saya ikut prihatin dengan keadaan keluarga bapak.
semoga tanggapan para ibu di milis ini bisa
mencerahkan dan menuju ke satu penyelesaian yang baik.

anak saya juga seusia anak bapak. dia juga tidak bisa
diam dan selalu sibuk. saya sendiri merenung dan
menyadari bahwa saya menjadi sering emosi tidak
terkendali dan pasti menghabiskan kesabaran suami
saya.

setelah sekian kali berbicara dengan beberapa teman,
saya menyadari bahwa bukan masalah anak saya yang
sedang sibuk menjadi world explorer tetapi
masalah-msalah lain. 

berangkat dari kesimpulan itu, saya mulai menguraikan
satu per satu. saya berusaha menjelaskan kepada suami
saya apa yang saya pikirkan, saya rasakan dan harapan
saya terhadap suami saya. 

mungkin istri bapak lelah mengurus anak yang aktif
sendiri. meski dirumah kakak bapak ada banyak orang
yang bisa dititipin mengasuh, mungkin istri bapak
kurang percaya melepaskan anak ditangan orang lain.
saya juga begitu. 

mungkin juga tinggal serumah dengan kakak ipar
membuatnya kehilangan rasa nyaman dan aman. bagaimana
pun, seperti banyak istri lain, lebih nyaman berumah
tangga mandiri. 

betul juga saran dari ibu yang lain, usahakanlah
membuka hati untuk bicara dengan istri bapak. agar
terungkap masalah yang sebenarnya. meminta bantuan
seorang profesional apabila perlu. atau mungkin
meminta bantuan orang/teman/sahabat istri bapak yang
biasanya menjadi tempat curahan hatinya. 

semoga apa pun itu, dapat diselesaikan dengan baik.
mungkin perlu waktu dan kesabaran untuk mengurainya. 

salam untuk si kecil,


      
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?  
Find them fast with Yahoo! Search.  
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping

Kirim email ke