Siang, juga Mbak.....
Saat melakukan fingerprint test anak hanya "di copy" sidik jari nya. Jadi 
seperti kita diambil sidik jari di kantor polisi.
Dan diambil 3 titik (mereka punya rumusnya) di telapak tangan dan "di copy" 
lagi ke dalam komputer.
Awalnya saya menganggap itu tidak ada bedanya dengan meramal. Tapi setelah saya 
membaca latar belakang ilmu pengetahuan yang mendukungnya, ternyata bisa 
merubah penilaian saya.
Proses pengambilan sidik jari tidak lebih dari 15 menit. Setelah itu, saya 
menunggu proses pengolahan selama 10-15 hari. Jika hasilnya sudah selesai, saya 
diminta utk datang lagi ke kantor nya dan membahas dan menganalisa hasilnya 
dengan seorang psikolog.
  
Saat saya konsutasi dengan psikolog nya, saya tidak membawa anak2 saya. 
Otomatis psikolognya sama sekali tidak ketemu dengan anak2 saya. 
Tapi hasil analisa itu benar2 menggambarkan anak2 saya. Dari situ saya bisa 
tahu bahwa karakter belajar anak saya dominan secara visual. 
Anak pertama saya di katakan sangat tertarik pada ilmu pengetahuan alam 
terutama dalam hal binatang, senang dengan ilmu arkeolog, musik dan art 
terutama melukis. Dan itu semua memang benar sekali.

Anak ke dua saya dinyatakan tidak tertarik pada musik, dan memang kemajuan main 
pianonya  sangat lambat dibanding kakaknya. 

Dan yang mengagetkan lagi mengenai analisa anak ke 3 saya. Ringkasnya anak saya 
tidak bisa dimasukkan ke sekolah dengan metode yang konvensional (harus yang 
memakai metode aktif learning seperti di international school atau minimal 
national plus). Karena anak saya benar2 bertipe sangat visual (semua analisa 
ditunjukkan dengan angka prosentase). Dan saya harus extra sabar dalam 
mengajarkan menulis.           

 Sebenarnya anak2 saya adalah anak2 cerdas (nilai tes diatas rata2) tapi harus 
dimasukkan ke lingkungan dan metode yang tepat.

Nah......sebenarnya panjang sekali  analisa nya. Tapi gak mungkin saya 
ceritakan disini secara rinci. Intinya, saya sangat terbantu sekali dalam 
merencanakan pendidikan anak2, dalam hal mengasuh (jangan sampai salah asuhan) 
dan dalam hal menerapkan sistim belajar mengajar pada anak2. Karena tiap anak 
sangat berbeda karakternya, jadi saya tidak menyamaratakan mereka.

Semoga cerita saya bisa membantu, ya....



Regards,
YUSRI
Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: "septi utami" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Wed, 23 Jan 2008 14:09:36 
To:[email protected]
Subject: [Ayahbunda-Online] To Ibu Yusri


Siang Bu Yusri 
  
Waktu itu sempat baca sharing dari Ibu yang mengenai tes fingerprint for 
multiple intelligences. Terus terang saya jadi tertarik, karena saya tidak mau 
memaksa anak2 saya terlalu keras di bidang akademik. Kalau boleh tahu tolong 
sharing  lagi tentang prosesnya seperti apa, anaknya diapakan, hasilnya berapa 
lama. 
Tolong ya Bu Yusri, soalnya saya percaya dengan kata2 ibu. Ditunggu bu. 
TErimakasih

    

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke