Mba, Lebih baik asinya dihangatkan dulu kemudian disimpan di tas tahan panas. Biar nanti pas diberikan temperaturnya hangat. Ini tentu gak tahan lama sekali ya paling sekitar 1-2 jam tergantung kualitas tasnya. Setau saya Asi bisa tahan di suhu ruang sekitar 4-6 jam, CMIIW. Juga sebaiknya tidak dimasukan lagi ke kulkas.
Saran saya kalau perginya hanya sebentar, tidak lebih dari satu jam, lebih baik susukan bayi dulu baru pergi. Bayi saya tahan sekitar kurang dari 2 jam tanpa asi. Tapi kalau memang akan pergi lama baru bawa stok asi botol. Tapi tetap saja sebaiknya persiapkan diri membawa syal lebar/pashmina menyusui karena kadang2 si kecil tetap saja rewel dan ingin menyusu langsuung. Salam, sita On 3/30/08, damayanti dian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Hi moms, > > Salam kenal. Saya Dian, IRT dengan 2 anak batita. Senang sekali saya > akhirnya bisa ikutan milis ini karena saya bisa mendapat banyak info yang > berguna untuk kami sekeluarga. > > Saya ingin mengetahui seputar ASI peras yang bisa dibawa untuk bepergian. > Barangkali para moms yang lebih berpengalaman dapat membantu. > > Anak ke-2 saya, Fathina, berusia 6bulan dan saya masih ingin terus > memberinya ASI. Dia tidak suka kalau saya menyusui di ruang publik, yang > artinya saya harus menutupi wajahnya saat menyusu. Saya khawatir, tidak > semua tempat tujuan saya memiliki ruang menyusui sehingga saya berencana > untuk membawa ASI peras saat bepergian. > > Pertanyaan saya: > 1) Apakah ASI peras yang baru saya keluarkan dari kulkas harus dihangatkan > dulu sebelum dibawa bepergian? > 2) Berapa lama ASI tsb tahan (tidak basi) berada di luar kulkas? > 3) Apakah ASI peras yang tidak jadi diminum (dalam keadaan tidak di > kulkas), boleh disimpan lagi di kulkas untuk diberikan pada bayi? > > Mohon info-nya ya moms.Terima kasih. > > Rgds, > Dian > > ------------------------------ > Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it > now.<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ> > > > -- "Iqra, Iman, Ilmu, Amal" Civilization is defined by the presence of cats - Unknown agatogata.multiply.com agatogata.blogspot.com
