Salut sama perjuangannya... Jadi inget waktu awal menyusui dulu, sama seperti mba juga, ASI hanya keluar sedikit, dan krn g tahu jadi Aliya sudah minum sufor dari RS. Dari hamil saya niat dan bertekad akan memberi ASI sampai 2 tahun, kebetulan saya suka banget sayur katuk, jadi dari hamil sudah mengkonsumsi sayur itu, kacang2an, dan mulai 7 bulan, puting selalu dibersihkan. Setelah keluar dari RS, saya mulai kasih ASI tapi Aliya setelahnya selalu nangis kayak masih kelaparan, dah mulai bingung maklum anak pertama, kayaknya ASI saya dikit, Orang tua mulai menyuruh " sudah dikasih susu formula aja", teman2 yang kasih sufor ke anaknya mulai mengompori " sudah kasih formula aja, kasian anaknya, lagipula kita jadi tidak perlu pegal2 pas menyusui" pokoknya banyak dah kata-kata untuk membulatkan saya memberikan Sufor, tapi terus terang hati saya tidak rela, masak sih kalah sama sufor, Alhamdulilah besok temen2 saya yang memberikan ASI nengok, mereka mengajari teknik menyusui yang benar, dan jangan gampang menyerah, teruslah memberi ASI dan benar setelah itu ASI saya banyak, sekarang Aliya sudah 1 tahun 7 bulan, saya masih kasih ASI. So Umi Albar, jangan pantang menyerah yee
Mama Ndul <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear Umi Albar Mbak untuk memperbanyak ASI kuncinya hanya satu, sering menyusui bayi kita. Semakin sering bayi kita disusui maka ASI kita akan semakin melimpah. Dan yang terpenting sesaat setelah si bayi lahir, kalo bisa sesegera mungkin bayi langsung kita susui. Dan minta ama rumkitnya kalo mbak mau ASI eksklusif dan tidak mo tambahan formula. Kalopun nanti ASI mbak belum keluar, itu tidak apa2, terus ajah susui, ingat bayi itu masih tahan tidak masuk cairan (puasa) sampai 3 hari. Yang terpenting tekad dan pede ya mbak. Saya sendiri sewaktu hamil anak kedua bertekad untuk ASI eksklusif sampai 6 bulan, walopun termasuk yang jarang pijat payudara atau perawatan yang konon bisa memperbanyak ASI. Tapi karena udh tekad makanya setelah si adek lahir aku langsung ingin menyusui, tapi ternyata gag bisa langsung karena si adek harus masuk inkubator karena wajahnya yang membiru yang konon karena kekurangan oksigen... (entahlah benar atau tidak).Duh sedih banget karena gag bisa langsung menyusui... tapi ya namanya juga tekad, aku udh kebelet mau menyusui anakku padahal payudara sendiri belum bisa ngeluarin ASI dan si adek dalam kondisi tidak boleh keluar dari inkubator . Duh sempat ketar-ketir takut gag bisa kasih full ASI ke anak saya. Untunglah pada akhirnya saya diijinkan menyusui langsung dan berdoa semoga si adek tidak apa2 walo harus keluar dari inkubator... Alhamdulillah setelah lama menunggu, si adek bisa saya susui... ajaib deh rasanya walopun sebelumnya tidak ada ASI yang keluar ketika saya pompa ataupun saya pijat, tapi selesai menyusui si adek, ASI saya langsung keluar. Nah kan setelah ia dapat ASI, ALhamdulillah gag lama dia boleh keluar dari inkubator dan lepas dari tabung oksigennya dia.. Horeee... Tapi saya sedih lagi, ternyata anak saya harus disinar karena bilurubinnya mencapai 13,8 .. duh sempat sebel seh kenapa suami setuju anak saya harus disinar untuk nurunin bilurubinnya, saya kan monya langsung pulang ajah, apalagi setahu saya kondisi yang harus disinar itu kalo kadar bilurubinnya diatas 15, tapi namanya juga udh terjadi ya sudahlah, apalagi suami setuju juga pasti karena terlalu kuatir dan sayang anak.. hanya saja saya gag mau dong gag