Kok beda dengan DSAku ya Mbak,
Karena masi ASI, dulu DSAku malah menyarankan MPASI langsung tim saring, plus
buah tentunya. Yang perlu diperhatikan memang memberikannya harus bertahap,
baik frekuensi n kekentalannya. Namanya juga perkenalan, awalnya ya cukup 1x
sehari, baru sedikit2 ditambah seiring dengan proses adaptasi si kecil. Klo si
kecil menolak, ya dicoba lagi esok hari. Dari yang pernah aku baca, jangan dulu
memberikan bahan2 makanan yang susah dicerna, sebaiknya diberikan setelah anak
9 bln *cmiiw:p*, kaya brokoli, kembang kol, dll, dan pencetus alergi, seperti
telor, kacang2an. Tapi dulu sih aku santai aja, karena kebetulan aku n suamiku
gada masalah dengan alergi.
Memang aku pernah baca lebih baik memperkenalkan satu persatu jenis makanan
*untuk mengetahui bakat alergi*, n agar si kecil belajar mengenal rasa asli per
bahan makanan. Tapi baca di buku resep untuk si kecil ko beda lagi ya. Kya yang
disebut Mbak Sita, ada bubur manis n bubur asin (tim saring). Bubur manis ni
biasanya tepung plus susu, atau bubur buah, atau biskuit campur susu. Nah pas
aku konsul ke DSA, dia sama skali ngga nyaranin *klo masi ASI* untuk ngasi
bubur manis sgala macem, biskut tuh kan cemilan. Yang penting ya makanan
utamanya yaitu tim saring. Hehehe, jadi bingung ngga si, ujung2nya tergantung
ortunya deh mau ngikutin versi yang mana yang sreg n cocok.
Salam,
Lupi~Ara's mum~
sita sidharta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mba,
Waktu mulai MPAsi, panduan dari dsa anak saya kalau gak salah hampir sebulan
pertama makannya cuma buah thok. Minggu pertama malah cuma sekali sehari.
Sisanya asi atau sufor kalau dah gak eksklusif. Trus baru ditambah buah dan
biskuit selama beberapa waktu, baru trus buah, biskuit dan bubur. Itu juga
buburnya yang satu rasa aja jadi masih bubur beras, bubur kacang hijau, bubur
beras merah, itu aja muter2. Kalau gak salah baru mulai makan bubur dengan lauk
pauk atau nasi tim blender setelah bayi saya 9 bulan. Ini kata dsanya untuk
menyiapkan pencernaan dia biar gak kaget tadinya makan asi thok tiba2 dapat
yang padat.
Udah begini pun anak saya tetap aja adalah masalah pencernaannya. untung gak
ada yang parah dan sekarang sih semuanya dah beres. Semoga.
Oh ya, jangan lupa sering2 minum air putih ya. Kadang kalau kurang air juga
bisa membuat pupnya gak lancar.
salam,
sas
On 4/16/08, rani setiyawati <[EMAIL PROTECTED]> wrote: dear bunda
& mom
anakku dah 3 minggu yang lalu mulai makan padat. trus pupnya jadi keras bgt.
ampe nangis kejer gt. aku dah tanya kemn2 ktnya si wajar. trus tanya ke dokter
ktnya kasih kaldu aja jd ada airnya dr pada buburnya yg dilembekin. trus makan
buah pepaya trus jgn byk bayem. smua udah dijalanini tp ttp aja. kasian bgt
ngeliatnya.
kmrn aku baca ktnya diksh buah pir korea. udah aku ksh si. n keliatannya
lumayan. tp apa ngaruh ganti2 makanan juga ya. krn kan aku tiap 3 ato 4 hari
makanannya aku ganti ganti biar nga bosen n liat dia alergi ama apa. kmrn si
aku pakein kentang bukan nasi pupnya lumayan lembek. eh skr dimakannin nasi
lagi keras bgt lg.
emang si wkt sblm makanan padat aku mulai dia pupnya udah agak keras. setelah
aku ingat2 dia ganti susu. nah itu belum kelas dah masalah makannanpadet ini.
numpuk kali ya?
brp lama si biasanya adaptasi kyk gn? trus ada saran2 nga ?
tambah lagi dia nga mua minum susu. susah bgt. sehari paling banter cmn 300an.
thanks ya
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
now.
--
"Iqra, Iman, Ilmu, Amal"
Civilization is defined by the presence of cats - Unknown
agatogata.multiply.com
agatogata.blogspot.com
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.