Dear Mbak Silvia,

 

Thanks ya buat infonya.

 

Regards,

Venny

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, December 26, 2007 3:33 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Penyebab Mimisan

 

saya dapat artikel tentang mimisan semoga bermanfaat ... (kalau mau
konsultasi bisa di [EMAIL PROTECTED]
<mailto:dokter%40drmuchsinhasibuan.com> ibuan.com)

MIMISAN
(EPISTAXIS)

Mimisan atau epistaxis adalah suatu keadaan dimana terjadi perdarahan dari
hidung. Hal ini dapat terjadi karena adanya penyakit, seperti sinusitis,
typhus, tekanan darah tinggi, arteriosclerosis (pengerasan pembuluh
darah), malaria, scarlet fever, semuanya ini sering sebagai penyebab
mimisan

Kondisi-kondisi yang menyebabkan peningkatan tendensi untuk terjadinya
perdarahan, seperti hemophilia (suatu jenis penyakit darah yang kalau
terjadi perdarahan sukar sekali untuk berhenti), leukemia (kanker darah),
thrombocytopenia (rendahnya kadar thrombosit dalam darah), anemia
aplastik, atau penyakit hati juga bisa menyebabkan perdaharan dari hidung.
Perdarahan dari hidung bisa juga disebabkan karena rusaknya jaringan dalam
hidung akibat tertusuk, karena dimasukkan jari, terantuk, terjatuh dsb.

Mimisan lebih sering terjadi pada anak-anak dari pada orang dewasa, karena
anak-anak lebih sering memasukkan jarinya atau objek lain kedalam lobang
hidung mereka. Lagi pula jaringan anak-anak, termasuk selaput mukosa yang
melapisi rongga hidung, lebih tipis dari yang terdapat pada orang dewasa,
karena itu lebih gampang rusak.

Perdarahan hidung dibagi dua, yaitu perdarahan dari bagian belakang
(posterior nose bleeds), yang sering terjadi pada orang tua dan mereka
yang menderita tekanan darah tinggi. Perdarahan datang dari bagian
belakang rongga hidung dan darah berwarna merah kehitam-hitaman.

Yang terbanyak adalah perdarahan yang datang dari bagian depan rongga
hidung (anterior nosebleeds), dengan darah yang berwarna merah terang.
Kebanyakan terjadi akibat trauma.

Penanggulangan:

Jangan panik

Duduklah dikursi dan membungkuk kedepan (jangan condongkan kepala anda
kebelakang). Jangan letakkan kepala anda diantara dua kaki anda atau tidur
telentang.

Pencet hidung anda dengan ibu jari dan jari telunjuk sekitar 10 menit.
Tekanan harus kuat tapi tidak sampai menyakitkan. Bernafaslah lewat mulut.

Taruh es yang sudah dihancurkan atau handuk yang dingin ke hidung, leher
dan dagu anda. Ini dapat dilakukan bersamaan dengan penekanan hidung anda
tadi.

Kemudian duduk lagi seprti tadi hingga perdarahan berhenti. Jangan
melakukan aktivitas fisik dulu selama beberapa jam dan tidak boleh latihan
jasmani yang berat selama dua hari.

Bila perdarahan tidak juga berhenti dengan cara diatas, masukkan sepotong
kain atau kapas basah yang sudah digulung untuk penyumbat lobang hidung
dan boleh juga ditambahi dengan semprotan decongestan yang bisa dibeli
bebas di apotik.. Kemudian pencet lubang hidung anda sekitar 5 mmenit.

Namun kalau tidak stop juga„³ bawalah segera kedokter untuk pemeriksaan
lebih lanjut. Atau kalau anda menduga perdarahan ini adalah perdarahan
posterior yang berasal dari bagian belakang hidung, juga anda harus segera
bertemu dokter untuk penangan lebih lanjut.

> Dear Mom,
>
>
>
> Aku punya keponakan, usianya 7 tahun. Selama setengah tahun terakhir ini
> sering mimisan, tapi hanya waktu bangun pagi, kalo siang dan malam jarang.
> Mohon informasinya, apa penyebab mimisan itu, dan apa dampaknya kalau
> sering
> mimisan seperti itu.
>
>
>
> Thanks buat bantuannya.
>
>
>
> Regards,
>
> Venny
>
>

 

Kirim email ke