Dear Mama Michelle, 

 

IMD bisa dilakukan walaupun bayi dilahirkan melalui proses caesar.

Kalau mau keterangan yang jelas mengenai IMD ini, mama Michelle bisa baca buku 
“Inisiasi Menyusu Dini – plus ASI ekslusif” karangan Dr. Hj. Utami Roesli. 
Gampang kok carinya. Harganya (kalo nggak salah) Rp. 35.000,-

 

Sekitar 7 hari lagi saya akan melahirkan, dan buku ini saya jadikan salah satu 
panduan untuk mengetahui segala hal tentang IMD.

 

Regards

Maya

 

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of 
Tjahjo Liniarti
Sent: Monday, January 28, 2008 7:32 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] RS yang ada IMD-->mom Michelle dan Irma

 

Moms, sebelumnya thanks nih atas penjelasannya tentang IMD...

Btw masih ada satu yang saya bingung, sepertinya IMD cuma bisa dilakukan jika 
bayi dilahirkan dengan jalan normal bukan ? Apakah jika proses kelahiran 
dilakukan secara cessar, tetap memungkinkan untuk dilakukan IMD ?

 

Regards,

 

Nini

Mama Michelle

 

----- Original Message ----- 

From: veagy wisnugupta <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

To: [email protected] 

Sent: Thursday, January 24, 2008 9:34 AM

Subject: Re: [Ayahbunda-Online] RS yang ada IMD-->mom Michelle dan Irma

 

halo mom michelle dan Irma....

buat mom michelle, aku juga dulu ngga tau kok moms IMD itu apa, tapi setelah 
ikutan milis2 parent and child gini jadi mulai 'ngeh', bahkan CMIIW aja aku 
juga ngga tau hehehehe, kalo boleh aku share IMD itu INISIASI MENYUSU DINI, 
atau bahasa bule-nya ELO atau EARLY LATCH ON betul ngga yah moms, ngga pake 
kata menyusui tapi menyusu karena bukan kita yang ngasih payudara kita ke bayi, 
tapi bayi sesaat setelah dilahirkan, langsung diletakkan di dada ibunya untuk 
kemudian dia merangkak sendiri mencari puting payudara ibunya dan menghisapnya, 
kalo yang saya tangkap dari penjelasan Dr. Utami sih gitu yah, waktu itu juga 
ada di good morning sama Putri Tambunan dan mba Mia (AIMI - ASI) kalo ngga 
salah, tapi udah agak lama tayangnya, kurang lebih sih gitu, artikelnya sih 
bisa diliat di blognya tiara lestari, dia waktu melahirkan dulu juga IMD tapi 
saya ambil sedikit dari artikel di republika:

 

Selasa, 17 Juli 2007
Hadiah Berharga Pertama Bagi Kehidupan 
Konsep pemberian makan bayi usia 0-6 bulan adalah ASI, ASI, dan ASI. 

Sebentuk bayi mungil yang masih merah, rambut basah, dan mata merem tampak 
tengkurang di atas dada ibunya. Cukup lama dia di sana tanpa aktivitas yang 
berarti. Pemandangan seperti itu yang terkadang membuat dokter dan suster atau 
bidan tidak tahan sehingga cepat-cepat mengambilnya, dan menyerahkan pada 
ibunya agar disusui pertama kali.

Namun, setelah 20 menit, tampak bayi yang baru beberapa menit itu lahir mulai 
menggerakkan kepalanya, lalu hidung dan mulutnya mulai mengendus-endus dada 
ibunya ke arah kanan. Dia mencoba mencari-cari sumber air susu ibu (ASI). Dr 
Utami Roesli, SpA, MBA, IBCLC dari Sentra Laktasi Indonesia (Selasi) 
memindahkannya menjauhi arah kanan. Tak lama kemudian sang bayi 'merangkak' 
kembali ke arah kanan mencari puting ibunya.

Pemandangan itu bukan rekayasa. Melainkan salah satu video rekaman yang 
menggambarkan bagaimana bayi yang baru lahir bila diletakkan di dada ibunya 
akan mencari sumber ASI. Bayi tersebut lahir dari seorang ibu di pedalaman di 
sebuah desa di Bantul, DIY.

Dan benar. Tak sampai satu jam, sang bayi bisa menyusu ASI dengan lahap. 
Pemandangan tersebut membuat trenyuh siapa pun yang menyaksikan. ''Jadi, beri 
waktu bayi yang baru lahir satu jam pertama kehidupannya untuk mengenal dan 
mendapatkan ASI,'' tutur Utami.

Itulah yang disebut inisiasi dini, yaitu menyusui langsung setelah bayi lahir. 
Sayang, tidak jarang bayi yang lahir langsung ditimbang lalu dimandikan dan 
baru kemudian diserahkan ke ibunya. Lalu sang bayi coba diberi ASI.

Pengenalan ASI awal yang benar adalah bayi yang baru lahir dibersihkan dengan 
cukup dilap badannya. ''Jangan hilangkan selaput putih yang ada di kepalanya,'' 
kata Utami. Kalau ibu khawatir sang bayi akan masuk angin, kepala mungil 
tersebut ditutupi topi dan punggungnya ditutup selimut.

Reaksi bayi atas inisiasi dini berlainan. Ada yang tidak lama sudah bisa mulai 
menghisap puting ibunya. Tapi ada juga yang sudah dipaksa-paksa tetap tidak 
mau. Ada bayi yang akhirnya tidak bisa atau bahkan tidak mau mengonsumsi ASI.

Pemadangan berikut yang bisa disaksikan usai acara Media Gathering 'ASI adalah 
Solusi: respons lembaga peduli ASI terhadap kenaikan Harga Susu' yang 
diselenggarakan oleh Mercy Corps Indonesia, Sentra Laktasi Indonesia (Selasi), 
Yayasan Orang Tua Peduli (YOP), dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), 
pekan lalu, di Jakarta, adalah bayi yang baru lahir dimandikan dulu dan 
ditimbang, baru kemudian ditaruh di dada ibunya.

Reaksinya lamban sekali. Bahkan, ada yang hampir satu jam baru sang bayi mulai 
mencari-cari puting ibunya. Itu yang berhasil. Tidak jarang ibu dan orang-orang 
di sekitarnya sampai putus asa, sang bayi tidak bereaksi. Ini termasuk kelompok 
bayi yang gagal mengenal ASI pertamanya.

Padahal, ASI pertama yang keluar dari ibu adalah kolostrum, yang sangat kaya 
nutrisi dan dibutuhkan bayi untuk tahan dari infeksi.

Kalori ASI
Menurut rekomendasi WHO, ASI eksklusif diberikan kepada bayi sejak lahir hingga 
enam bulan pertama kehidupannya.  Selama itu, tak perlu makanan dan minuman 
tambahan sebab ASI mengandung zat-zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan secara 
lengkap. Setelah itu ASI tetap diberikan dengan tambahan makanan tambahan yang 
tepat hingga usia 2 tahun.

''Setelah usia dua tahun, kebutuhan gizi anak dapat dicukupi dengan variasi 
makanan lokal tanpa harus bergantung pada susu sapi,'' ujar Dr Fransiska E 
Mardiananingsih, MPH dari Mercy Corps Indonesia.

Utami menganggap kenaikan harga susu dan langkanya susu formula di sejumlah 
kota beberapa waktu lalu ada blessing in disguise (hikmah) tersendiri, yaitu 
relaktasi (kembalilah menyusui).

Lulusan FK Unpad itu mengungkapkan, dari 500 ml ASI yang diberikan seorang ibu 
ke anaknya yang berumur 2 tahun masih dapat memenuhi energi anak sebanyak 31 
persen, protein 38 persen, vitamin A 45 persen, dan vitamin C 95 persen.

''Bayangkan bagaimana kalau bayi berusia satu tahun, atau malah enam bulan. 
Kita bicara masalah gizi,'' ujar Sekretaris Selasi itu.

Utami menambahkan, kebutuhan kalori per hari yang dipenuhi dari 500 ml ASI 
untuk bayi usia 6-8 bulan sebanyak 70 persen, usia 9-11 bulan sebesar 55 
persen, dan usia 12-23 bulan sebanyak 40 persen. Di Indonesia, lanjutnya, susu 
formula lebih sering menyebabkan bayi mencret.

Utami lalu mengutip sejumlah penelitian ilmiah yang menyebutkan, ASI mengurangi 
6-8 kali risiko kanker pada anak (limphoma maligna, leukimia, hodgkin, dan 
neuroblastoma), dan mengurangi 2-5 kali kematian akibat penyakit pernapasan. 
ASI juga mencegah terjadinya alergi, termasuk eczema, alergi makanan dan alergi 
pernapasan selama masa anak-anak. ''Dan, anak ASI 16x lebih jarang dirawat di 
rumah sakit,'' ujarnya. Ia menceritakan, Rafa, cucunya, kini berusia 15 bulan, 
yang mendapatkan inisiasi dini dan ASI eksklusif selama enam bulan penuh belum 
pernah sakit apa pun.

''Jadi, kalau mau donasi, hangan belikan susu formula, tapi makanan untuk 
ibunya,'' tegas Utami.

Pendiri YOP dan dokter anak, dr Purnamawati S Pujiarto, SpAK, MMPaed, 
Purnamawati mengemukakan, terjadi kelirumologi dalam pemberian makan pada 
batita. Paham yang selama ini dianut ibu-ibu tapi keliru di antaranya adalah:

* bila batita susah makan maka perlu diberi vitamin dan penambah nafsu, serta 
perbanyak minum susu
* beri formula sesuai usia untuk anak lebih dari setahun
* semakin komplit dan mahal susu formula, semakin baik untuk anak
* tidak tega memberikan susu yang tidak mahal.

''Susu bukan lagi makanan utama bagi anak di atas usia 1 tahun melainkan hanya 
salah satu asupan kalsium. Kita bisa memperoleh kalsium dari banyak sumber 
seperti ikan, telur, keju, yoghurt, tahu, dan brokoli,''  kata Purnamawati 
lulusan FK UI ini menegaskan.

''Menurut saya, kalau mengacu pada gizi seimbang, tidak perlu panik tanpa 
susu,'' kata Ir Kresnawan MSc dari Depkes.

Di akhir presentasinya Utami menunjukkan gambar seorang ibu dari Dhaka, 
Srilanka, yang memegang dua anak kembarnya, laki-laki-dan perempuan. Dia hanya 
mampu memberikan susu formula pada satu anak, dan dia pilih anak perempuannya 
karena dia menganggap anak laki-laki lebih kuat. Sedangkan bayi laki-laki cukup 
diberi ASI.

Pada gambar tampak di tangan kanan dia memegang anak laki-laki (yang badannya 
subur dan sehat) sementara di tangan kiri seorang bayi berbadan kecil dan 
kering (yang perempuan). Satu jam setelah pengambilan foto tersebut oleh WHO, 
bayi yang di tangan kiri meninggal dunia.

 

Mudah2an membantu yah mom Michelle

 

 

Untuk Irma, di carolus juga IMD, susternya helpful banget dan ramah lagi, temen 
saya dulu di carolus, dia IMD, dikonsul aja sama dokter kandungannya terus 
tanya ke dia biasanya kalo pas lahiran yang jadi DSAnya siapa, lalu kita bilang 
kita mau IMD pas lahiran nanti, waktu itu sih temen saya kebetulan pas lahiran 
DSA-nya Dr. Utami, semoga membantu yah.....

overall...maaf nih mods, kebanyakan isi postingannya hehehe.....dan maaf kalo 
ada kata2 yang kurang berkenan

 

salam hangat,

veagy

 

http://mysweetypie.blogspot.com

 

 

 

Tjahjo Liniarti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

 

Moms, mau tanya dong.... Memangnya IMD tuh singkatan apa yah ?

 

Maaf kalau kedengarannya saya agak kuper, maklum deh....

 

Regards,

 

Nini

Mama Michelle

 

 

----- Original Message ----- 

From: Amelia Rayendra <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

To: [email protected] 

Sent: Wednesday, January 23, 2008 9:09 AM

Subject: RE: [Ayahbunda-Online] RS yang ada IMD

 

Mba Irma..

Setahuku di RS Asih bisa. Spupuku lahiran di sana dan melaksanakan IMD.

DSOG nya dr. Nurwansyah

dokter Nur praktek juga di harapan kita...

 

-----Original Message----- 
From: irma [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Mon 1/21/2008 10:48 AM 
To: [email protected] 
Cc: 
Subject: [Ayahbunda-Online] RS yang ada IMD

Dear Mom..

 

Mau minta info rumah sakit ato RSB di jakarta selatan yang ada program IMD 
dimana aja ya?

aku sekarang lagi hamil jalan 4 bulan, dan nanti pengen ngelahirin di RS yang 
ada program IMDnya.

ditunggu infonya yaa..

Thanks..:)

 

 

Irma

 

 

  _____  

Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try 
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ>
  it now. 

  _____  

::BCA:: 

 

  _____  

Looking for last minute shopping deals? Find 
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http:/tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping>
  them fast with Yahoo! Search. 

  _____  

::BCA:: 

 

<<image001.jpg>>

<<image002.jpg>>

Kirim email ke