dear mba dian, pengalaman kita sama yah?anak saya tuh dua2nya gak ada yg pake dot,gak suka apa gak biasa dari bayi,sy bingung.so, anak pertama saya,Alfie, ASI sampai usia 8 bln selebihnya susu formula dia minum langsung dari gelas. Begitu pula anak saya yg ke-2,harus berhenti ASI saat usianya sekarang 9bln,krn sy konsumsi pil(baca:KB) harus disendokin krn gak suka dot n blum bisa langsung dari gelas lebih banyak yg tumpah tuh,beda dgn Alfie yg cepat minum dgn gelas.Nah bingungnya klo bangun tengah malam maunya ASI jadilah nangisnya karena yg dia dapat malah dot,akhirnya disendokin lg.Moga ada yg nambah info yah..
regards, julie, mama alfie n key ----- Original Message ---- From: Andi Maerzyda Amalyah <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Monday, February 25, 2008 4:31:54 PM Subject: [Ayahbunda-Online] Re: BAYI KECILKU SELALU MENANGIS KERAS Dear Bunda Dian, dirimu tidak sendirian kok! Anakku, sejak lahir sampai kira-kira umur 6 - 8 bulan kalau mau bilang sesuatu juga suka nangis histeris begitu. Menurut pengalaman siy, memang gaya nangis anak berhubungan dengan karakter anak. So don't blame your self. Kalau urusan malu sama tetangga ... ah gak usah dipikirin. Cepat atau lambat, kalau punya anak, pasti banyak deh "kejutan-kejutan" dari si kecil yang suka bikin orang tua jadi malu, atau wajah mendadak jadi merah. Setelah baca ceritamu, aku jadi ingat masa-masa itu dan cuma bisa tersenyum. Tenang aja, anak-anak yang ekspresif kalau nangis or mengomunikasikan sesuatu biasanya perkembangan bicaranya cepat sekali (pengalamanku ya). Untuk pemberian ASI, keep on trying. Ajak anak bicara, cari jalan sama- sama. Tatap matanya sambil "curhat", kalau Bunda Dian, bingung dengan kelakuan si Adik. Kalau dengan satu jenis tidak mau, bisa jadi bentuk sendoknya yang kurang cocok dengan mulutnya atau bagaimana. Sabar-sabar- sabar ya. Oia, ASI yang ditampung, bisakah disimpan di frezzer sekalian, mengingat tidak mudah bagimu memberi ASI tampungan pada si Adik. Buat aku, lesson learned dari proses pemberian ASI Eksklusif sama dengan penyesuaian diri kita dengan si bayi (yang juga bagian dari diri kita). Jadi tergantung kekompakan (baca: keselarasan dengan bayi maupun diri sendiri). Tidak ada satu pihak pun yang salah kalau gagal. So don't blame yourself. Jika belum ketemu "jalan" terbaik, ini semata-mata karena belum "waktunya". Komunikasi terus ya ... sambil berdoa, minta jalan yang terbaik. Andi Maerzyda (Bundanya Keya) Koordinator Ayahbunda-Online --- In Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com, "dian yuliani nugroho" <[EMAIL PROTECTED] ..> wrote: > > Bayi laki - lakiku usia 4 bulan lebih 2 minggu.Masih ASI ekslsf. Dia > kalau mengantuk atau lapar selalu menangis sambil menjerit keras > sekali. Aku malu sama tetangga takut disangka disiksa. Apakah normal > bayi menangis seperti itu. > Selain itu bayi kecilku belum bisa pake dot, sudah berbagai merek dan > model aku coba tapi tidak bisa . Alhasil ASI yang kutampung dikulkas > banyak yang kebuang. Ada yang menyarankan pakai sendok, aku coba saran > itu. cuma bisa 2 - 3 sendok setelah itu dia menangis keras. > > Minta saran dan informasinya > ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
