FYI
http://www.kompas. com/kompascetak/ read.php? cnt=.xml. 2008.03.30. 00204348
Setelah menderita akibat luka bakar hampir dua pekan sejak Senin
(17/3), Benedictus (6), murid TK Harapan Bunda, Bekasi, akhirnya
meninggal dunia, Jumat malam (28/3).
Benedictus Radityaswara Pramidhana yang biasa dipanggil Bened dan
temannya, Ezra Rahadian Wicaksono (6), adalah murid TK yang malang
dalam peristiwa terbakarnya mobil jemputan sekolah. Keduanya meninggal.
Musibah itu terjadi sekitar pukul 09.30 di jalan depan sekolah di
Kompleks Perumahan Vila Nusa Indah Dua, 1,5 kilometer dari rumah
orangtua Benedictus, pasangan Hadi Susanto (35) dan Novita Dewi (35).
Ketika itu, ujar Hadi, Nurdin yang sudah biasa menjemput anaknya
berusaha menyalakan mesin Daihatsu Espas. â€Ketika itu terjadi gangguan
mesin. Setelah dicoba diperbaiki beberapa kali yang terjadi justru ada
percikan api yang langsung membesar di dalam kabin. Ada 10 anak
langganan antar-jemput di dalam mobil. Bened dan Ezra yang duduk di
bangku paling belakang langsung terperangkap api,†kata Hadi.
Cerita itu dibenarkan Sofia Listiowati (33), istri Kristianto
Widisaksono (35), orangtua Ezra. â€Waktu pintu belakang mau dibuka
ternyata tuas pembuka justru patah. Dalam keadaan panik Ezra dan Bened
hanya bisa menutup wajah dengan kedua tangan masing-masing,†kata
Sofia. Kaca belakang berhasil dipecahkan warga dari luar mobil dan
mereka dikeluarkan dalam keadaan luka bakar.
Seharian penuh orangtua Bened dan Ezra berusaha mencari rumah sakit
yang bisa menolong kedua bocah itu. Akhirnya Ezra mendapat perawatan
di sebuah rumah sakit di bilangan Jakarta Pusat, sedangkan Bened
dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, tetapi akhirnya ia meninggal.
â€Lukanya dan darah yang keracunan karbon di dalam tubuh Bened sudah
parah,†kata Hadi yang terlihat tabah. Pada hari Minggu (23/3), Ezra
meninggal dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kampung Kandang,
Jakarta Selatan.
Standar keamanan
Nasi sudah menjadi bubur, Hadi Susanto dan Kristianto berharap agar
musibah ini menjadi tragedi terakhir yang menimpa sebuah mobil
jemputan anak sekolah.
â€Seharusnya ada pendamping pengemudi untuk mobil jemputan. Tempo hari
ada anak yang jatuh ke got karena turun sendiri. Ada juga yang
kepalanya menghantam tanaman karena melongok keluar jendela saat mobil
melaju,†kata Sofia.
Juru bicara Astra Daihatsu, Amelia Tjandar, yang dihubungi menyatakan,
pihaknya akan menyelidiki penyebab kecelakaan demi menjamin keamanan
konsumen. Mobil yang hangus itu sempat teronggok di depan sekolah
sehingga mengingatkan pada tragedi yang terjadi. (Ong)
.
____________________________________________________________________________________
OMG, Sweet deal for Yahoo! users/friends:Get A Month of Blockbuster Total
Access, No Cost. W00t
http://tc.deals.yahoo.com/tc/blockbuster/text2.com