Dari beberapa info yang saya dapatkan baik dari ngobrol dengan dokter maupun dari hasil pertanyaan ke paman Google, saya bisa menyimpulkan bahwa, penelitian untuk vaksin ini dilakukan di Luar negeri, sementara di Indonesia belum ada. Padahal jenis virus yang ada diluar itu beda dengan virus yang ada di Indonesia. Artinya, tidak ada jaminan kalau sudah di vaksin tidak terjangkit penyakitnya.
Mungkin ada pencerahan dari smart parents yang lain?. _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of aprilina damayanti Sent: 04 Februari 2008 17:10 To: [email protected] Subject: [Ayahbunda-Online] re : imunisasi IPD dear mom septi... kebetulan anakku dua2nya aku imunisasi IPD. Kalo si kakak karena taunya baru belakangan, hanya divaksin 2x. Tapi si adik yang sekarang baru berusia 15 bulan, divaksin komplit 3x dan sekarang alhamdulillah udah selesai. Aku vaksinnya di RSIB Hermina Jatinegara, harganya Rp. 800.000-an/1x suntik, itu belum termasuk biaya dokter dan jasa sumtiknya. Jadi kalau ditotal sekali suntik IPD biayanya Rp 1 jt-an. Memang mahal sih, tapi aku gak liat uangnya mbak, yang aku liat aku ingin memberikan perlindungan terbaik untuk anak2ku. Kan kita sebagai manusia wajib ikhtiar, bukan... Bayangin, kalo sampe (naudzubillah minzalik) anak kita kena penyakitnya, harga itu akan terasa sangat ringan dibandingkan 'harga' yang harus dibayar utk pengobatannya...yang belum tentu juga bisa bikin anak kita pulih seperti sedia kala (karna menurut pakar di TV, kemungkinan bisa sembuh kecil sekali). Bayangkan mbak, ada pengalaman seorang ibu, anaknya yang sdh berumur 1.5 thn tadinya lincah dan sudah bisa jalan kesana kemari, setelah terkena penyakit itu, jadi seperti bayi umur 2 bulan lagi, mengangkat kepala saja tidak bisa, hanya bisa rebahan sepanjang hari di tempat tidurnya dan yang tadinya ceriwis jadi gak bisa keluar suara sama sekali,hanya ah uh ah uh saja.. Aku ngeri banget pas liat di TV itu... Jadi ya, pos2 jajan, nonton, makan2, hang out, fashion, dan yang gak penting lainnya aku relakanlah untuk dipotong, demi buah hati tercinta.Memang sih ada pendapat yang bilang, ah anakku gak vaksin IPD juga gpp... tapi menurut saya, kalo mom ada dananya knp tidak? Lebih baik mencegah drpd mengobati bukan? Ya seperti yang saya bilang tadi, nilai uang segitu tidak akan terasa besar bila kita membayangkan jika anak kita terkena penyakitnya... Lagipula, mom aja kalau beli baju utk anak2 atau utk sendiri, tas, parfum sdh berapa, masa tidak mau menyisihkan utk anaknya? Tapi kalau memang betul2 tidak ada dananya ya jangan memaksa juga... baik yang divaksin maupun tidak, tetap kita serahkan kepada Yang Empunya saja... kita hanya bisa ikhtiar yang terbaik, that's all ;-) Ok mom, sekian penjelasan saya semoga bermanfaat... momnya kezya & heidy _____ Looking for last minute shopping deals? Find <http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http:/tools.search.yahoo.com/newsearch/ca tegory.php?category=shopping> them fast with Yahoo! Search.
