FYI.....

----- Original Message ----- 

From: ardy dewandi 

To: Sofie Irvani ; susi Ismawati ; Suzan ; Putu Prapti ; indah ; ririn ganefo ; 
rita 

Sent: Thursday, January 24, 2008 10:09 AM

Subject: Fw: HATI PENCURIAN BERKEDOK PEMBANTU !! ( mohon disebarkan)



FYI buat ibu-ibu....



Ardy Wirakusumah 



HATI HATI PENCURIAN BERKEDOK PEMBANTU !!

( tolong disebarkan ke teman2 supaya kejadiannya tidak terulang lagi)



Kejadian ini terjadi pada saya sendiri hari sabtu siang kemarin ( 19 Januari 
2008) di rumah saya, di Kompleks PWR - Warung Buncit.

Sepulang saya dari golf driving dengan suami dan anak saya pagi itu saya tidak 
terpikir sedikit pun kalau pembantu yang baru bekerja 2 hari ini akan  
mengambil barang2 saya. Dia mengaku kepada supir dan karyawan suami saya yang 
sedang ada di depan rumah mau buang sampah. Dan sesudah itu dia tidak kembali 
lagi ternyata. 

Pukul 10.30 saya pulang ke rumah, dia sedang memasak, dan akan membuang sampah 
ke depan. Kemudian saya meminta si pembantu ini ( mengaku bernama Ninik) untuk 
mengeluarkan stik golf saya dari mobil tapi dia tidak muncul2, kata babysitter 
saya dia ke warung. Saya percaya karena dia keluar tadi tidak membawa apa2 dan 
hanya membawa kantong sampah.

Sesudah saya tidur siang jam 1.30 saya melihat charger digital kamera saya ada 
diluar lemari dan saya bermaksud untuk memasukkan ke kotaknya, dan saya baru 
sadarh bahwa kotaknya sudah tidak ada, kemudian kotak handycam beserta 1 kamera 
digital lagi juga hilang.

Kemudian saya menelfon yayasan yang menyalurkan si pembantu ini ( Yayasan Putra 
Mutiara di Kemang), setelah saya menelfon, babysitter saya ( Parsini) diatas 
berteriak2 dan menangis ternyata uangnya Rp. 1,815,000 dan temannya 
babysitternya satu lagi, Linda juga hilang sejumlah Rp. 350,000 diambil 
pembantu itu. HP mereka tidak ada yang diambil hanya uangnya saja. Baju si 
pembantu itu juga masih lengkap, sendalnya juga masih ada.

Suami saya bermaksud untuk memanggil polisi, ternyata hp nya 2-2nya juga 
diambil oleh pembantu itu dikamar. ( sewaktu pergi pagi dia tidak membawa HP 
dan ditinggal di lemari di kamar)

Barang2 saya yang hilang yang saya data: HP Communicator E90, HP Nokia 8800, 
Kamera Digital Nikon Coolpix, Kamera Digital Panasonic Lumix, dan Handycam 
Sonny, serta uang sejumlah Rp, 2,165,000

Jadi pada saat pagi saya pergi, dia membersihkan kamar saya dan mencuri barang2 
tsb, padahal babysitter saya nungguin dia diluar sambil lihat si orang ini 
membersihkan kamar !

Saya meminta yayasan bertanggung jawab, dan dia berjanji akan mencari si maling 
ini, saya juga dia meminta mencari alamat berdasarkan ktp yang ditinggalkan ( 
ktp bogor), kartu atm lippo bank, kartu jamsostek atas nama Ninik, dan kartu 
berobat Rumah Sakit OMC, juga mencari di tempat suaminya yang katanya bekerja 
di Slipi.

Pada hari minggu pagi saya ditelfon oleh orang yayasan itu bahwa orang yang 
bernama Ninik itu masih ada dan dia mendatangi ketua RT di jalan Batu Sulaiman, 
Pulomas, Pacuan Kuda. Ternyata, pencuri itu mencuri kartu identitas, ATM, HP 
dan uang orang yang bernama Ninik yang tinggal di jalan tersebut. Dan melamar 
ke yayasan dengan menggunakan identitas ibu Ninik ini untuk bekerja sebagai 
pembantu. Jadi memang dia ke rumah saya sudah berniat untuk mencuri

Sore harinya saya ditelfon lagi bahwa pencurinya sudah tertangkap dan dia 
pingsan. Saya bergegas dengan suami ke sana, barang2 saya lengkap masih ada 
disana. Dan dia baru saja membeli peralatan bayi , yang ternyata dia sedang 
hamil besar ! ( Saya kecolongan, begitu pula si yayasan penyalurnya  karena dia 
memakai baju gombrong2 waktu di rumah saya dan mengaku habis melahirkan)

Pukul sepuluh polisi datang dan membawa pencuri yang masih pingsan, dan mereka 
menyarankan untuk menyadarkan si pencuri ini ke UGD terdekat. Kami membawa ke 
RS OMC, dan sampai jam 1 pagi dia belum sadar juga. Tapi semua hasil normal. 
Suami saya meminta untuk dipindahkan ke RS yang dekat dengan rumah saya, jadi 
si pencuri ini dibawa ke RS Siaga untuk disadarkan. Pukul setengah 4 pagi dia 
sadar, tapi pingsan2 lagi. Akhirnya dibawa ke yayasan sampai dia sadar kemudian 
akan diambil kembali oleh polisi.

Senin pukul satu siang saya dilaporkan oleh yayasan bahwa si pencuri ini yang 
nama aslinya Shella Aulia sudah siuman dan sudah sehat, bahkan sempat jajan 
bakso segala. Tapi ketika polisi datang dia pingsan lagi. Jam 3.30 sore saya 
ditelfon lagi oleh yayasan bahwa dia mencoba untuk kabur, dan badannya sangat 
sehat sekali, saya meminta polisi untuk mengambil dan membawa ke kantor polisi. 
Saya baru dengar kabar siang ini bahwa si pencuri ini dikembalikan ke yayasan 
penyalur pembantu dan kemudian dilepaskan oleh pihak yayasan karena kondisi nya 
hamil, dan pada saat interogasi dia pingsan2 terus. Sangat disayangkan sekali !

Barang2 saya kembali, tapi di hp yang dikembalikan oleh polisi semua contact 
nama di communicator dan hp satu lagi sudah hilang. Dan bayangkan di hp satu 
lagi ( 8800) - terdapat foto2nya sedang berpose topless, hanya menggunakan BH 
saja ! Astaga... Juga dia menyimpan nomer telefon apartemen saya - saya tidak 
tahu apakah dia punya maksud lain dengan menyimpan nomer tersebut

Pencuri ini bisa jadi akan berkeliaran lagi dan akan mencari mangsa lagi karena 
dia berpikir dia bisa menipu orang rumahsakit, bahkan polisi sekalipun !



Foto pencuri : nama Shella Aulia asal Banyumas, umur kurang lebih 25 tahun, 
tinggi kurang lebih 150 cm dan dalam keadaan hamil 6 bulan

Barang2 saya memang kembali, tapi rugi waktu dan biaya pada saat ke rumah 
sakit, polisi, dll.. sangat2 mengesalkan ! dan itu membuat saya cukup trauma 
meninggalkan kedua anak saya dirumah hanya dengan babysitter.

Dari pengalaman saya,  seandainya menerima pembantu dari yayasan sebaiknya 
benar2 dicek, jangan dari ktp aja, tapi kalau bisa identitas yang lain dan cek 
saudara atau rekan yang bisa dipertanggungjawabkan seandainya si pembantu ini 
berbuat yang tidak2. Saya juga lampirkan foto si pencuri ini - - tolong 
diperhatikan baik2 karena mungkin saja dia akan mencoba lagi melamar sebagai 
pembantu atau babysitter. Foto ini juga sudah disebarkan oleh bimas kepolisian 
ke yayasan penyalur pembantu untuk mereka tidak menerima orang ini . Mudah2 
teman2 bisa membantu untuk menyebarkan ke semua yang dikenal supaya kejadian 
ini tidak terulang lagi.

Salam, 

Novitri Lilaksari KD/Chichi 
Public Relations Officer - BP Indonesia 
Arkadia Office, Tower E, 4th fl 
Jl. TB Simatupang 88 - Jakarta 12520 
Telp. +6221-78548811. fax. +6221-78549078 
bp.com/ indonesia 


 


--------------------------------------------------------------------------------


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.18/1254 - Release Date: 1/31/2008 
8:30 PM

<<image001.jpg>>

Kirim email ke