Miris banget hati saya membaca berita ini......
Kog ya tegaaa sekaliii suster ini....
---------- Forwarded message ----------
From: meliesa <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 2008/4/2
Subject: Fw: Fw: Suster ' M B ' sengaja dan lalai, tangan bayi retak patah]
To: Meilani <[EMAIL PROTECTED]>, Wisnu M Dharmowongso <[EMAIL PROTECTED]>, Joko
Tadili <[EMAIL PROTECTED]>, Jufiana Tamrin <[EMAIL PROTECTED]>, rizcky <[EMAIL
PROTECTED]>, Leni Hasriati <[EMAIL PROTECTED]>, Ronny Ngoe <[EMAIL PROTECTED]>,
Reni Candra <[EMAIL PROTECTED]>, Susiana <[EMAIL PROTECTED]>, Dommy Angka
<[EMAIL PROTECTED]>, juwita setiono <[EMAIL PROTECTED]>
----- Original Message ----- From: Mungna To: Meliesa ; Hartono ; Sylvana
Wowiling ; Syarif ; Suriaty Tjiawi ; Silvi Jemputan ; Sheilla Felicia ; Vera
Sung ; Rita ; Novita Ariani ; Lin Lin ; Irene San ; Henny ; Dessy Sent:
Wednesday, April 02, 2008 8:29 AMSubject: Fw: Fw: Suster ' M B ' sengaja dan
lalai, tangan bayi retak patah]
----- Original Message ----- From: Arlin G To: MungnaSent: Wednesday, April
02, 2008 2:06 AMSubject: [Fwd: Fw: Suster ' M B ' sengaja dan lalai, tangan
bayi retak patah]
---------------------------- Original Message ----------------------------
Subject: Fw: Suster ' M B ' sengaja dan lalai, tangan bayi retak patah
From: 'Angelina'
Date: Sun, March 30, 2008 7:56 am
To: 'Dora Phinney' <>
'Santi Pangemanan' <>
'Arlin Gurnadi' <>
'Denny Gurnadi' <>
'Sarah Soenjoto' <>
--------------------------------------------------------------------------
Kepada teman,kerabat dan khalayak ramai ,
Dengan ini saya ingin menyampaikan kepada saudara saudari sekalian untuk
berhati hati dengan yayasan LPK Mitra Bunda dengan logo M B berwarna
hijau yang terletak di jalan Kebon Jeruk 3 no.
1 D ( Hayam Wuruk - Sawah Besar ) Jakarta 11160 , telp : 625.4425 dan
625.4426. Terutama dengan pimpinan yayasan tersebut yaitu Drs. Yamin
Wijaya.
Kejadian ini terjadi di Surabaya Mal Galaxy bersama istri, anak dan
suster pada tanggal 14 Feb'08 pada jam 19:05. Suster yang bernama ' Siti
Kholifah ' dengan sengaja menaruh bayi saya yang baru berumur 20 bulan
di wastafel tempat cuci tangan untuk mengganti pampers ( popok) dan di
tinggal seorang diri tanpa ada yang menjaganya di tempat baby changing
room. Padahal ada baby changing table disana, tetapi malah sengaja di
taruh di wastafel.
Bayi saya terjatuh dari ketinggian ( kurang lebih ) 90 cm dari lantai
dengan posisi terlungkup ( kepala menghadap ke lantai ) dan tangan kanan
( kedua tulang dalamnya ) retak patah. Dengan tenang suster biadab ini
berbohong kepada istri saya kalau anak kami di berdirikan di lantai lalu
jatuh.
Istri saya kebingungan karena bayi ini menangis histeris seperti orang
kesakitan dan terus menerus tanpa henti di tempat kejadian itu. Lalu
istri saya melihat tangan kanannya seperti ada benjolan menekan keluar
kulit tangan bayi kami. Sungguh memilukan dan kasihan untuk bayi yang
tidak tahu apa apa harus mengalami kejadian seperti ini oleh karena
suster lalai dan sengaja.
Istri saya langsung membawa bayi ke rumah sakit untuk diperiksa. Dalam
perjalanan menuju kerumah sakit bayi menangis tanpa henti sampai
ketiduran di mobil. Suster masih berbohong kalo bayi ini tidak apa apa,
hanya jatuh dari lantai, katanya. Setelah sampai di rumah sakit, lalu
di x-ray ,dan ternyata retak , patah. Sungguh sedih hati istri saya,
menangis. Sangat meyedihkan ini terjadi pada bayi kami .
Setelah satu minggu saya berangkat ke Surabaya untuk melakukan
pengecekan tangan bayi, setelah berjam-jam saya menanyakan kejadiannya ,
barulah suster ini mengaku bahwa anak kami di taruh di wastafel dan di
tinggal. Emosi dan amarah sempat tertahan karena kami orang yang beradab
bukan seperti suster ini Biadab ! Suster ini tidak bisa menjelaskan
mengapa anak kami di taruh di wastafel.
Beginikah cara kerja pengasuh anak LPK Mitra Bunda ( MB ) ? Saya ingin
memberitahukan kepada
teman2 supaya berhati2 kepada yayasan ini , terutama kepada pimpinannya
: Drs. Yamin Wijaya.
Sampai hari dan detik ini TIDAK ADA PERMINTAAN MAAF dari pimpinan
yayasan tersebut, TIDAK MENAWARKAN SUSTER PENGGANTI , suster ini juga
tidak punya sertifikat resmi dari pemerintah tapi mengaku ada.
Persoalan ini tidak berhenti sampai disini saja, karena yayasan dan
pimpinannya TIDAK PERNAH MENAWARKAN SOLUSI KEPADA KAMI SEBAGAI PIHAK
YANG DIRUGIKAN. Semua bukti2 kuat sudah ada di tangan kami dan akan
diteruskan kepada semua instansi yang terkait. Kami akan menuntut
yayasan tersebut baik pidana maupun perdata. Kami mencari keadilan untuk
anak kami.
Perlu teman2 ketahui, bahwa kejadian seperti ini bisa saja terjadi lagi
kalo suster Siti Kholifah masih berkeliaran di yayasan manapun. Saya
pernah memuat surat ini di harian Kompas yang terbit pada tanggal 22
Maret 2008. Sore harinya , salah satu staff dari yayasan tersebut malah
menelpon teman saya, bukan menelpon saya , untuk menyampaikan tidak
memuat komplain di surat kabar kalo ada hal hal yang tidak menyenangkan
dengan yayasan tersebut. Ternyata, banyak teman dan saudara2 saya yang
punya pengalaman tidak menyenangkan dengan yayasan Mitra Bunda ini,
terutama terhadap pimpinannya : Drs. Yamin Wijaya. ( orang ini sombong
sekali sikapnya ! )
Demikianlah email ini dibuat untuk disebar luaskan kepada khalayak ramai
baik yang anda kenal dan sayangi untuk tidak terjebak ke dalam yayasan
tersebut.
Indra
________________________________________________________________________
____________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
--
The Sleeping Satellite... http://dearjlo.multiply.com
_________________________________________________________________
Help Splitzo Sally Before It’s Too Late!
http://www.thegirlwhosplitinto5.com/