Note: forwarded message attached.
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.--- Begin Message ---
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food Drug Adminstration)
mengeluarkan larangan pemberian obat batuk dan flu untuk anak-anak di
bawah dua tahun.
Penyebabnya, pemberian obat flu dan obat batuk untuk anak di bawah dua
tahun bisa menyebabkan kematian, jantung berdebar sangat cepat, gangguan
metabolisme, dan sawan. Gangguan metabolisme itu antara lain sulitnya anak
buang air besar dan anak gampang berkeringat.
''Kami sangat merekomendasikan agar obat-obatan untuk batuk dan flu tidak
diberikan kepada bayi dan anak-anak di bawah usia dua tahun. Sebab ada
potensi efek samping yang sangat serius, '' kata Dr Charles Ganley Kepala
FDA dalam keterangannya di Washington, Amerika Serikat, kemarin.
Ia menambahkan obat-obatan tersebut ternyata tidak aman atau tidak efektif
bagi anak-anak di bawah umur dua tahun. Pada umumnya obat itu hanya untuk
mengurangi gejala, bukan menyembuhkan flu.
Oleh sebab itu penyakit batuk dan flu sering kali kambuh apabila obat
tersebut telah habis. Kemudian dokter akan memberikan obat yang lain meski
kandungan dari obat itu sama.
Di samping itu, lanjut Ganley, masyarakat sering berganti-ganti obat
apabila obat yang diberikan kepada anak tidak mujarab.
''Padahal kandungan obatnya itu sama, tapi masyarakat kurang yakin dan
ganti ini itu. Selain itu meski di dalam obat sudah ada takaran yang
dianjurkan, masih banyak orang tua yang memberikan dengan dosis tidak
sama. Lebih dari ukuran yang diberikan.''
Alasannya, lanjut Ganley, agar anak langsung sembuh dari sakit. Padahal
tindakan semacam itu sangat berbahaya. Namun kasus semacam itu banyak
dijumpai di masyarakat.
Ia mengusulkan agar orang tua selalu menanyakan obat yang diberikan kepada
anaknya, termasuk efek samping. Apabila anak usia dua tahun ke bawah
mengalami batuk dan flu, harus mendapat pengawasan dokter, tidak boleh
melakukan tindakan sendiri dengan memberikan obat antiflu dan obat batuk
yang mudah dibeli di toko obat.
Pernyataan itu juga mendapat dukungan dari American Academy of Pediatric,
sebuah asosiasi dokter anak di Amerika. ''Sebab metabolisme anak berbeda
dengan orang dewasa. Reaksi pengobatan anak dengan dewasa juga berbeda.
Dan sering kali hal ini tidak diantisipasi,'' demikian bunyi pernyataan
American Academy of Pediatric.
Ada pula yang memberikan pendapat, pemberian ASI, makanan bergizi, dan
istirahat, akan bisa mengatasi demam, flu dan batuk.
FDA hingga kini belum memutuskan apakah akan mengeluarkan seruan untuk
menarik seluruh obat flu dan batuk yang diperuntukkan bagi anak-anak.
Padahal faktanya, obat flu dan batuk untuk bayi dan balita beredar cukup
luas dan telah lama dikonsumsi.
Kelompok ahli kesehatan anak itu juga menyatakan dari hasil kajian yang
mereka lakukan menunjukkan obat batuk dan flu ternyata tidak terbukti
mampu menyembuhkan penyakit anak-anak di bawah usia enam tahun.
Pernyataan FDA itu telah mengecewakan sejumlah organisasi riset di Amerika
Serikat. Pasalnya pernyataan FDA yang biasanya menjadi anutan masyarakat
internasional, justru memberikan laporannya terlambat.
Diana Zuckerman, Presiden National Research Center for Women & Families
mengatakan jutaan anak di dunia telah mengonsumsi obat batuk dan flu.
''Dan selama ini tidak pernah ada peringatan di dalam kemasan yang
bertuliskan tidak diperuntukkan bagi anak-anak di bawah dua tahun.
Sebaliknya The Consumer Healthcare Products Association (CHPA) yang
mendesak FDA untuk melawan produsen obat untuk anak.
MEDIA INDONESIA, Selasa 22 Januari 2008, hal. 5, judul "Obat Demam Anak
Berbahaya".
Supporting link:
http://www.fda.gov/bbs/topics/NEWS/2008/NEW01778.html
--------------------------------------------------------
ZTE Information Security Notice: The information contained in this mail is
solely property of the sender's organization. This mail communication is
confidential. Recipients named above are obligated to maintain secrecy and are
not permitted to disclose the contents of this communication to others.
This email and any files transmitted with it are confidential and intended
solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed. If
you have received this email in error please notify the originator of the
message. Any views expressed in this message are those of the individual sender.
This message has been scanned for viruses and Spam by ZTE Anti-Spam system.
--- End Message ---