ngasih ASI. apalagi ASI saya sudah keluar getow. Kebetulan mulai disinarnya tuh sore, pertama saya susui dia langsung sampai puas, baru deh dia mulai masuk inkubator dan disinar, saat seperti ini kata suster, bayinya gag boleh keluar walopun untuk menyusui, jadi kalo mo mimik ya diperes duluw ke botol, huh jahatnya.. susternya sempat nawarin susu formula, weks gag deh, daripada formula mending saya pompa ajah, ya geto deh malamnya saya bangun setiap dua jam sekali, hanya untuk meres ASI, kebetulan pompanya merk Medela yang gag sakit dan gampang mompanya dan satu ruangan pulak sama adek... duh sambil ngeliat Nay aku pompa ASIku.. Alhamdulillah sekali mompa dapat 60 ml, tapi karena hanya dipompa saja, lama2 ASI yang saya pompa hanya dapet 10 ml, pompaan terakhir malah dikit banget ampir gag keluar kali... huhuhuhuhu sedih...... padahal Nay udh nangis minta mimik.. untungnya udh pagi, udh waktunya mandi jadi si bayi boleh menyusui sepuasnya sama Ibunya... huah senang banget... nah walopun saat diperes hanya sedikit tapi pas menyusui langsung, si Nay puas banget... hehehehe... itu berarti ASI itu gag akan habis yah. Setelah Nay mandi aku langsung ultimatum tuh suster kalo gag mau disinar lagi.. aku monya perawatan dirumah.. toh yang bikin kadar kuning si bayi itu turun kalo bayinya banyak minum apalagi setelah di cek darahnya lagi kadarnya udh 11 sekian yah lumayan turun lah. Jadilah si Nay itu saya bawa pulang paksa.. hehehehehe... Alhamdulillah semakin saya sering susui Nay, si kuningnya ilang walopun gag pernah dijemur secara bulan dia lahir itu matahari males banget nongol. DAn Alhamdulillah dilihat dari grafik kenaekan berat badannya yang naek 1,5 kg sebulan, itu udh membuktikan kalo ASI saya banyak dan berkualitas walopun diliat dari payudara tak pernah bengkak dan tak pernah kencang alias terasa kempes karena keseringan disusui :D... Dan Alhamdulillah saya bisa memberikan ASI saja selama 6 bulan walopun bekerja :) Duh jadi mendongeng gini yah... tapi mudah2an pengalaman saya bisa jadi penyemangat, dan jangan pernah tersugesti kalo ASI kita sedikit hanya karena ini dan itu, dan jangan harap ASI kita akan banyak padahal sudah makan ini dan itu, tapi tidak sering menyusuinya. Dan apa pun yang terjadi harus positive thinking deh, pokoknya pikiran kita tuh ter mind setnya ya seperti ini "bayi kita cukup hanya dengan asi kita saja", dengan pikiran seperti itu Insya Allah mbak akan sukses menyusui :)... Regards Nunik http://matahari-cinta.blogspot.com Maya Salim Mubarak <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: dear moms' aku mohon saran ato infonya dong. saat ini aku sedang mengandung anak ke2 (5bulan). waktu anak pertama ASIku tdk keluar sama sekali, pdhal aku sdh pijat payudara, makan katuk, minum jamu pelancar ASI,dll. tp tetep aja ASIku tdk keluar, bahkan aku tdk pernah merasakan sakit dipayudara kl tdk menyusui, tdk pernah merasakan meriang dsbnya. aku mau tanya dong gimana seh caranya agar ASIku bisa banyak? ada tdk tips2nya? mumpung aku masih hamil 5 bulan. mohon infonya yah, thanks -UMI ALBAR- Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com --------------------------------- Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. -- They say I don't exist until I blog. Where was I then? agatogata.multiply. com --------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. --------------------------------- Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
