Hai Mbak Shanti,
Yoel (1y4m), sejak bayi juga punya kebiasaan tidur dengan digendong-gendong. 
Tetapi ketika mulai usia 1 tahun saya biasakan dia tidur sendiri. 

Caranya, setelah ia kelihatan ngantuk dan capek, ruangan saya buat redup. 
Matikan lampu besar, ganti dengan lampu tidur.
Ambil buku cerita or boneka dan mulai cerita. Kadang dia mau dengar. Kadang 
juga, gak. Kalau dia gak mau, saya mainkan jari. Dibentuk binatang, kijang, 
anjing. Ceritanya, si binatang2 itu mau bobo karena udah malem. Kan, ada 
bayangannya tuh di dinding. 

Sambil memperhatikan bayangan itu sambil tiduran, kepalanya saya elus dengan 
satu tangan. Sambil diceritain,"Mas, ini waktunya bobo. Semua udah bobo. Tuh, 
Gebi (Gajah Biru), Ping-Ping (Sapi Pink), Dino (Dinosaurus), udah padha bobo. 
(Boneka-boneka binatang itu saya tidurkan di samping Yoel). Mas Yoel juga bobo 
ya, besok main lagi.
Setelah itu punggung dielus-elus sambil dikipasin (maklum, kamar tak ber-AC), 
trus dinyanyikan lagu.
Sebentar kemudian tidur deh.

Tapi memang tak selalu cara itu berhasil. Kadang, dia masih mau lari-lari di 
kamar. Ambil mainan, dll. Yah, namanya anak memang tak bisa dipaksa. Tapi tidak 
saya layani. Saya tetap memposisikan bahwa itu saatnya tidur. Bukan main. Saya 
tetap ngipasi dan menyanyikan lagu buat boneka2nya. Heheheh, biasanya dia 
nyerah. Balik lagi ke tempat tidur.

Sekarang, justru sebaliknya, dia malah ngamuk kalau tidur dengan digendong. 
Maunya langsung bobo di tempat tidur. Glibak-glibuk sebentar sambil mendengar 
senandung fals ibunya, trus bobo deh. 

Memang butuh kesabaran dan perjuangan siy Mbak. Tetapi lama-lama pasti bisa 
deh. Apalagi, kalau Nabil mulai besar. Otomatis, keinginan untuk mandiri pasti 
muncul dari dia. Salah satunya ya itu tadi, mau bobo sendiri tanpa gendong or 
ayun. 

Sorry nih, kepanjangan. Habis senang siy, berhasil membuat Yoel bobo sendiri. 

Salam,
Sari
Ibune Yoel

santi widianti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                             
dear all,
  anakku nabil (1y) skrg "kumat" lagi kebiasaan lamanya, klo tdr musti aja 
diayun,udah di mimiin kiri kanan ttp minta diayun, klo g diturutin ngamuk2 
nagis..dlu wkt bayi (5/6 m) emg gt, tp pas 6m ke atas dah ga, tdrnya gampang 
bgt, tinggal dimiin tdr d, ada yg punya solusi ga ya buat ngilangin 
kebiasaannya, oh ya aku jg pernah baca d salah satu artikel gt, katanya 
kebiasaan tidur diayun itu bikin anak jd anak yg ga PD nantinya, apa bnr gt 
ya?...sharing yaa..
   
  thx b4
  salam,
  santi..bundanya nabil
   
   
         

---------------------------------
Be a better friend, newshound, and  know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
     
                                       

       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke