Dear moms 'n dads,
   
  Aku ada rencana masukin anakku ke PG stahun lagi, jadi critanya lagi 
ngumpulin info tentang preschool method gitu lah;p Fyi, aku baru pindah 3 bulan 
mengikut suami ke Spore. Sistem pendidikan disini *dari cerita teman2* tuh 
sangat membebani siswa banget, ktnya sejak TK atau K (Kindergerten) udah dikasi 
PR, memang sepertinya di-set demikian agar ngga kaget pas adaptasi ke SD atau 
P(Primary), yang katanya tiap hari bisa ngerjain PR sampe 3-4 jam:( Duuh, aku 
dengernya miris, kasian ya nasib anak2 skarang, perasaan dulu kita pulang 
sekolah jam 12-1 abis itu masi bisa maen seharian, 'n hasilnya skarang juga 
jadi orang yang ga jelek2 amat:p Nah disini malah sejak TK tuh udah biasa 
dikasi sgala macem les (tuition), saking ortunya takut anaknya ketinggalan 'n 
ga bisa ngikutin pelajaran di Primary.
   
  Dulu sering ngliat istilah Montessori, googling2, ada salah satu moto 
Preschool-nya "A child is a Discoverer, we teachers only help the work going 
on". Wah menarik nih, membangun kecintaan belajar sejak dini, bukan karena 
terpaksa disuruh Bu Guru atau demi mencapai nilai tertentu, tapi harganya boo, 
bisa 2x TK biasa *ihik*. Baca2, katanya penting banget untuk memulai masa 
kanak2 *early childhood bahasa kerennya* dengan stimulasi dan pendidikan yang 
tepat. Mohon sharingnya dunk moms n dads, ada ngga yang punya pengalaman 
nyekolahin putra/putrinya di TK biasa or Montessori? Apakah ada perbedaan 
signifikan? Trus bagaimana pengaruhnya saat memasuki jenjang pendidikan 
selanjutnya seperti SD? Duh kbanyakan nanya nih, hehe, moga2 moms n dads 
skalian berkenan jawab yaa...thanks before:)
   
  Salam,
   
  Lupi~Ara's mum~

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke