Dear Mom, salam kenal dari saya sebelumnya, ya ? minggu kemarin anak saya juga baru mengalami hal yang sama seperti anak ibu. hanya saja tidak sampai diare. umur anakku 11 bulan. kemarin dia mengalami panas selama 3 hari dan suhu badan sampai 39'C. saya beri tempra tapi panasnya naik turun juga. akhirnya hari ke-3 anak saya dibawa ke DSA dan kata dokter anak saya kena virus. akhirnya diberi obat puyer turun panas dan antibiotik secara terpisah. namun obat belum sempat diminum panas anak saya turun tapi malah keluar bintik merah seluruh muka dan badan. dan orang tua bilang itu tampek. saya tidak memberi obat yg diminum pada anak saya. saya hanya menaburi bedak gatal pada tubuhnya. Alhamdulillah merah2 di badannya berangsur-angsur menghilang. jadi menurut saya anak ibu memang kena tampek dan sebaiknya anak bayi jangan dulu diberi antibiotik apalagi anak ibu masih 4 bulan. takutnya tubuh si anak jadi kebal dan tidak bisa membentuk antibodi untuk tubuhnya. tapi untuk lebih jelasnya coba konsultasikan saja dengan DSA nya. semoga membantu ya ? regards, -Trie-
- Yusri - <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Hai mom, Dalam kondisi bengkak, apa diperiksakan lagi pada dokternya? Sebab : 1. Kalau memang itu disebabkan alergi antibiotiknya, itu bisa dijadikan "pegangan" supaya utk yg akan datang tidak diberikan antibiotik jenis itu. Dan antibiotik yg sudah dihentikani harus diganti dengan antibiotik jenis(golongan) lain. Karena konsumsi antibiotik tidak boleh berhenti ditengah2 (obat belum habis). Pemakaian antibiotik harus tuntas, karena kalau dibiasakan minum antibiotik tidak tuntas, maka tubuh kita akan menjadi imun terhadap antibiotik tsb. Dan jika suatu saat kita membutuhkan antibiotik, akan tidak mempan. 2. Campak adalah penyakit yg disebabkan oleh virus. Sedangkan tampek adalah karena tubuh si anak tidak kuat melawan suhu dingin. Campak adalah penyakit menular tapi tampek tidak menular. Sebaiknya saat si anak menderita penyakit campak atau tampek, tidak dimandikan dulu. Kalau menurut saya, sih.....jika ruamnya (merah2nya) hilang saat dihentikan minum antibiotik, mungkin hanya alergi saja terhadap obat tersebut atau obatnya terlalu keras. Coba mom cari info, apakah DSA itu mempunyai "kebiasaan" yg memberikan obat yg terlalu keras. Atau mom cari DSA lain utk second opinion. Semoga membantu.... Regards, YUSRI Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: indah chairunnisa Date: Sun, 25 Nov 2007 19:34:54 To:[email protected] Cc:Alvi Syachrin Subject: [Ayahbunda-Online] penyakit tampek dear ayah bunda... perkenalkan saya indah, umur 24 th, anak pertama saya berumur 4 bulan., kebetulan saya juga bekerja jadi tidak bisa mengawasi anak saya selama siang hari. walaupun ada nenek dan susternya.saya mempunyai bayi yang berumur 4 bulan, 1 minggu yang lalu badannya panas tinggi sampai dengan 39' dan BAB sampai 5 x dgn porsi yang cukup banyak..saya telah memberinya tempra dgn 2x minum panasnya belum reda juga tetap naik turun saja.. untuk BABnya sendiri tetap dan berwarna hijau kental seperti ada biji cabainya ( menurut orangtua yang kolot kalau itu tandanya anak mau pintar bila kotorannya berwarna hijau ). sorenya saya langsung bawa ke RSI Bintaro dengan dokter ferdy (paediatrycs)sang dokter memberikan 2 resep puyer u/ sakit demamnya bila sudah reda tidak perlu dihabiskan, dan 1 puyer lagi untuk diarenya (ternyata my BAby kena infeksi saluran pencernaan) yang harus dihabiskan.. selang 1 hari minum obat... tiba2 anak saya mukanya pada merah keluar bintik2 merah disekeliling mata, jidat dan pipi.. matanya jadi sembab seperti abis ditonjok.. saya langsung berpikiran apakah obat diare tersebutlah yang dosisnya terlalu tinggi (ada antibiotiknya0 sehingga si baby tidak kuat (alergi terhadap obat tertentu) kemudian obatnya saya stop!! esok harinya bintik merahnya sudah mulai berkurang..tapi di badan juga ada namun tidak nampak jelas seperti di muka... tanya2 info suami saya bilang jangan2 kena peenyakit tampek.. yang saya ingin tanyakan adalah apakah penyakit TAMPEK sama dengan CAMPAK?? karna setau saya tampek itu adalah bahasa indonesianya, bahasa kampungnya..untuk bahasa inggrisnya apa namanya??? apakah campak?? benarkah anak saya terkena tampek?? or maybe yg lain?? mohon info bantuan utnuk obat alternatifnya atau medisnya walaupun u/ sekarang kondisi merah2nay sudah mulai berkurang tapi belum sepenuhnya pulih..mohon dibalas segera yah... ASAP or maybe bisa langsung japri ke email kantor khairunnisa@ pertamina.com Cheers, Indah Khairunnisa Divisi Hubungan Kelembagaan Kantor Pusat Pertamina, Gd. Utama Lt.13 Jl. Medan Merdeka Timur 1A T : 021-3815752 F : 021-3847245 Pertamina Contact Center Telp : 021-7917 3000 Facs : 021-7972 177 SMS : 021-7111 3000 Email : [EMAIL PROTECTED] com __________________________________________________________ Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now. http://mobile. yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ [Non-text portions of this message have been removed] Subscribe: [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links --------------------------------- Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. [Non-text portions of this message have been removed]
