Buat Bunda Siska,

Kebetulan bulan Desember lalu aku ikut workshop tentang terapi musik,
penyelenggaranya Fak. Psikologi Ukrida. Moderatornya Ratih Ibrahim,
psikolognya Indonesian Idol. Salah satu kelas workshop membahas tentang
musik klasik dan mitosnya : benarkan bisa membuat bayi cerdas? Narasumbernya
DR. Djohan Salim.
Di workshop ini bisa diambil kesimpulan bahwa semua jenis musik bisa
menstimulus neuron2 syaraf janin JIKA si ibu yang mendengarkan memang enjoy
dengan musik tersebut. Jadi semua jenis musik, termasuk dangdut, klasik,
pop, daerah, dll, selama ibunya enjoy, musik tersebut bisa menstimulus. Tapi
walaupun kita mendengarkan musik klasik, tapi ibunya gak enjoy, ya percuma.
Karena dengan enjoy itu akan otak kita akan memproduksi 'enzim' atau zat apa
(sorry banget istilah kedokteran nih, lupa) yang dibutuhkan untuk stimulus
otak.

Aku konfirmasi lagi dengan DSA (K) langgananku. Kata beliau yang dikatakan
di workshop itu memang benar. Jadi tidak melulu harus mendengarkan musik
klasik loj. Yang penting enjoy.

Yang aku tahu, Ratih Ibrahim dan DR. Djohan Salim mau mengadakan seminar
tentang kecerdasan di tanggal 5 April 2008. Mungkin bisa ditanyain pas di
seminar itu mbak. COba aja info ke Liza 5306160 atau 0813 18312167.


On 1/24/08, siska natalia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Dear moms:
>
> Ada yang tau gak seh kalo mendengarkan musik klasik sejak dalam kandungan
> katanya bisa membuat bayi cerdas? Kalo iya biasa berapa lama mendengarkannya
> dan apa harus musik klasik saja? Thx
>
> Siska
>
> ------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your 
> homepage.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http://www.yahoo.com/r/hs>
>
> 
>

Kirim email ke