Hallo ibu dweyana.... Bu dweyana sebagai dokter spesialis kandungan saya lebih menyarankan untuk ibu melahirkan secara normal saja sekalipun ibu akan melakukan steril. Kalau bagi kami DSOG memang secar lebih baik karena dari segi pendapatan kami lebih besar (hehehe...bercanda yah bu). Bigini bu steril itu merupakan operasi kecil yang mana bisa dilakukan dalam waktu 10 menit paling lama 20 menit. Ada pun luka operasi steril itu kecil bu hanya 2 cm dan lama penyembuhannya tdk lama kok bu paling hanya 1 minggu. Steril itu tdk melukai rahim bu yang dibuka hanya kulit perut saja untuk mengikat dan memotong saluran telur. Steril relatif tdk ada perdarahan. Steril tdk begitu sakit bu. Jika ibu akan melakukan secar itu merupakan operasi besar bu, yang mana rahim ibu akan dilukai. Pada secar pendarahan lebih banyak bu dan memang waktu penyembuhan relatif lebih lama. Adapun luka bekas operasi secar lebih panjang kira2 10 cm. Secar itu jauh lebih sakit dari steril bu. Jadi jika ibu bisa lahir normal kenapa menyusahkan diri sendiri untuk secar hanya karena ingin steril. Lebih baik lahir normal saja bu, lalu 24 jam setelah lahir normal ibu langsung steril atau 40 hari setelah lahir normal. Oh iya dari segi biaya yang ibu keluarkan juga akan lebih mahal secar dari pada steril bu. Melahirkan itu tdk ada yang enak bu makanya saya sarankan sekali lagi lebih baik normal saja. Bohong saja yang di bilang orang jika lahir normal lalu steril sakitnya double. Lebih sakit secar dari pada steril
Wassalam Dr. Asterly Rizqani, SpOG --- In [email protected], "dweyana_ui" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Saya mengharapkan sekali advice dari semuanya. Bulan depan perkiraan > kelahiran anak saya ke-4, usia saya 31 tahun. Saya rencana mau steril > aja. Ketiga anak saya lahir normal. Kalau saya lahiran normal lagi, > minimal 48 jam harus dioperasi buat steril, ini berarti 2 kali sakitnya, > atau saya pilih sesar aja, sekali aja sakitnya yah, tapi dengan masa > penyembuhan kurang lebih sama. Tolongin yah, terutama dari mba yusri. > Trims sebelumnya. >
