Salam kenal....
Saya mommy dari 2 gadis cilik, Kezya umur 3thn dan Heidy umur 1thn.
Saya hanya ingin membagi sedikit pengalaman. Anak saya yang pertama
pakai babywalker sejak umur 6 bln. Perkembangan lain normal dan bisa
jalan sendiri tepat diumur 1thn. Tidak ada masalah dengannya. Namun
masalah timbul pada adiknya. Adiknya sama dengan kakaknya, mulai
menggunakan babywalker sewaktu umur 6 bln. Di umur 9 bulanan sudah
coba2 berdiri sambil berpegangan dan merambat. Namun hingga umur 12
bulan belum bisa jalan sendiri. Pernah beberapa kali coba2 jalan bbrp
meter, berhasil (walaupun dengan oleng dan susah payah) namun lalu
terjatuh. Mau tau problemnya apa? Karena dia JINJIT! Ternyata setelah
saya ingat2, sejak umur 9 bulan mulai belajar merambat dia selalu
jinjit. Memang pada waktu berdiri saja dia napak alias tidak jinjit.
Saya pikir dengan sendirinya akan menghilang kebiasaan itu, tapi
ternyata sampai umur 13 bulan masih begitu terus (jinjit) kalo jalan.
Alhasil dia tidak bisa/tidak mampu untuk jalan sendiri. Ya iya lahh..
jalan jinjit kan bikin oleng terus?! Akhirnya saya coba tanyakan sepupu
saya yg seorang dokter spesialis fisioterapi di Menado. Syukurlah dia
mengatakan saya tidak perlu cemas. Dia bilang kebiasaan jinjit itu
memang gara2 babywalker, karena otak si anak jadi ter-memory untuk
jalan jinjit. Tapi dia menjelaskan hal ini masih bisa diperbaiki,
dengan cara melatihnya jalan menapak, dan itu dibutuhkan kesabaran.
Alhamdulilah, seminggu setelah berkonsultasi dengan sepupu saya itu, di
umur 14 bulan atau 1 tahun 2 bulan sekarang ini anak saya sudah lancar
jalan sendiri dan menapak. Sesekali masih suka jinjit tapi itu kalau
pas ketemu jalan yang kurang rata aja, tapi jarang sekali. Berkali2
saya mengucap syukur pada Allah SWT, sampai aku & mamaku bikun nasi
kuning sebagai tanda syukur dan kami bagikan ke tetangga kanan-kiri.
Yang saya sempat heran, kenapa kakaknya yang dulu pakai babywalker
juga, pada waktu belajar jalan sendiri tidak ada masalah. Sedangkan
pada adiknya timbul masalah, padahal kan mereka dari satu "pabrik".
Tapi ya itulah, babywlker memang lbh banyak efek negatifnya daripada
positifnya. Bahkan di US pgunaan babywalker kan dilarang krn
membahayakan. Aku sendiri bahkan waktu umur 9 bulanan kata mamaku
pernah jatuh akibat meluncur bebas dengan babywalker dari ketinggian
+/- 0,5 m dan kepala sampai benjol. Seandainya aku diberi lagi anak,
insyaAllah aku gak akan pakaikan babywalker untuknya, kapok, hehee..
Makanya, mulai skr mohon think twice kalo mo pakein babywalker untuk
buah hati kita ;-) Semoga bisa menjadi renungan :-)
Thanks,
Mommynya Kezya & Heidy
____________________________________________________________________________________
Looking for last minute shopping deals?
Find them fast with Yahoo! Search.
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping