Dear Bunda Naura,

Alya ku terlihat bakat alerginya dari umur 4 bulan :) Pertama kali 
terlihat gatal2 di kulit lalu bermasalah juga di saluran 
pernafasannya. 

Untuk tes alergi, ada 3 macam, tes darah, prick test dan patch test, 
semuanya menyakiti anak dan muahal :) Untuk prick test (menusukkan 
alergen ke kulit anak) misalnya, untuk menguji 1 jenis alergen saja 
dulu, biayanya Rp 250.000, belum tentu memang itulah alergen si 
anak, sehingga dibutuhkan banyak sekali alergen yg diujikan, lha 
biayanya jadi berapa? :)

Test alergi yg paling murah dan nyaman, tapi memang butuh waktu, 
adalah obervasi. Kita sebagai orangtua yg harus jd detektif untuk 
menemukan apa alergen si anak.

Anak sering batuk pilek yg berulang, banyak kemungkinan alergennya, 
bisa udara dingin, bisa debu, atau udara yg lembab. 

Kulit gatal2 yg orang awam sering menyebutnya eksim (dermatitits 
atopi), alergennya bisa debu, gigitan serangga, dll.

Lebih jauh tentang alergi (termasuk tip2 untuk membantu mengurangi 
risiko terkena alergi, apapun alergennya), bisa dilihat di sini
http://beingmom.org/index.php/2007/04/08/anda-keluarga-alergi/

Anda, Keluarga & Alergi

Mata gatal atau hidung meler? Banyak orang berpendapat gejala-gejala 
tersebut merupakan penyakit pilek parah yang tidak dapat 
disembuhkan, atau barangkali berpikir bahwa mereka sedang rhinitis 
musiman. 

Tetapi bila gejala-gejala tersebut tetap membandel, ada baiknya 
mempertimbangkan bahwa kemungkinan Anda sedang menjadi korban suatu 
alergi yang disebabkan oleh sesuatu misalnya debu, tepung sari, bulu 
binatang tertentu atau lainnya. Salah satu medan perang utama dari 
alergi adalah rumah. 

Hampir tidak ada orang yang menyadari akan banyaknya tungau debu 
rumah yang berada di sekitar kita, atau memperhatikan jamur, debu 
dan bulu binatang peliharaan yang seringkali semuanya dapat 
memberikan masalah. Jadi apa yang harus dilakukan? 

Pekerjaan Detektif

Langkah pertama adalah mengenali bahan penyebabnya atau allergen. 
Lakukan sedikit pekerjaan detektif. Apakah Anda lebih bersin-bersin 
di ruangan tertentu? Apakah itu ruangan yang banyak tanamannya, atau 
ruangan yang seringkali dilalui oleh binatang peliharaan? 

Kalau begitu bayangkanlah aktivitas Anda yang menyebabkan alergi. 
Apakah mata Anda memerah saat menyirami tanaman-tanaman itu atau 
sewaktu membawa binatang-binatang peliharaan berjalan-jalan? Lama 
kelamaan Anda mulai melihat suatu titik tolak dan Anda kemudian 
dapat menandai penyebabnya. Ingat bahwa hal ini dapat membutuhkan 
waktu yang lama untuk menemukan penyebabnya dan Anda mungkin 
menjumpai kesulitan di tengah jalan, tetapi jangan berkecil hati, 
ini memang memerlukan keuletan. 

Penyebab Diketahui

Jadi sekarang Anda tahu penyebab alerginya. Bila Anda bersin-bersin 
ketika Anda merapikan tempat tidur, kemungkinan besar Anda 
mendapatkan alergi bukan karena merapikan tempat tidur, tetapi 
karena ribuan tungau debu rumah yang membuat kulit mati kita 
mengelupas. Anda dapat saja menyerahkan tugas merapikan tempat tidur 
kepada orang lain atau Anda dapat mencoba dan mengurangi efeknya.

Tungau debu rumah atau lebih tepat serpiha-serpihannya, merupakan 
salah satu penyebab alergi yang paling besar. Meskipun kita tidak 
dapat melihat makhluk kecil ini (besarnya hanya 0.25mm), tungau 
dapat ditemukan dalam debu dan partikel di dalam rumah. Seripahan 
kulit binatang (sisik kulit dan bulu) juga merupakan alergen yang 
poten. Dan tentu saja kulit binatang tersebut tidak hanya sebagai 
sumber penyebab potensial bagi penderita alergi, tetapi juga 
merupakan makanan mewah bagi tungau debu rumah. Tip berikut 
dimaksudkan membantu mengurangi risiko terkena alergi, apapun 
alergennya. 

Membersihkan

Gunakan kain lembab untuk menangkap debu
Gunakan kantong pembersih vakum yang baru secara teratur untuk 
meningkatkan efisiensi
Pakailah masker hidung
Delegasikan pekerjaan tertentu 

Perabotan dan Bagian Permukaan

Batasi perabotan sesedikit mungkin sehingga ruangan jadi lebih mudah 
dibersihkan
Pilihlah perabotan yang sederhana
Pilihlah lemari atau rak yang berkaca di depannya untuk mengurangi 
debu menempel
Hindari bulu dan kulit binatang
Batasi ornamen sesedikit mungkin
Jangan membawa potongan bunga ke dalam rumah dari kebun sebab banyak 
tepung sarinya 

Dinding dan Jendela

Pilihlah penutup dinding yang licin. Penutup dinding yang licin atau 
cat dinding lebih mudah dibersihkan daripada potongan-potongan kayu 
atau yang bertimbul-timbul
Bersihkan dinding secara teratur untuk menghilangkan debu dan jamur
Pilihlah gorden yang dapat dicuci atau pelindung matahari yang mudah 
dilepas dan dibersihkan
Tutuplah selalu jendela yang terbuka dengan kasa untuk menyaring 
debu atau tepung sari bunga 

Lantai

Bila mungkin gantilah karpet dengan keramik
Jika memang harus memakai karpet, pilihlah yang mudah dibersihkan, 
yang berbulu pendek lebih sedikit berdebu daripada yang berbulu 
panjang
Ingatlah bahwa karpet menangkap debu. Jadi bila mungkin tidak usah 
menggunakannya 

Untuk mengurangi jumlah alergen di seluruh rumah, ada dua hal yang 
memerlukan perhatian khusus:

Ruang Tidur

Gunakanlah bantal berisi kapas dan sarungnya
Hindari perlak kulit dan bulu bebek, pilih bahan isi yang sintetik
Cuci dan keringkan semua sarung tempat tidur secara teratur
Tempatkan penderita alergi di ruang tidur yang mendapat sinar 
matahari sebab tungau debu tidak menyukainya 

Kamar Mandi dan Dapur

Suasana lembab yang dihasilkan di kamar mandi dan dapur dapat 
mengundang tumbuhnya jamur. Untuk mencegah hal ini: 
Hindari menggunakan karpet dan tikar kain
Berilah ventilasi sebanyak mungkin
Bersihkan bagian permukaan secara teratur untuk mencegah jamur 
berkumpul
Jagalah leamri es betul-betul bersih, makanan dan nampan basah suka 
mengundang jamur 

Binatang Peliharaan

Apa yang terjadi jika Anda tiba-tiba menyadari bahwa Anda alergi 
terhadap binatang peliharaan Anda? Menyingkirkan binatang kesayangan 
dapat membuat sangat sedih, tetapi bagi orang yang alergi berat hal 
ini merupakan jawaban satu-satunya. Ada beberapa langkah praktis 
yang dapat membantu meringankan masalah: 
Tempatkan binatang peliharaan di luar rumah, atau batasi geraknya 
dalam ruangan tertentu
Jangan biarkan binatang peliharaan masuk ke ruang tidur
Hindari tempat di mana binatang tersebut duduk/tidur
Hindari memegang binatang peliharaan, dan ingatlah bahwa Anda 
mungkin alergi terhadap air liurnya dan juga serpihan kulitnya 

Sumber: brosur Divisi Essex - PT Schering Plough Indonesia Tbk, 
diperoleh dari dr Zakiudin, DSA Alergi&Immunologi 

Salam,


Devita/Alya's Mom


--- In [email protected], "erlin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Blankhi all...........mdh2an msh pada inget pertanyaan aku 
mengenai tes alergi u/ keponakanku, Raya, skrg 11 bln. Udah seminggu 
ini Raya batpil lagi, batuknya grok-grok gitu, trus 2 hari kemudian 
disambung dengan diare. Akhirnya kemarin aku bawa ke spesialis 
imunoalergi di Hermina Jatinegara dgn dr, Syawitri Siregar, SpA(K). 
Diagnosa DSA, Raya mmg alergi, kebetulan kmrn itu pas alerginya lagi 
kambuh, seluruh badannya merah2 (pdhl gak di ksh makan yg memicu 
alerginya). DSA bilang juga banyak lendir di paru2nya, makanya 
batuknya grok-grok. Beliau menyarankan tes alergi, krn sptnya bakat 
alerginya Raya menyerang kulit dan saluran pernapasan, yg kl gak 
cepet di atasi bisa berlanjut jadi asma. Duuuhh...serem banget,yaa???
> Dengan tes alergi, diharapkan bisa lebih akurat diketahui Raya 
alergi apa (selain makanan yg mmg lgs bereaksi ke tubuhnya), shg 
treatmentnya pun bisa lebih tepat.
> Mom&dads, pernah ada yg punya pengalaman dgn tes alergi pd anak 
gak? gmn prosesnya? dan kira2 brp biayanya? Apakah setelah di tes, 
dpt tertangani dgn baik keluhan2nya selama ini?
> Mohon infonya,yaa...sorry kepanjangan ceritanya, hehehe
> 
> Salam,
> Bunda Naura
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke