Dear Mba Angei jaundice atau kuning terjadi karena fungsi hati pada si bayi belum sempurna utk menyaring subtansi warna/bilirubin dalam darah. Bayi baru lahir umunya memproduksi bilirubin lebih tinggi dari kemampuan fungsi hatinya utk menyaring
Penyebab jaundice banyak sekali, bisa breastfeeding, Gol darah/rhesus tidak sama dengaan si ibu, dsb http://www.breastfeedingbasics.com/html/jaundice.shtml Yang patut diperhatikan, jaundice dengan bilirubin yang tinggi pada durasi 24 jam setelah kelahiran. Itu tidak normal alias kuning patologis Jika bayi kuning setalah 24 Jam, Insya Allah Normal (fisiologis) walopun >10 http://www.aap.org/family/jaundicefaq.htm Pencegahannya: tetap ASI dan terapi cahaya. Tapi banyak kelirumologi terjadi penangan bayi kuning di RS. Baru bilirubin >10 setalah 3 hari terapi sinar biru, jaundice karena ASI diganti dengan formula. lalu diberi obat seperti agar-agar, padahal isinya hanya gula saja. Jadi mohon dipertimbangkan dan didiskusikan dengan DSA-nya. Guidline Jaundice adalah sbb: Jika usia bayi 24 - 48 jam: kadar bilirubin > 12, terapi sinar baru dipertimbangkan; bila >15, maka terapi sinar baru dilakukan Jika usia bayi 48 - 72 jam: kadar bilirubin > 15, maka terapi sinar baru dipertimbangkan; bila > 18, maka terapi sinar baru dilakukan Jika usia bayi > 72 jam: kadar bilirubin > 17, maka terapi sinar baru dipertimbangkan; bila > 20, maka terapi sinar baru dilakukan Selama BAK,BAB sering serta daya hisap ASI kuat, jaundice akan hilang selama 1~2 Minggu Sedangkan menjemur bayi, tidak akan significant menurunkan bilirubin. Jadi pencegahannya hanya ASIX, ASIX dan ASIX Silahkan dibaca... Artikel jaundice http://www.sehatgroup.web.id/artikel/203.asp?FNM=203 http://www.sehatgroup.web.id/guidelines/isiGuide.asp?guideID=14 //Wassalam
