
tergolong cerdas tapi karena sulit berkonsentrasi maka dia tdk bisa
berprestasi. Jadi secara tertulis di raport nilainya kurang memuaskan.
Jadi kesimpulannya....lebih baik dibawa si kecil dibawa ke ahlinya
supaya kita menebak2 sendiri. Selanjutnya kita bisa tahu apa yang harus
dilakukan sesegera mungkin....
Semoga membantu, ya pak.....


Regards,
YUSRI
Sent from my BlackBerry(r) wireless device

-----Original Message-----
From: "Muhamad Razuli" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Fri, 28 Sep 2007 15:21:30
To:<[email protected]>
Subject: [Ayahbunda-Online] Gejala hiperaktif & autis pada anak


Dear milis,
 
 Salam kenal saya Razuli member baru, ayah dari M. Amar Zikro, umurnya
 1,5 tahun. Alhamdulillah anak saya tumbuh dan berkembang dengan baik.
 Perkembangannya selalu saya monitor misalnya pada usia 5 bulan sudah
 bisa tengkurap, bulan ke 6 sdh bisa merayap dst-nya. Sampai dengan umur
 sekarang Amar sudah bisa berlari-lari dan yang agak mengkhawatirkan
saya
 adalah sikapnya begitu cuek jika Amar lagi asyik dengan aktivitasnya
 misalnya lagi asyik nonton VCD lagu-lagu anak dipanggilpun nga menoleh.
 Kalaupun menoleh Cuma sebatas melirik aja. Komunikasipun sering saya
dan
 isteri lakukan misalnya bagaimana bersamalaman, melambaikan tangan
 ketika berpisah, mengucapkan sesuatu, progressnya alhamdulillah ada
 walaupun agak males untuk merespon jika ada yang mengajak berinteraksi
 misalnya bersalaman. Kalo saya amati anak saya ini juga nga takut sama
 sesuatupun misalnya bunyi2 suara anjing atau cecak, gelap, karena
memang
 saya tidak pernah membuatnya takut akan hal2 tsb.
 
 Dalam hal bermain dengan barang2 mainan kalo saya perhatikan agak
 destruktif misalnya dibanting kalo dia kesel nga bisa diemut ke mulut
 (untuk yang ukuran kecil nga saya kasih takut ditelannya). Kalo lagi
 seneng tangan diputar2 sambil lari2 sehingga kadang2 nga terkontrol
 kepalanya sering terbentur tembok yang cukup keras dan tidak jarang
 benjol.
 
 Pernah saya coba mengisi kuisioner dari suatu tabloid ttg bagaimana
 mengenali gejala hiperaktif & autis, hasil akhirnya sih agak menjurus
 kea rah hiperaktif tapi kondisi ini belum sempat saya konsul ke doktek
 specialis anak. Mohon pencerahannya dari para ahli mengenai subject
ini.
 Lewat milis ini saya berharap mendapat wawasan dan berbagi info dalam
 merawat dan mendidik anak2 supaya tumbuh kembangnya menjadi baik.
Terima
 kasih.
 
 Salam,
 
 Razuli
 
 [Non-text portions of this message have been removed]
 
   

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links



Kirim email ke