Dear mbak kurnia,
   
  Maaf di email sebelumnya aku memang nggak cerita kalo memang dikeluarga ku 
(suami, adikku, ibuku) "kental" dengan asma. Makanya ketar-ketir begitu anakku 
pilek lebih dari 3 hari (padahal pasti ketar ketir kalo dia sakit yang lein 
juga ya.. hehe), takut kena asma, karena memang ada keturunan kesitu. 
  DSA ku waktu itu juga memang tidak memberikan obat asma, hanya pengencer 
dahak, agar dahaknya cepat keluar dan nafasnya lebih nyaman, plus obat pilek. 
Mungkin keputusan untuk memberikan uap, walaupun bukan untuk penderita asma, 
tujuan beliau agar anakku lebih nyaman. 
  Terima kasih banyak infonya ya.
  Maaf juga kalo kurang berkenan.
   
   
  Regards,
  Feni- mom'snya Fira

Kurnia Setyaningsih <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Mbak, maaf yaa....
Sepanjang ilmu yang saya tahu, pilek tidak akan menyebabkan asma. Yang
menyebabkan asma adalah keturunan (karena ada perbedaan bentuk saluran
pernafasan) dan banyak hal yang dapat menjadi pencetus asmanya kambuh,
yang paling umum diketahui orang adalah debu, kecapean.
Kalau memang anaknya ada asma, pengobatannya memang harus dengan
diuap, karena penguapan tersebut mengandung obat asma untuk mencairkan
dahak.
Tapi kalau anaknya tidak asma, buat apa diuap dengan menggunakan obat
asma? Obat asma juga kan ada efek sampingnya, apalagi kalau dipakainya
tidak tepat sasaran, ya kaya begini contohnya, obat asma dipakai bukan
pada pasien dengan asma.

Mungkin bayinya alergi, coba deh dilihat lagi. Mungkin alergi debu,
makanan yang dimakan ibunya (kalau full ASI), mungkin susunya,
mungkin kondisi lingkungannya (sekarang kan polusi sudah parah banget).

Untuk mencairkan dahaknya, beri minum hangat yang banyak. Kalau masih
ASI ya berarti obatnya hanya ASI, ASI dan ASI. Kalau nafasnya agak
sulit beri breathy, dan kamarnya dibuat lembab. Simpan baskom isi air
hangat yang diberi minyak kayu putih atau minyak telon agar jadi hangat.
O iya, pelukan ibunya juga bisa memberikan rasa nyaman yang bisa bikin
bayi lebih cepat sembuh lho....

Maaf kalau tidak berkenan
Kurnia. S

--- In [email protected], feni maria <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Dear moms,
> 
> Kalo meurut aku sih mending dibawa aja ke DSA. Takutnya pilek
dibiarin gitu, malah lama-lama jdi ngerembet ke yang lain kayak asma.



                           

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke