Bu Yusri, kalau yang seusia anak saya (3y4m) dan yang warna dan angka
aja masih belum kenal-kenal banget (kadang masih suka salah sebut),
sebaiknya dimasukkan ke kursus Math (yang cocok / sesuai) yang mana ya ?
pastinya sih bukan kumon kali ya ....?

 

 

Best Regards,

Tjahjo Liniarti M.S (Nini)

________________________________

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of - Yusri -
Sent: Wednesday, April 23, 2008 9:51 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Kursus Matemetika

 


Hai mom, 
Anak2ku aku masukkan kursus I-Maths sejak usia 3 thn. 
Dan memang kursus itu ditujukan utk anak antara usia 3-5thn. 
Syaratnya anak sudah mengenal angka dan warna, tidak usah menunggu anak
bisa membaca. 
Alhamdulilah....yg awalnya saya gak berharap terlalu banyak dengan
hasilnya, hanya sekedar memberi kegiatan positif saja (karena sistim nya
seperti bermain), tapi hasilnya sangat luar biasa. 
Tanpa disadari oleh si anak karena tidak ada paksaan, saat dia TK B anak
saya sudah mampu mengerjakan soal2 matematika kelas 1 SD. Dan saat sudah
bisa membaca, anak saya mampu mengerjakan soal2 cerita. Artinya logika
nya sudah jalan. 
Ada lho.....anak kawan saya, sampai kelas 4 SD sangat sukar mengerti apa
yg dia baca. Karena logikanya tidak diasah. 
Dan yg penting, sampai sekarang (10thn dan 8thn) sangat menyukai
matematika. 

Coba saja, mom...... 




Regards, 
YUSRI 
email: [EMAIL PROTECTED] <mailto:yusribb%40yahoo.co.id>  

Sent from my BlackBerry(r) wireless device 

-----Original Message----- 
From: "Tjahjo Liniarti" <[EMAIL PROTECTED]
<mailto:Tjahjo_liniarti%40bca.co.id> > 

Date: Wed, 23 Apr 2008 08:52:49 
To:<[email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> > 
Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Kursus Matemetika 


Bunda, mumpung lagi ngomongin masalah kursus math, numpang bertanya nih,
umur berapa ya tepatnya anak sudah bisa diikut sertakan di kursus2 math
sejenisnya ? 
Anak saya sekarang 3y4m, angka sih sudah hapal 1-5 kalau 6-10
kadang-kadang masih suka salah. 
  
Apa mungkin kalau anakku diikutkan kursus math tersebut ? 
  
Atau musti tunggu sampe anakku dah bisa mahir baca/tulis dulu ya ? 
  
Best Regards, 
Tjahjo Liniarti M.S (Nini) 
  
-----Original Message-----
From: [email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of - Yusri -
Sent: Wednesday, April 23, 2008 8:27 AM
To: [email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Kursus Matemetika 
  
  
Klu begitu, gak beda jauh dengan sistem I-Maths, ya.... 
Thx atas jawabannya. Udah nyempet2in disela2 kesibukan...... 
  
  
Regards, 
YUSRI 
email: [EMAIL PROTECTED] <mailto:yusribb%40yahoo.co.id>  
  
Sent from my BlackBerry(r) wireless device 
  
-----Original Message----- 
From: "Venny Setiawan" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:venny%40jsi.co.id> > 
  
Date: Tue, 22 Apr 2008 15:51:25 
To:<[email protected]
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> > 
Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Kursus Matemetika 
  
  
Dear Mba Yusri, 
  
 Maaf, baru jawab sekarang, saya lagi sibuk di kantor, jd baru sempat
jawab. 
  
 Sistem yang diterapkan dalam Enopi adalah selain Basic Thinking Math
juga 
 Critical Thinking Math, yaitu menekankan pada cara berpikir dalam
menemukan 
 sebuah jawaban. Dengan cara ini, kreativitas dan skill analisis anak
dalam 
 memecahkan masalah akan berkembang lewat pencarian-pencarian dengan
cara 
 berbeda. 
  
 Kalau yang saya lihat dari buklet anak saya, metode belajarnya banyak 
 memakai gambar-gambar, misalnya tracing number tapi dalam bentuk
gambar, 
 warna-warni yang menarik, jadi anak tidak merasa belajar serius tapi
sambil 
 bermain juga. Seminggu 2x pertemuan dan mengerjakan 2 buklet setiap
datang, 
 dan ada homework setiap minggu 1 buklet, jadi total seminggu
mengerjakan 5 
 buklet, terdiri dari pelajaran untuk Basic Thinking Math dan Critical 
 Thinking Math. 
  
 Anak saya baru ikut sebulan, tapi saya lihat progress nya cukup bagus,
malah 
 setiap mau les dia semangat, dan selalu bilang mau dapat angka
excellence, 
 saya juga jadi ikut senang jadinya. 
  
 Saya berharap anak saya bisa menyelesaikan seluruh level di Enopi,
karena 
 kalau cara pengajarannya menyenangkan, saya berharap anak saya tidak
melihat 
 matematika sebagai pelajaran yang menyeramkan, tapi pelajaran yang
menarik, 
 karena berdasarkan pengalaman saya sendiri, saat saya sekolah sampai
kuliah, 
 saya juga menyukai pelajaran matematika, karena menarik dan penuh
tantangan 
 untuk menyelesaikan setiap soal. 
  
 Semoga sharing saya bermanfaat ya mba. 
  
 Best regards, 
 Venny Setiawan 
  
 -----Original Message----- 
 From: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com 
 [mailto:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com] On Behalf Of - Yusri - 
 Sent: Wednesday, April 16, 2008 4:16 PM 
 To: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com 
 Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Kursus Matemetika 
  
 Sama2, Mbak Venny.... 
 Saya juga lupa, mau tanya ttg kursus matematika dengan metode Enopi.
Metode 
 nya seperti apa? Soalnya saya baru denger. Dan di bogor sepertinya
belum ada 
 kursus seperti itu. 
  
 Regards, 
 YUSRI 
 email: [EMAIL PROTECTED] <mailto:yusribb%40yahoo.co.id> co.id 
  
 Sent from my BlackBerryR wireless device 
  
 -----Original Message----- 
 From: "Venny Setiawan" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:venny%40jsi.co> .
<mailto:venny%40jsi.co.id> id> 
  
 Date: Tue, 15 Apr 2008 16:59:59 
 To:<Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com> 
 Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Kursus Matemetika 
  
 Dear Mba Yusri, 
  
 Thanks ya sharingnya,jadi input yang baik sekali untuk saya. 
  
 Anakku sekarang lagi ikut kursus matematika juga, metode Enopi, kursus
ini 
 melatih logika anak tapi sekaligus ada aspek berhitungnya.Karena anakku

 usianya baru 3 tahun, saya rasa anakku lebih baik ikut kursus yang cara

 pengajarannya sambil bermain tapi sebenarnya sekaligus belajar, supaya 
 tidak 
 keburu jenuh dengan matematika. Karena saya melihat pengalaman dengan
anak 
 kakak saya yang mengikuti salah satu kursus matematika, dimana setiap
hari 
 harus latihan, tapi saya lihat anaknya tidak fun waktu ngejalanin
kursus 
 itu, seperti terpaksa menjalaninya, walaupun tujuan dari kursus itu 
 sebenarnya bagus. 
  
 Bagi saya, yang penting anakku senang mengikuti kursus itu, bukan
karena 
 paksaan. Dan saya lihat dia enjoy menjalaninya, tiap pulang kursus dia 
 cerita belajar apa hari ini, saya juga ikut senang jadinya... 
  
 Best regards, 
 Venny 
  
                                                      
 ------------------------------------ 
  
 Subscribe: ayahbunda-online-
<mailto:ayahbunda-online-subscribe%40yahoogroups.com>
[EMAIL PROTECTED] <mailto:subscribe%40yahoogroups.com>  
 Unsubscribe: ayahbunda-online-
<mailto:ayahbunda-online-unsubscrib%40yahoogroups.com>
[EMAIL PROTECTED] <mailto:unsubscrib%40yahoogroups.com>  
  
 Info Belanja si Kecil: momsmart-subscribe@
<mailto:momsmart-subscribe%40yahoogroups.com> yahoogroups.com 
 Yahoo! Groups Links 
  
                                                      
------------------------------------ 
  
Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:ayahbunda-online-subscribe%40yahoogroups.com>  
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:ayahbunda-online-unsubscrib%40yahoogroups.com>  
  
Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
<mailto:momsmart-subscribe%40yahoogroups.com>  
Yahoo! Groups Links 
  
  
  

----------------
::BCA:: 

 



::BCA::

Kirim email ke