Bu, 

jagoan amat ya... hehehe makannya langsung banyak :-)
Kemungkinan besar diare disebabkan lambung anak 'kaget' menerima
begitu banyak sensasi baru:-)
bisa juga disebabkan karena alergi salah satu makanan yang Ibu
berikan. Coba pemberian makannya dimulai satu per satu Bu.

aku waktu mulai mengenalkan makan ke anak pertama kali hati-hati
banget. Walopun udah dikasih makannya ini itu ya Bu... tapi aku ikutin
cara aku sendiri...

Pertama kali mulai makan, apalagi setelah ASIX... seharusnya adalah
momen awal anak mulai belajar menerima makanan padat yang harus diolah
oleh lambungnya. Menurut pengertian aku, belajar makan berarti juga
mulai belajar mendeteksi makanan. Dan aku, sebagai ibu belajar
mendeteksi makanan-makanan apa yang bisa menyebabkan alergi ke
anak-anakku.
Jadi proses belajar makan buat anakku boleh dibilang lambat dech...

Aku kasih gambaran sedikit ya... (Oya, aku gak kasih makanan instant
ke anak-anak)
Hari 1-6: bubur beras merah (encerinnya pake ASI) 1x sehari (sore)
seminggu pertama udah ok, aku tingkatin jadi 2x sehari (pagi-sore)
mulai dikenalin golongan serelia lain. tiap pengenalan makanan baru,
aku kasih waktu 3-4 hari untuk mengamati perubahan yang dialami
anakku. Apakah itu timbul ruam, sembelit, ataupun diare.

Menginjak usia 7bulan, serilianya mulai aku campur buah atau sayur.
semuanya bertahap. tiap kali pengenalan 1 sejenis aja. Tujuannya itu
tadi, melihat apa ada kemungkinan alergi atau enggak. Ini mulai makan
3x sehari.

Masuk usia 8bulan, baru mulai aku kenalin ayam-daging merah. inipun
dimulai dengan mengenalkan kaldu-nya aja dulu. Gak ada tanda-tanda
alergi, baru dikenalin daging-dagingannya. Semua masih dalam bentuk
bubur saring.
(Aku gak terbiasa mem-blender makanan anak-anak)

Di usia mereka yang menginjak 9bulan, aku mulai kenalin dairy product.
Keju, yoghurt untuk masuk ke dalam menu-nya sehari-hari. 
Makanannya mulai aku campur antara tim saring dan tim biasa.
makannya udah 5x sehari
3x makan tim
2x snack

Di bulan ke-10, mulai aku kenalin finger food sebagai snack

sampe masuk usia 1tahun, aku baru mengenalkan ikan dan telur ke dalam
menu mereka.
Nah, masuk usia mereka yang 12bulan, mereka udah mulai minta makan
nasi. Jadilah aku udah gak bikin nasi tim lagi. Mereka udah minta
table food (makanan yang sama dengan Yanda-Bunda-nya)

Di usia ini juga, aku mulai mengenalkan susu UHT untuk mereka. Untuk
anak pertama, aku menyusui sampe usianya 14bulan (terus aKia menyapih
dirinya sendiri)
Untuk jagoan-ku (22bulan), saat ini aku masih dalam proses menyapih.
kadang masih suka minta nen, tapi mulai aku cuekin dengan alasan kalo
nen Aric bisa-bisa gak makan.

Githu dech kira-kira pengalamanku kasih makan 2orang anak.
Putriku yang pertama mulai menolak nasi tim di usia 11bulan. SEdangkan
jagoanku menolak bubur susu-nya di usia 6bulan, sehingga ASIX aku
teruskan hingga 7bulan.

Tiap anak unik, pendekatannya pasti berbeda. Coba dech di explore
gimana metode terbaik untuk kasih makan anak.

cheers,
Dea Haryono
www.tokodea.com

www.theharyonos.blogspot.com

--- In [email protected], syarifah maftuha
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> dear all,,
>

> ada yang pernah ngalamin ini gak? kok sampe sekarang belom berenti2
yah pup nya? walaupun udah agak jarang,, paling 6 kali sehari...kali
aja ada yang bisa share masalah ini,,coz saya khawatir,, makasih yah...
> 


Kirim email ke