Dear Moms...

Saya di posisi yang serba salah, kdng kalo ngeliat perkembangan 
anak2, pengen banget stay at home and become 24 hours mommy, tapi 
kebutuhan yang mendesak membuat saya emang harus kerja.

Anak saya 3, 11 thn, 8 thn and 4 tahun, sebenernya memang kehadiran 
saya dibutuhkan di rumah, baik itu untuk negbantu belajarnya, atau 
hal lainnya. Boleh dibilang anak2 saya "nakal" dalam artian, selalu 
berantem sama adik atau kakaknya,kadang kakak iri sama adik dan 
sebaliknya. Dan hal yang bikin saya stress, anak yg pertama dan yg 
kedua, tanggung jawab nya masih kurang dalam soal pelajaran sekolah, 
1/2 mati saya tekankan ke mereka. Prestasi mereka di sekolah juga 
biasa2 saja, hanya prestasi di luar sekolah memang cukup 
membanggakan.

Saya sering konsultasi sama guru mereka, gurunya menekannya pada 
dasarnya, mereka bukan tidak mampu, tapi mereka malas dan cuek.

Saya tidak pernah memaksakan kepada mereka, untuk menjadi rangking 
atau apapun disekolah, saya hanya menekankan bahwa mereka harus 
rajin belajar dan bertanggung jawab. Misalnya sekarang ini mereka 
sedang mid-test, pengennya saya sih tanpa saya teriak2 mereka sudah 
belajar, tanpa saya ingetin mereka sudah tau waktunya les. Dear 
Moms..apa keinginan saya terlalu muluk??? Jujur kadang saya ngerasa 
capeeeeeee banget ..pulang kerja.. bayangin aj, kantor dikuningan 
rumah di pamulang..nyampe rumah anak2 nyerbu..atau tiba2 pas saya 
tanya  ada pr atau ada ulangan?? mrk jawab ada tapi belum dikerjaiin 
lahh belum belajar lahh...krn pengen sama 
mamah...arrgghhhhh...rasanya....

So, gmn caranya kasih mereka pengertian..krn jujur saya itu orangnya 
gampang marah dan kesel kalo mereka ga ngejalanin apa yang 
seharusnya dan mereka sudah tau itu..

Ga ada salahnya kan saya yang mungkin boleh dibilang lebih senior 
krn kayanya Moms masih pada muda2 tapi pengelamannya sdh hebat2 
ya..minta saran dari yang lainnya.

Saya kadang pengen stay at home, tapi kdng kalo cuti kelamaanpun BT 
cuman makin kesini kayanya anak2 makin butuh Mommynya buat stay at 
home... mungkin ada yang punya pengalaman sama ama saya bias 
sharing, cara yg efisien ngebagi waktu..
Thx buat semuanya..

Mommynya Junior, Mitha and Sekar
 


--- In [email protected], "- Yusri -" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hallo bunda.....
> Memang katagori "ikhlas" itu susah didefinisikan dan dilaksanakan.
> Dulu, saat tahun2 pertama saya tinggal dirumah juga sempat BT dan 
jenuh.
> Kemudian saya sering datang ke sekolah anak2. Saya gak pakai 
tenaga supir. Saat disekolah, saya banyak cerita pengalaman para 
ortu ttg model pergaulan zaman sekarang. Hanya satu komentar saya 
mendengarnya.....MENGERIKAN.....
> Dari situ saya sadar bahwa tugas utama saya adalah mengantar anak2 
saya untuk menjadi anak2 yang "tanpa cacat".
> Artinya saya harus pantau pergaulannya, apa yg mrk obrolkan, dan 
bagaimana jalan fikiran mereka dalam melihat hal2 yang kurang baik.
> Ada satu contoh kasus yang saya hadapi.
> Saat ini anak2 saya sekolah di sekolah muslim terkenal di bogor. 
Tapi tetap saja diantara kawan2 anak saya ada yang kurang tepat 
mendapat pendidikan di rumahnya oleh ortunya. Pengalaman dia dirumah 
nonton film BF dia ceritakan secara gamblang pada teman2nya 
disekolah.
> Saya kaget. Saya bawa anak saya ke psikolog anak langganan saya. 
Untuk "memeriksakan" apakah anak saya "terkontaminasi" atau tidak.
> Alhamdulilah....anak saya tidak mendengar cerita anak itu. 
> Sejak saat itu, saya sering ajak ngobrol anak saya saat makan 
malam, atau saat nonton tv apa kegiatan dia di sekolah dan dengan 
siapa dia main. Tentu saja dengan cara halus seperti mengobrol 
dengan kawan.
> Saya rasa.....untuk melakukan hal2 sprt itu akan sulit jika sang 
ibu tidak ada dirumah alias kerja. Kalaupun bisa, dibutuhkan 
komitmen dan kesabaran extra. Karena dalam kondisi cape pulang 
kantor, pasti inginnya kita istirahat, kan.
> 
> Itu sebabnya saya memutuskan tinggal dirumah dengan kesadaran 
penuh. Saat ini skala prioritas saya adalah anak2. Mungkin tiap 
orang memang memiliki skala prioritas yang berbeda.
> Dan keputusan yang kita ambil selalu ada resiko. Untuk 
saya.......saya tidak mau mengambil resiko yang mempengaruhi 
perkembangan fisik dan mental anak.
> 
> Nah....untuk menghilangkan kejenuhan....kita lakukan hobi kita 
yang mungkin suatu saat bisa menghasilkan.
> Saya mempunyai hobi memasak.
> Setiap idul fitri/idul adha/natal saya buat kue kering dan yang 
menjadi konsumen setia saya adalah kawan2 saya dan kawan2 suami di 
kantor.
> Sekarang saya sedang menjajaki melayani permintaan cathring dalam 
jumlah maksimal 50 porsi. Alhamdulilah.....kawan2/tetangga saya 
merasa puas dan cocok dengan rasanya.
> Dan Alhamdulilah.....saya juga punya suami yang mendukung hobi 
saya.
> Rencananya.....jika anak ke 3 saya sudah bersekolah, saya akan 
menjajaki membuat rumah makan atau toko kue.
> 
> Wah....kayaknya terlalu panjang saya bercerita, ya.....
> Jadi......hanya hati kecil kita saja yang bisa menjawab apa yang 
bisa membuat kita ikhlas dalam mengerjakan pekerjaan apapun.
> 
> Regards,
> YUSRI
> Sent from my BlackBerry® wireless device
> 
> -----Original Message-----
> From: atie suharti <[EMAIL PROTECTED]>
> 
> Date: Fri, 26 Oct 2007 04:55:33 
> To:[email protected]
> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Buat mb YUSRI
> 
> 
> Dear Mbak Yusri
>  
>  Kenalkan Saya Atie bunda dari Nadhif Dan Mayra,Salut buat mbak 
Yusri yang iklas meniggalkan karir untuk merawat anak. Saya yang 
belum pernah punya kesempatan kerja karena harus mengikuti suami 
pindah2, kadang2 masih belum iklas, tapi Saya juga tetap tidak 
sampai hati meninggalkan anak2 dipegang pembantu. meskipun saat ini 
saya memutuskan tidak memakai pembantu supaya sibuk mengurus anak 
dan rumah, tetap saja dalam hati kecil masih ingin bekerja.( jadi 
curhat deh)
>  Bagaimana ya Mbak biar bisa iklas?
>  
>  salam
>  Bunda Nadhif & Mayra
>  
>  ----- Original Message ----
>  From: - Yusri - <yusri_ayahbundaonli 
<mailto:yusri_ayahbundaonline%40yahoo.co.id> [EMAIL PROTECTED]>
>  To: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
>  Sent: Friday, October 26, 2007 11:53:15 AM
>  Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Buat mb YUSRI
>  
>  Hai juga.....
>  Saya tinggal di kompleks danau bogor raya (lake side) blok i 6 no 
7 (tanya aja sama satpam dimana rumah bu RT 02, he...he....he...)
>  Kalau masalah rezeki....saya serahkan sama Yang Maha Kuasa 
saja.....
>  Dan saat itu saya tidak diberi keragu2an oleh Allah swt. 
Pokoknya.....saat itu yang saya fikirkan saya harus melakukan 
pekerjaan yang masuk katagori "penting" untuk saya.
>  Alhamdulilah.....saya dan suami diberi kemudahan......saya bawa 
hidup ini seperti air mengalir.
>  Selama suami masih berusaha dengan sungguh2 (bekerja)....insya 
allah rezeki akan datang. Karena sebenarnya kita hanya "menjemput 
rezeki".....(Sejak kita berusia 4 bln dalam kandungan ibu, Allah 
sudah menentukan rezeki kita)
>  Tinggal sekarang.....kita mau tidak menjemputnya....
>  Wah......jadi panjang lebar......
>  
>  Regards,
>  YUSRI
>  Sent from my BlackBerry® wireless device
>  
>  -----Original Message-----
>  From: Siti Djuariah <djuariah_siti@ <mailto:djuariah_siti%
40yahoo.com> yahoo.com>
>  
>  Date: Wed, 24 Oct 2007 19:11:39 
>  To:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
>  Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Buat mb YUSRI
>  
>  Bogornya dimana mba?, kebetulan saya tinggal di bogor juga.. Saya 
juga ingin sekali mengorbankan kerja untuk jadi ibu rumah tangga 
aja, tapi teman yg tidak bekerja menyarankan kalo mo resign ntar aja 
kalo mo rencana anak ke-2( anak saya baru 1), sekarang kerja keras 
dulu katanya sekarang biaya pendidikan, kesehatan mahal bgt, so kalo 
dah mapan baru berhenti, MAPAN, sampai kapan manusia merasa mapan, 
dengan uang lebih maka pengeluaran juga tambah, uang sedikit-cukup, 
uang lebih tapi habis juga, dan who knows rejeki dah ada yang ngatur 
ya mba, mungkin tinggal mental yang lebih harus dimantapin... 
>  
>  - Yusri - <yusri_ayahbundaonli <mailto:yusri_ayahbundaonline%
40yahoo.co.id> [EMAIL PROTECTED] <mailto:ne%40yahoo.co.id> id> wrote: 
He.....he.....he......
>  Kayaknya bukan banyak gaul.....tapi memang udah berumur kali.....
>  Saya udah 11 thn menikah, dengan 3 anak.
>  Selesai kuliah, saya harus hidup sendiri di mataram (NTB) tanpa 
sanak saudara. Kerja di Puskesmas yang ada dipelosok.
>  Harus keluar masuk kampung becek, kadang2 harus setir sendiri 
puskesmas kelilingnya tanpa rem yang bagus. 
>  Harus ngajarin masyarakat yang masih terbelakang.
>  Sekarang......setelah lahir anak ke3, saya tinggalkan profesi 
saya untuk membesarkan anak2. Karena saya sering ditinggal suami 
tugas keluar kota. Harus ada salah satu yang mengalah demi anak.
>  Mungkin kalau masalah pendidikan sekolah banyak yang bagus. Kita 
bisa masukkan anak ke sekolah2 paling top. Tapi tetap sepulang 
sekolah sore hari, yang harus dilihat adalah orang tua, bukan suster 
atau PRT. Apalagi pergaulan anak2 zaman sekarang sudah berbeda 
dengan zaman saya dulu. Kontrolnya harus extra ketat, tentu saja 
tanpa mereka (anak2) sadari. 
>  Kalau saya kerja sore-malam hari saat anak2 ada yang sakit, pasti 
konsentrasi kita tidak bagus.
>  Akhirnya saya ambil keputusan untuk total dirumah, karena tidak 
mungkin anak yang harus dikorbankan,.......suami tidak mungkin 
dikorbankan.......akhirnya saya yang yang harus mengorbankan karier 
saya demi tanggung jawab yang lebih besar.
>  Allah maha besar.......walau income kami hanya mengandalkan dari 
suami.....tapi karena memang Allah sudah memberi rizki pada tiap 
umatnya.......usaha suami semakin berkembang....artinya kami tidak 
kekurangan. Malah kami merasa hidup kami lebih berkwalitas.
>  Saya mengambil hikmah dari perjalanan hidup saya. Apapun 
keputusan yang kita ambil, asal dikerjakan dengan ikhlas pasti akan 
berbuah manis. Dan Allah tidak menutup mata. Walaupun kita tidak 
mengharap imbalan dari pekerjaan kita, Allah tetap akan 
memberi 'bayaran' yang jauh lebih baik.......dan adil......
>  He......he.....he......sorry ya kalau curhatku kepanjangan.
>  Pokoknya aku sangat senang berkenalan dengan para bunda....dan 
ayo...kapan2 kita ketemuan. Biar tambah akrab.....
>  Salam manis tuk keluarga tercinta....
>  
>  Regards,
>  YUSRI
>  Sent from my BlackBerry® wireless device
>  
>  -----Original Message-----
>  From: ai keren 
>  
>  Date: Mon, 22 Oct 2007 19:53:54 
>  To:Ayahbunda majalah , Ayahbunda-Online Moderator 
>  Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Buat mb YUSRI
>  
>  Hallo Mba Uchi,
>  Salam kenal juga...
>  Saya juga salut ama mb Yusri..pengetahuannya komplit...pasti 
rajin baca dan rajin gaul...
>  mau juga donk bikin perkumpulan...sekali2 ketemuan, bawa 
anak2...aku setuju...dan mendukung...he..he..he...
>  Ditunggu ya...
>  
>  Cheers,
>  Ai
>  
>  SUCI RAJWA com> wrote:
>  Hii, salam kenal...
>  Seneng banget deh sama respon mba ke ayahbunda-Online.
>  Saya yakin mba orangnya friendly banget.
>  Boleh gak saya kenal lebih dari sekedar milis by ayahbunda-
online, jujur aja waktu saya gak terlalu banyak, makanya kadang gak 
terlalu aktif di ayahbunda-online.
>  atau ... Mau gak kita bikin perkumpulan?? (Tapi, kira2 mba Yusri 
tinggal dimana yah??)
>  Kalau di Jakarta, saya pengen deh sekali-sekali kita bikin 
pertemuan. Gak tertutup buat yang lainnya loh...
>  Ok, ditunggu balesannya... (saya yakin pasti dibales kok, hehe)
>  
>  __________________________________________________
>  Do You Yahoo!?
>  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
>  http://mail. <http://mail.>  <http://mail. <http://mail.> > 
yahoo.com 
>  
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>  
>  __________________________________________________
>  Do You Yahoo!?
>  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
>  http://mail. <http://mail.>  <http://mail. <http://mail.> > 
yahoo.com 
>  
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>  
>  Subscribe: ayahbunda-online- <mailto:ayahbunda-online-subscribe%
40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED] <mailto:subscribe%
40yahoogroups.com> ps.com
>  Unsubscribe: ayahbunda-online- <mailto:ayahbunda-online-
unsubscrib%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED] <mailto:unsubscrib%
40yahoogroups.com> ups.com
>  
>  Info Belanja si Kecil: momsmart-subscribe@ <mailto:momsmart-
subscribe%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
>  
>  Yahoo! Groups Links
>  
>  __________________________________________________
>  Do You Yahoo!?
>  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
>  http://mail. <http://mail.>  <http://mail. 
<http://mail.yahoo.com> yahoo.com> yahoo.com 
>  
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>  
>  Subscribe: ayahbunda-online- <mailto:ayahbunda-online-subscribe%
40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED]
>  Unsubscribe: ayahbunda-online- <mailto:ayahbunda-online-
unsubscrib%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED]
>  
>  Info Belanja si Kecil: momsmart-subscribe@ <mailto:momsmart-
subscribe%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
>  
>  Yahoo! Groups Links
>  
>  __________________________________________________
>  Do You Yahoo!?
>  Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
>  http://mail. <http://mail.yahoo.com> yahoo.com 
>  
>  [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke