hello ... saya berharap bisa membantu sebab saya sendiri tidak bekerja dan tidak pernah memompa asi. saya berusaha menjawab dari apa yang saya lihat dari teman-teman yang working mom dn dari referensi. sayang, sekarang saya tidak memakai komputer saya sendiri. padahal saya bisa kirim by email semua tentang asi. atau beberapa hari mungkin, tolong saya diingatkan untuk ngirim email itu gimana?
1. setahu saya, terbaik untuk menyimpan asi di kulkas itu di botol kaca seperti wadah bekas selai. katanya bisa dibeli di klinik laktasi st.carolus. tetapi ada juga tempat lain yang -maaf- saya lupa dimana. 2. pada saat akan menyimpan pada botol ditulisi tanggal dan jam asi tersebut dipompa. gunanya nanti pada saat dipakai akan diminumkan yang paling terdahulu. 3. stok asi di freezer atau dikulkas bawah tergantung jumlah stok dan jumlah yang biasa diminum bayi. kalau stok banyak banget sebagian ditaruh difreezer dulu. sisanya di kulkas bawah untuk pemakaian segera. 4. kalau mau diminumkan, kalau diletakkan di freezer, diletakkan di kulkas bwah dulu sampai cair untuk kemudian direndam di air hangat sampai mencapai suhu ruangan. 5. kalau working mom musti membawa cool box yang ada 2 macam-setahu saya. satu didinginkan dengan es batu -blue ice- dan satu lagi dengan disambung di pemantik api di mobil untuk perjalanan panjang agar tetap dingin dan bisa diminumkan. selain cool box, bawalah : - plastic wrap untuk membungkus botol-botol yang sudah terisi asi hasil perahan. - gunting untuk memotong plastik wrap. - spidol besar untuk menulisi botol susu. - termos berisi air panas untuk membilas alat pompa dan pernak-perniknya. - botol-botol susu bersih yang ditempatkan dalam wadah tertutup juga. - waslap untuk mengelap sebelum memerah. pastikan untuk membawa makanan dan minuman yang sehat untuk menjaga kualitas dan kuantitas asi yang dihasilkan. have fun, mom! __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
