Mom... Emang kalo ngomong soal pembokat...ga ada habisnya...
kalo boleh tau dimana bisa beli voice recorder itu mom...dan kisaran harganya kira2 berapa... saya jadi pengen tau..apa yang terjadi dirumah...soalnya arya sendiri di rumah cuma ma pembokat....emang sih saya sudah kenal baik tuh pembantu karena dah ikut sodara saya sampai anaknya umur 5thn...jadi worried juga nih mom... thks ya... ----- Original Message ----- From: asti paramita To: [email protected] Sent: Thursday, January 17, 2008 9:07 PM Subject: Re: [Ayahbunda-Online] curhat: pelajaran penting ambil baby sitter dari yayasan ??? Mom Lia, ngomongin masalah baby sitter or pembantu kaynya ga bakalan ada habis2 nya deh. Saya jg sama spt mama lia, bedanya saya ga pernah mau ngambil baby sitter karena sama aja spt pembantu. akhirnya kita cari pembantu yg bisa ngasuh anak. pertama dpt, kebeneran bgt. anaknya rajin, tanggap, pinter, sayang sm anak saya, trus ngurusnya bener. dia ikut kita selama 14 bl berarti ngasuh anak kita dr umur 2mgu-14 bl. semuanya kacau saat saya pegangin HP u ngontrol anak saya (maklum wkt itu msh ngontrak). semua ketauan waktu umur 7bl, ibu saya sempat marah2 gr2 diperintah trs sm dia. dah ganti tp tnyt ga bagus, akhirnya ngambil dia lg. saya sama suami sayang bgt ma dia, krn anaknya nurut. tp saya yg selalu curiga. sering saya buka hp-nya, tnyt isinya pacaran yg dah nyangkut masalah "seks". saya bilang suami, tp suami bilangnya 'namanya jg abg'. terakhir kita rekam cm pake voice recorder, tnyt anak saya dr pagi-sore dimaki2-dimarahin kl mainannya diacak2, diomelin 'kurang ajar'...!!!! saya marah besar, sstlh puas marahin dipecat. hbs itu gonta-ganti pembantu sampe 15x. dan semuanya macem2 ulahnya. tp syukur, sekarang dah dpt yg sayang.. pkknya sebel kl inget pmbnt, kita dah baik-nya kurang apa, tp pd bertingkah semua. yg ga pengalaman sama yg pengalaman sama aja!!! Lia <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear moms, Kapok dech,ga lagi ngambil suster dari yayasan yang cuma ngasih kursus baby sitter dalam waktu seminggu, yang dipikirin cuma duitnya aja, ga mementingkan kwalitas susternya, hanya titlenya saja diganti dari pembantu menjadi baby sitter, dibilangnya pemula, sudah diajarkan tetap aja ga bisa - bisa dan bikin kesel - jengkel sampe ga niat lagi untuk ke yayasan ngambil penggantinya pasti hasilnya sama saja apalagi hampir saya mendapatkan calon suster pengganti yang klepto (koq aneh ga ngecek terlebih dulu? bagaimana kalau si suster ternyata pembunuh? dan pihak yayasan ga ngaku telah menerima dia di kemudian hari - aneh kan...), lalu harusnya kalau kwalitas susternya tidak layak menyandang title baby sitter jangan ditawarkan ke customer. Kwalitas jelek, bayaran tetep ditagih, ga peduli dech tuh suster kerjanya bagus apa ga,yang penting duitnya kudu masuk ke yayasan. Pelajaran penting, kalau mau ambil baby sitter sebaiknya ambil yang beneran sekolah perawat beneran dech, karena yayasan - yayasan itu cuma janji - janji aja dan cuma mementingkan duitnya aja, ngajarin juga asal aja, kalau ga bisa gampang sekali tinggal bilang " namanya juga pemula" ya apa yang bisa didapat dari kursus yang cuma seminggu? Kasihan juga yang benar - benar sekolah perawat tapi dapat gaji juga ga sebesar yang belajar kilat. Banyak sekali yayasan - yayasan seperti itu, dan pengguna jasa yang dikecewakan juga banyak, apakah tidak ada penertiban pendidikan pengasuhan demikian baik untuk anak - anak maupun manula? Apakah yayasan - yayasan demikian tidak pernah ada pengecekan untuk kwalitas murid - muridnya? kalau demikian, mudah sekali bikin yayasan lalu mencari calon murid dari kampung - kampung (ex pembantu - diiming - imingi gaji besar dan bayar pendidikan bisa nyicil dari gaji) dididik sebentar dan dipekerjakan, tidak heran kalau yang dipekerjakan di luar negri banyak terdapat kasus penganiayaan terhadap pembantu dan sejenisnya. Saya menulis demikian,supaya teman - teman berpikir ulang kalau mau ambil suster dari yayasan manapun yang cuma ngasih pendidikan singkat, karena saya alami sendiri efeknya terhadap anak saya jadi berubah karakternya karena kwalitas susternya yang ga bagus tersebut, mengasuh anak agak memaksakan kehendak si susternya sedangkan si anak tidak mau, akhirnya anak saya jadi berubah menjadi pemarah dan pemberontak, semua jadwal sehari - hari jadi kacau, anak tidak bisa ditidurkan, kalau sudah demikian, yayasan mana mau tanggung jawab? Mungkin orang akan bilang, salah loe sendiri kenapa ambil pemula? atau tidak juga, buktinya gue dapet yang bagus kan yayasannya sudah terkenal - ga mungkin dech... okelah kalau begitu ga semua orang mempunyai nasib yang sama.... sekali lagi, saya cuma mau mengajak teman - teman berpikir ulang saja terutama para ibu yang mesti memberikan sebagian pengasuhan anak ke baby sitter dari yayasan, supaya ga mengalami hal yang sama seperti saya, jangan memandang nama yayasannya, lihat kembali kwalitas pendidikannya gimana? Maaf, curhat kepanjangan..... kalau sudah begini, akibat ditanggung sendiri...... :( regards, Mom Lia. ---------------------------------------------------------------------------- Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. ------------------------------------------------------------------------------ Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
