Dear Devi, seharusnya tidak haid lebih dari satu or dua bulan kita harus segera periksa. Curiganya kan ... kalu tidak dapat haid, hamil. Tapi kalau ternyata tidak hamil bisa jadi saudaramu (mungkin sedang menyusui) mengalami ketidakseimbangan hormonal. Ketika sedang menyusui, kadar hormon prolaktin tinggi menyebabkan kadar estrogen menurun. Nah, dalam kondisi ini, dinding rahim tidak tebal-tebal juga (sesuai siklus ada masa dinding ini menebal lalu luruh jadilah kita haid, lalu menipis lagi untuk nanti menebal kembabali), nah padahal kalau dinding rahim menebal, hormon seimbang,dan tidak terjadi pembuahan, sesuai siklusnya dinding ini akan luruh jadilah kita mengalami haid. But, di masa laktasi, tidak mengalami haid dialami sebagian ibu. Sebagian lagi tetap normal haidnya. Jadi meskipun lazim dialami jika ibu sedang menyusui ini bukan kondisi yang boleh dibiarkan terus- menerus. Dalam kasus lain, jika saudaramu tidak sedang menyusui, kemandegan haid bisa terjadi karena hormon estrogen itu "tertekan" oleh hormon lain, misalnya, testosteron dan lainnya. Meskipun dalam kadar sedikit, perempuan juga punya hormon testosteron. Bisa karena faktor stres, hormon lain yang seharusnya tidak mendominasi perempuan, bisa terpicu dan menekan estrogen. Esrogen - sahabat semua perempuan itu - kalau digambarkan sebagai manusia, sifatnya memang rada "minderan". Jadi, ia lebih memilih untuk bersikap "mengalah", kalau ada hormon lain yang kadarnya tiba- tiba mencuat. Ya ... intinya ajaklah saudaramu ke dokter kandungan to make sure. Aku pernah mengalaminya tapi tidak terlalu lama, karena menyusui sampai anakku 22 bulan. Setelah dikonsultasi, lancar lagi. Mudah- mudahan dari situ akar masalahnya bisa segera diungkap dan ditangani.
Rgds, Andi Maerzyda A. Th. (Bundanya Keya) Koordinator Ayahbunda-Online --- In [email protected], "Acen 'Indosat' Devianti" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear Moms, > > Mohon sharingnya dong. Sodaraku sejak kelahiran anaknya yang kedua (Januari 2005) gak pernah mens sampai sekarang. Walaupun begitu sampai sekarang pun dia gak pernah mengalami keluhan apa-apa. > > Sebenarnya bahaya gak sih moms mengingat usianya sekarang baru 32 taon. Soalnya setauku sih mens itu kan untuk mengeluarkan darah kotor. Kalo darah kotor gak keluar takutnya nanti bisa kena kanker lagi. > > Thanks ya atas informasinya.... > > Best Regards, > Devi >
