Terima kasih bnayk tuk info n sarannya mbak devita.
   
  untuk mengetahui patokan alias standar itu yang aku bingung. normal atau 
tidak. maklumlah aku kan rada bego. 
  makanya aku ke dokter, eh dokter yang aku jumpai malah gak bantu aku. dia 
hanya ngatin aku bodoh. gak ngasih solusi jelas. aku tanya dietnya gimana, susu 
apa jadinya penggantinya, eh dia bilang seenaknya khan ibu bisa baca, punya 
otak carilah yg kalori rendah, gitu aja, 
  ya aku tanya kalori rendah yg berapa, dia ogah jawabnya, cari sendiri, 
terserah
  itu dokter terahir minggu lalu yg aku jumpai (karna katanya urusan beginian 
dia prof nya, bisa fisioterapi segala katanya)
  aku rada2 sudah gak percaya dokter, dokter yg sebelumnya (dokternya sejak 
januari lalu) bilang gak apa2, jangan dikurusin, atur aja, tapi jangan maksud 
dikurusin.
  khan bingung aku
  kalo dokternya tahun lalu, tau gak mbak, dulu sempat bb putriku dibawah 
standar kata dokter itu (padahal ya itu turun karna sedang sakit gak mau makan) 
dia bilang juga seenaknya kurang gizi, kasih susu aja, jangan beri makan...(ini 
prof juga, terkenal dokter anaknya para pengusaha cina di kota ku)
  anakkku sudah mulai kubuat diet memang sejak awal sept lalu, akhir sept masih 
turun 1/2 kg. 
  aku liat dulu web yg mabk beri itu ya
   
  thanks
   
   
   
  

alyamom <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Dear Ocy,

perkenalkan saya Devita, ibunya Alya (5th). Anak saya pasien dr 
Meidy Triangto, SpRM di Kids Foot RS Mitra Keluarga Kelapa Gading. 
Kaki Alya flat feet dan variance sudut lututnya cukup besar mengarah 
ke bentuk X. 

Dari beberapa artikel di majalah dan surat kabar yg saya baca di 
Kids Foot (nara sumber dr Meidy T), tungkai kaki anak akan berotasi 
terus sampai usia tertentu. Jadi ada kalanya terlihat O, bisa juga 
X, selama masa pertumbuhan kaki anak. Itu semua normal. Bisa 
dikatakan tidak normal jika sudut lutut pada kaki anak memiliki 
variance yang menyimpang dari range normal (yg jelas bukan karena 
saat bayi tidak dibedong).

Yg perlu diperhatikan, kaki harus mendapat stimulasi yg benar,selama 
masa pertumbuhan tsb,jika tidak, bentuk kaki akan semakin parah dan 
tidak dapat dikoreksi lagi. Ada rentang waktu sd anak berusia 7 
tahun untuk melakukan tindakan koreksi terhadap kelainan kaki. Jd 
mumpung si Kecil baru 20 bulan, hindari hal2 yg semakin memperburuk 
bentuk kaki (jangan pakai sepatu bekas milik orang lain, posisi 
duduk bersila bukan W sitting, gunakan sepatu yg tepat sesuai fungsi 
dan usia anak,dll).

Selain dari majalah ayahbunda, mungkin Ocy bisa juga baca2 di sini 
(gabungan dari beberapa artikel di Klinik Kids Foot yg aku tulis 
ulang)
http://beingmom.org/index.php/2007/06/29/kelainan-kaki-pada-anak/

juga di sini 
http://beingmom.org/index.php/2007/06/29/memilih-sepatu-yang-tepat/
tentang pemilihan sepatu yg tepat untuk anak, bersumber dari 
ayahbunda dan salah satu tabloid anak :)

Btw, BB anak juga mempengaruhi lho, Cy... kebayang nggak gimana 
tulang2nya yg sedang tumbuh harus menyokong BB yg berlebih? Alya 
dulu disarankan diet (harus konsul ke ahli gizi) oleh orthopedinya, 
karena obesitasnya dinilai mengganggu pertumbuhan tulangnya.

Aku sarankan sebaiknya si Kecil diajak konsul ke dokter orthopedi 
atau dokter rehab medik di sana, bukan ke tukang urut bayi :)

Sun sayang buat si Kecil mu ya!

Salam,

Devita/Alya's Mom

--- In [email protected], Ocy Nciho <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Dear Parents, Moms n Dad,
> 
> Please help me...
> 
> ..........
> 
> Tolong bantu saya.
> 
> saya sedang kuatir dan ketakutan. saya tidak tau apa2 ttg ini. 
saya baru menyadari 2 hari lalu ketika saat ada keluarga saya 
berkunjung ke rumah saat ada acara keluarga. beliau mengingatkan 
saya untuk membawa anak saya ke dokter fisioterapi katanya itu kaki 
anak saya "o"...cepetlah bawa berobat ke tukang urut dan dokter 
katanya, masih bisa itu sebelum umurnya 2 tahun.
> begini loh. putriku itu 20 bulan, bb (akhir bulan lalu) 17 kg, 
tb 90 cm; gendut khan?
> aku sudah tanya dokternya saat kunjungan akhri bulan lalu 
katanya tidak masalah tuh gemuknya dan dia begitu ya karna 
gendutnya. eh, ternyta saat saudaraku itu datang dia membuka pikiran 
ku untuk mencari tau bagaimana sebenarnya kaki putriku.
> memag aku pikir selama ini itu karna dia gendut saja shg susah 
bergerak agak kangkang begitu. nanti saat dia mmulai besar n tidak 
gendut lagi akan membaik alias normal kembali.
> eh ternyta menurut info saudaraku itu, bila dibiarkan berlarut2, 
bisa2 putriku itu akan begitu sampe besar nanti dan akan sangat 
jelek terlihat. kan anak gadis.
> aku sih sempat kuatir dulu dan bertanya2, namun jawaban orang di 
sekitarku tak apa2. karna endutnya itu.
> doketrnya juga bilang kaki x atau o itu karna polio, kan sudah 
di imunisasasi....
> 
> tolong dong info ke saya...apa yg harus saya perbuat...
> 
> kenpa itu bisa terjadi???
> 
> ada yg bilang itu karna saya salah gendong...say ingat2 sih 
kayaknya saya gak kecepeten gendong dia kangkang, tapi gak taulah 
apa iya ya...tp apa bener karna itu...
> 
> tolong lah mbak2.....
> 
> 
> saya rencananya mau ke dokter sore ini....
> 
> kemarin sudah ke tukang urut bayi katany karna tak kubedong saat 
bayi...
> 
> aduh pusing deh kepalaku....kacian...
> 
> 
> trimaksh tuk yg bersdia membantu...
> 
> salam,
> ocy
> 
> 
> ---------------------------------
> Catch up on fall's hot new shows on Yahoo! TV. Watch previews, 
get listings, and more!
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



         

       
---------------------------------
Looking for a deal? Find great prices on flights and hotels with Yahoo! 
FareChase.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke