Dear Mama Tristan, semoga artikel di bawah bisa membantu menjadi guide utk 
menjadi ibu baru…Selamat ya…..

Thanks & Salam Kenal

Mamanya Angelyca

 

Mengenal Perkembangan Bayi

Perkembangan bayi mencakup kemampuan perseptual, motorik (gerakan tubuh), 
kognitif,dan keterampilan sosial. Pertumbuhan dan perkembangan setiap bayi 
tentu tidak selalu seragam. Maka tidak perlu kaku dalam menilai kemajuan 
perkembangan bayi. Standar yang dibakukan sebagai tahapan perkembangan 
merupakan bahasa statistik. Mayoritas bayi normal sudah mencapai tahapan 
perkembangannya sejalan dengan umurnya.

Jangan cepat cemas dulu apabila perkembangan bayi kita tidak persis sesuai 
standar baku sepanjang masih dalam batas-batas normal Apabila terjadi 
kelambanan perkembangan yang ekstrem, perlu mendapat perhatian setiap orangtua.

Umur Bayi –> Tahapan Perkembangan
3 - 4 bulan –> Mengangkat kepala
4 bulan –> Tengkurap
5 bulan –> Berguling
6 bulan –> Mengangkat dada dan perut atas saat tengkurap
8-9 bulan –> Merangkak
10-11 bulan –> Merambat-rambat sekitar kursi
9-12 bulan –> Meraih mainan saat duduk
11-12 bulan –> Posisi berdiri
15 bulan –> Berjalan
18 bulan –> Berlari dan masih terjatuh
2 tahun –> Lancar berjalan dan berlari
3 tahun –> Berdiri dengan satu kaki beberapa saat
4 tahun –> Berlari, melompat, memanjat, naik sepeda roda tiga
5 tahun –> Melompat dengan satu kaki, main sepatu roda,renang, memanjat

Tabel di atas menunjukkan tahapan perkembangan umum seorang bayi. Dari bulan ke 
bulan sejak lahir, bayi juga memperlihatkan tahapan perkembangan yang lebih 
rinci. Namun bagi orangtua, cukup mengamati pokok-pokok tahapan penting 
perkembangannya saja. Tujuannya agar mampu menilai kapan suatu tahapan 
perkembangan bayi tergolong abnormal. 

KONSULTASI DOKTER KALAU ABNORMAL 

Untuk bayi berumur 8-12 bulan, konsultasikan ke dokter apabila 

*                    belum bisa merangkak 

*                    tak bisa tengkurap 

*                    tidak dapat mencari barang yang disembunyikan di depannya 

*                    belum bisa mengucapkan satu-dua patah kata 

*                    tidak mampu menirukan gerakan-gerakan tubuh, belum bisa 
melambaikan tangan, atau menggelengkan kepala 

*                    belum bisa menunjuk barang atau gambar. 

Untuk bayi 2 tahun, waspada apabila 

*                    belum bisa berjalan 

*                    beberapa bulan sesudah bisa berjalan, berjalannya abnormal 

*                    belum bisa berbicara sedikitnya 15 kata pada umur 18 bulan 

*                    belum bisa merangkai kalimat dengan dua kata pada umur 2 
tahun 

*                    tidak tahu fungsi alat-alat di rumah seperti telepon, 
sendok-garpu, sikat gigi 

*                    belum mampu menirukan gerakan tubuh atau kata-kata 

*                    belum bisa mengikuti tugas yang sederhana 

*                    belum bisa menggerakan mainan beroda. 

Balita berumur 3 tahun, perkembangannya dinilai abnormal, apabila 

*                    masih sering terjatuh waktu berjalan, dan belum bisa 
menaiki tangga rumah 

*                    ucapannya tidak jelas 

*                    belum bisa membentuk menara dari balok mainan 

*                    belum mampu berkomunikasi dengan frasa pendek 

*                    belum bisa bermain jadi ibu-ibuan/ayah-ayahan 

*                    gagal memahami perintah yang sederhana 

*                    tidak interes pada anak lain 

*                    susah berpisah dari ibu. 

Bagaimana dengan balita berumur 4 tahun? Amati dan waspada apabila 

*                    belum bisa melempar bola 

*                    belum bisa melompat 

*                    belum bisa naik sepeda roda tiga 

*                    masih menangis (mengadat) bila ditinggal pergi orangtuanya 

*                    tidak interes bila bermain yang bersifat interaktif 

*                    acuh tak acuh terhadap anak lain 

Anak berumur 5 tahun sudah lebih matang perkembangannya. Dinilai abnormal 
apabila 

*                    sangat penakut 

*                    berperilaku agresif 

*                    tidak bisa berpisah dari kedua orangtua tanpa memprotes 

*                    tidak mampu berkonsentrasi lebih dari lima menit 

*                    interesnya rendah saat bermain dengan anak lain 

*                    menolak berespons terhadap orang-orang dekat, dan 
responsnya datar saja. 

Anak dengan keabnormalan perkembangan perlu dikenali lebih dini. Mungkin di 
balik itu ada sesuatu yang perlu dikoreksi. Siapa tahu memang ada penyakit yang 
perlu dilacak lebih lanjut. Sebagian saja terjadi lantaran kekeliruan orangtua.

PERLU STIMULASI PENGASUH 

Bayi tak mungkin berkembang normal tanpa distimulasi. Stimulasi harus datang 
dari orangtua, atau pengasuhnya. Stimulasi fisik berupa pijatan khusus; 
stimulasi gerakan dengan latihan motorik anggota gerak (kinetik), menirukan 
gerakan; stimulasi suara dan bunyi; mengajak berbicara, mendengar dongeng, 
menirukan bunyi, melihat dan membedakan warna, stimulasi bertanya, mendengar 
musik; keterampilan memegang barang, memainkan mainan, menangkap dan melempar 
bola; berlari dan mengejar, serta melaksanakan perintah. 

Bagi ibu bekerja, siapa pun yang mendapat mandat menjadi pengasuhnya selama ibu 
tidak di rumah harus dibekali kemampuan memberikan stimulasi pada perkembangan 
anak dari jam ke jam. Pengasuh yang “bisu” atau kurang banyak berbicara 
akan menciptakan anak yang lamban berbicara. Pengasuh yang kurang hirau pada 
anak, akan menciptakan anak yang melempam perkembangannya. Peran pengasuh 
sangat besar, selain menentukan perkembangan anak. 

MENGASUH DENGAN SERBA TIDAK BOLEH 

Manakala mobilitas bayi sudah mulai banyak, begitu mulai pandai berjalan, 
bahaya rentan dialami. Terjatuh, terpeleset, terbentur, terantuk, tercedera, 
peristiwa yang sebetulnya terantisipasikan. Namun berbeda dengan gaya 
pengasuhan di Barat, orangtua kita cenderung terlalu takut dalam menjaga anak. 

Anak yang terlampau dilindungi, dan dijaga, rasa percaya dirinya kurang 
bertumbuh. Anak jadi serba takut melakukan ini-itu yang baru. Padahal anak 
perlu mengeksplorasi sekujur lingkungannya. Perlu selalu mencoba hal-hal, 
kegiatan, atau suasana yang baru tanpa merasa diri terkungkung, atau terlalu 
diawasi. 

Yang benar, biarkan anak memperkaya pengalamannya terjatuh, misalnya, sambil 
terus memonitor gerak-geriknya. Biar anak lebih leluasa mengenal lingkungannya 
dengan akrab. Selama eksplorasi anak terhadap lingkungannya tidak sampai 
mengancam jiwanya, atau diantisipasi bisa membahayakan dirinya, orangtua dan 
pengasuh tidak perlu terlalu mengintervensi. Untuk itu anak harus diajuhkan 
dari segala yang bisa mengancam keselamatannya, atau berpotensi membahayakan 
dirinya. 

“CHILD SAFETY FIRST” 

Untuk itulah mendahulukan keamanan bagi lingkungan anak (child safety first) 
sangat diperlukan. Rata-rata kita sering mengabaikan hal ini, sehingga tidak 
jarang bayi terancam, dan menjadi korban kelalaian orangtuanya. Bayi belum 
mampu mengantisipasi kondisi berbahaya. Jadi apa pun bentuk dan wujud kondisi 
yang tidak sehat tersebut, bayi berhak mendapat pengamanan dari orangtua, atau 
pengasuhnya. 

Sebut saja, pengamanan tangga rumah, tidak bermain sendiri di tepi kolam 
renang; jauhkan dari menyentuh saklar listrik atau kabel listrik; tak boleh ada 
benda tajam di dekat bayi, seperti pisau, gunting, jarum. Jangan biarkan anak 
menjangkau lemari obat, bahan kimiawi pembersih rumah (karbol, lisol, pemoles 
lantai); tidak bermain di dapur; dan jangan lupa, berbahaya meninggalkan bayi 
terkunci sendiri dalam mobil, atau berkendara tanpa pengaman khusus bagi bayi 
dengan pintu mobil disetel tidak dapat dibuka dari dalam. 

 

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
ratu ii
Sent: Wednesday, November 07, 2007 10:05 PM
To: [email protected]
Subject: [Ayahbunda-Online] Info Tentang Bayi

 

insya allah saya melahirkan bln depan, tlng downg dishare info bayinya. dari 
umur 0 - 1 tahun apa aja yg biasa dialami sm bayi kita. maklum nih anak pertama.

contohnya klo panas gmn kt hadapinnya? biasanya dia klo pns tuh knp? umur 
berapa biasanya bayi suka rewel? biasanya hbs imunisasi apa dia panas? sama ada 
kelainan2, apa aja seh gejalanya?

tlng ya teman2, tips2 pentingnya saya tungggu. dan mau tau downg rujukan dokter 
spesialis anak yg bagus.

thanks, 

mama tristan

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail. <http://mail.yahoo.com> yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

 



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke