Bunda Gerald dan Bunda Umay terima kasih ya Info dan sharingnya. Saya jadi 
lebih tenang nih. . Ternyata pengalamannya mirip dengan saya ya. Terus terang 
sekarang saya masih suka khawatir kalau-kalau nanti keguguran lagi (padaha kan 
hamil aja belum ya). hehehe.
  Kalau boleh tahu, Bunda Gerald periksanya dimana? Sekarang saya sedang terapi 
dengan hematologist, dan nanti kalau ternyata hamil saya juga musti periksa 
juga ke dokter kandungan.  
   
   
  Nancy

susilawati jati <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
            Hallo mba nancy,
  mba saya juga punya kasus sama dengan mba APS saya juga (+), saat itu saya 
dikasih obat (aspilet) untuk mengencerkan darah tapi saya malah alergi dengan 
obat tersebut sehingga penggunaannya di hentikan, setahu saya sampai sekarang 
APS belum diketahui penyebabnya apa dan bagaimana cara penyembuhannya belum ada 
obatnya, tapi seorang  APS yang (+) bukan berarti tidak bisa memiliki anak, 
memang seorang APS (+) pada saat hamil harus disuntikan obat setiap hari, 
obatnya itu seharga sekitar 100 rb/hari.
  Saat itu saya juga sempat frustasi karena sudah 2 tahun menikah dan telah 2 
kali keguguran, tapi saya tidak patah semangat saya hanya berpikir saya harus 
hidup sehat, karena jika si ibu sehat sebelum hamil dan pada saat hamil pasti 
akan memiliki bayi yang sehat.
  Saya menjaga semua makanan saya, DSOG saya melarang saya untuk memakan jambu 
biji (karena jambu biji bisa membuat darah kita lebih kental), Makanan yang 
berasal dari kedele (kedele bisa mematikan sperma dan sel telur), serta makanan 
yang tidak matang seperti lalapan,makanan yang dibakar seperti sate, ikan bakar 
karena takut makanan tersebut tidak matang.
  Puji Tuhan 8 bulan lalu telah lahir seorang Anak Laki2 yang sehat luar biasa.
  Pada masa saya hamil saya tidak harus minum obat apapun untuk mengencerkan 
darah saya ataupun suntik setiap hari, tapi memang begitu saya hamil, saya 
wajib kontrol 2 minggu sekali untuk dilihat perkembangan janin saya, dan janin 
saya berkembang dengan sangat baik sehingga saya tidak dianjurkan untuk suntik 
setiap hari.
  Semoga Sharing saya bisa membantu mba nancy
   
  mommy gerard
   
  Bunga Alamanda <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
      Mba, 
coba buka http://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_antibodi_antifosfolipid
atau di http://republika.co.id/koran_detail.asp?
id=162397&kat_id=123&kat_id1=&kat_id2= atau di 
http://www.korantempo.com/news/2005/1/17/Gaya%20Hidup/58.html atau di 
http://cyberwoman.cbn.net.id/cbprtl/common/ptofriend.aspx?
x=Mother+And+Baby&y=Cyberwoman%7C0%7C0%7C8%7C1178

Semoga membantu
Ibunya Umay & Aulia

--- In [email protected], nancy rahmawati 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hallow Moms, saya member baru nih. 
> Saya mau tanya tentang APS dan bertukar pendapat, kira-kira ada 
yang berpengalaman dengan hal itu tidak ya? 
> Bedanya APS dengan ACA apa ya. Dan penyakit itu bisa sembuh tidak 
ya
> Saya pernah mengandung tetapi calon bayi saya hanya bertahan 
sekitar 9 minggu saja. Dan itu sudah terjadi dua kali. Atas saran 
dari dokter kandungan, saya berkonsultasi dengan seorang hematolog. 
Dia saya mengatakan kalo saya terkena sindrom APS. Darah saya 
mengental sehingga bayi tidak dapat asupan oksigen dan 
nutrisi.Sekarang saya sedang terapi untuk mengencerkan darah dengan 
minum tablet Simarc. Tapi nanti kalau saya hamil Dokter saya 
mengatakan saya musti disuntik, Setiap hari!! Aduh, saya kan takut 
dengan jarum suntik.dan biayanya obat suntiknya ternyata lebih mahal 
dari minum tablet. Bagaimana ya? Lalu, selama hamil itu apa kita 
musti bed rest?
> 
> Atas infonya, terima kasih ya
> 
> NANCY
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
>




    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   

                         

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke