Dear Moms Ardi, Saya ingin berbagi pengalamanan mengenai sunat. Arya (our litle prince) lahir ke dunia tgl 5 desember 2006 dengan berat 2.3Kgs, panjang:45cm dalam kondisi kehamilan 37 minggu. Menurut DSA yang memeriksa arya saat lahir, arya mempunyai saluran kencing kecil & testis yang sebelah kanan belum turun, sehingga DSA menyarankan untuk di sunat sebelum pulang dari RSB dan evaluasi testisnya setelah 6 bln. Apabila dalam waktu 6 bln belum turun akan dilakukan USG & terburuk harus operasi untuk menurunkan letak testisnya. Kami sedih sekali, kemudian kami mencari berbagai referensi dari saudara, majalah, internet dan akhirnya kami memutuskan untuk melakukan sunat buat arya sebelum pulang ke rumah (masih berumur 3 hari). Alasan kami memutuskan sunat karena kami tidak ingin arya mengalami kesulitan & tersiksa saat buang air kecil karena menurut DSA kotoran yang keluar dari air seni akan mengumpul di saluran kencing dan menyebabkan susah buang air kecil yang nantinya menimbulkan hernia (maaf, sedikit lupa...kalo tidak salah...) . Arya di sunat oleh dokter anestesi, di jahit dan di beri beberapa obat agar jahitan cepat mengering. Hingga saat ini, Alhamdullilah, arya belum pernah mengalami keselitan buang air kecil, malah kencingnya bisa 1 meter loh....Luka sunat sembuh seminggu berbarengan dengan lepasnya tali pusar & perawatan yang disarankan dokter mengoleskan minyak kelapa murni di area sunat & membersihkannya pada saat mandi. Jahitan langsung menyatu dengan kulit. Kalo ga salah salah satu obatnya amoxan...(antibiotik kali..saya lupa...)soalnya ada tulisan harus habis...
btw teman saya anaknya umur 3 th, terpaksa di sunat karena terjadi pembengkakan di saluran kencing yang mengakibatkan demam tinggi... Mungkin itu saja share dari saya...maaf jika tidak membantu... rgds, Mama Arya ----- Original Message ----- From: Arry Wastuti W. To: [email protected] Sent: Wednesday, January 16, 2008 4:13 PM Subject: [Ayahbunda-Online] [Need Info] Sunat untuk Bayi Dear all, bayi saya, Ardi (skr 7 bulan), sejak berumur 5 bulan pipisnya suka tersendat-sendat/tidak lancar. Menurut DSA-nya waktu itu, kondisi spt itu tdk apa2 asal si anak masih bisa pipis. Jadi belum perlu disunat. Saya dan suami jg inginnya nanti saja disunatnya klo sudah agak besar, minimal usia SD. Namun seminggu ini saya 2x menemukan Ardi ngeden saat pipis. Saya jadi berpikir ulang apakah sebaiknya Ardi disunat skr saja? Tapi saat ini dia sedang senang2nya berguling2 dan belajar duduk. Kebayang dong klo dia skr disunat, gimana caranya ngelarang dia berguling2 krn burungnya masih sakit habis disunat. Tolong dong utk parents disini yg punya pengalaman menyunati bayi umur +/- 7 bulan, share pengalamannya ya (Klo bayinya lebih kecil lagi mungkin malah gak ada masalah ya, karena bayi kecil kan malah belum bisa gerak kemana2). Klo bayi disunat, brp hari lukanya kering? Kerepotan apa aja yg dialami ortu ketika proses penyembuhan luka? Selama proses penyembuhan luka, bayi suka rewel gak? Ditunggu ya sharing-nya. Thanx b4.. Rgds, Arry, bundanya Ardi
