Moms,
Dari milis sebelah..
Kind regards,
Vira


> Lembar Fakta
>
> "STOP GLOBAL WARMING!"
>
> Anda Ramah Lingkungan?
> Hidup cerdas tidak cukup dengan buang sampah di tongnya saja.
> Ada banyak langkah-langkah kecil yang akan membuat sebuah lompatan besar.
> Caranya? Mencoba untuk kurangi emisi karbon yang setiap hari kita lepaskan
> ke atmosfer.
> Anda bisa jadi salah satu Climate Heroes yang turut memperlambat laju
dampak
> global
> warming dan climate change!
> Mulai dengan tip-tip berikut ini.
> Kalau bukan kita, siapa lagi?
> "Hemat listrik, yuk!"
> "Buat apa? Kan masih mampu bayar!"
> Rata-rata kita baru merasa perlu ketika tagihan membumbung, kan.
> Pakai listrik seperlunya.
> Kenapa harus menunggu krisis untuk jadi pengguna yang bijak?
>
> SMART SAVING, SMART LIVING!
> Di Rumah, kantor, dan sekolah
> 1. Matikan lampu dan peralatan elektronik (lampu, televisi, komputer,
> stereo, mesin cuci, oven, hingga video game) bila tidak diperlukan: saat
> makan siang, rapat, pulang kantor, dst. Jangan meninggalkannya dalam
keadaan
> stand-by. Mereka masih mengonsumsi listrik!
> 2. Beli alat elektronik dengan model paling hemat energi.
> 3. Memasak air minum? Didihkan sesuai kebutuhan. Untuk mandi, gunakan
> pemanas tenaga matahari. Dan, dijaga jangan sampai air mengalir terus
> menerus.
> 4. Bersihkan saringan penghisap debu, termasuk saringan AC. Saringan yang
> tersumbat menyebabkan motor bekerja lebih berat sehingga menggunakan lebih
> banyak listrik.
> 5. Manfaatkan cahaya matahari dan angin yang alami secara optimal di siang
> hari. Buka jendela lebar-lebar. Nyalakan lampu saat menjelang sore. Jangan
> lupa lampu diganti dengan lampu hemat energi. Dan, lampu dijaga selalu
> bersih supaya terang
> dengan maksimal.
> 6. Pintu lemari es harus ditutup rapat dan hanya dibuka seperlunya. Isi
> lemari es secukupnya. Terlalu penuh akan menghalangi sirkulasi udara
> pendingin. Sama halnya ketika kita memasukkan makanan/minuman panas. Ini
> akan membuat kulkas bekerja lebih keras.
> 7. Atur suhu AC sesuai kebutuhan. Karena semakin dingin suhu semakin
banyak
> energi listrik yang diperlukan.
> 8. Gunakan mesin cuci hanya bila cucian Anda banyak. Atau, sesuai
kapasitas.
> Lalu, isi air sesuai petunjuk. Gunakan panas matahari untuk pengeringan
> secara alami. Mesin cuci yang efisien mampu menghemat air hingga 1.500
liter
> per tahun.
>
> Hemat listrik, hemat air, hemat biaya!
>
> 9. Bersihkan bagian bawah setrika dari kerak/kotoran. Setrika otomatis
lebih
> hemat listrik. Atur setrika listrik, sesuai dengan tingkat panas yang
> diperlukan.
> 10. Cegah kebocoran air pada kran atau pipa.
> 11. Pertimbangkan untuk membeli laptop dibanding desktop atau personal
> computer karena laptop lebih hemat 5 kali lipat dibanding desktop. Ketika
> Anda sudah memiliki desktop dianjurkan menggunakan layar monitor LCD
> dibanding CRT.
> 12. Bila perlu, atur "energy audit" secara berkala untuk gedung Anda. Para
> ahli energi akan menganalisa kapan dan dimana saja terjadi pemborosan
energi
> dan apa yang bisa dilakukan agar energi tersebut bisa digunakan secara
lebih
> efisien. Audit ini biasanya gratis. Termasuk audit untuk proses produksi
dan
> kendaraan yang dipakai oleh semua pemakai gedung.
>
> HITUNG SENDIRI PEMAKAIAN LISTRIK ANDA
> Biaya listrik = Total kWh (jumlah pemakaian listrik) x lama pemakaian
dalam
> jam x
> Tarif Dasar Listrik (sesuai kelompok golongan)
> Tarif Dasar Listrik (TDL) menurut www.pln.co.id
> Golongan R1 (< 2200 VA), 1 kWh = Rp 320,- untuk pemakaian sampai dengan 20
> kWh
> Golongan R2 (2200 VA - 6600 VA), 1 kWh = Rp 575,-
> Golongan R3 (>2200 VA), 1 kWh = Rp 621,-
> Misalnya, untuk sebuah lampu berdaya 100 watt yang digunakan selama 10 jam
> setiap
> harinya, konsumen di kelompok R1 harus membayar
> = 0.1 kWh x 10 x 30 hari x Rp 305,- = Rp. 9,150,- sebulan.
> Sementara apabila lampu tersebut diganti dengan lampu hemat energi berdaya
> 20 watt,
> konsumen hanya perlu membayar
> = 0.02 kWh x 10 x 30 hari x Rp 305,- = Rp. 1,830,- sebulan.
> Ganti Lampu 100 watt dengan lampu 20 Watt untuk pemakaian 10 jam/hari.
> Coba dihitung:
> . Penghematan energi listrik/bulan:
> (100W-20W) x 10 jam/hari x 30 hari = 2400 Wh = 2,4 kWh
> . Penghematan biaya/bulan:
> . Tarif R1 (< 2.200 VA) = rata-rata Rp. 320,- /kWh
> 2,4 kWh x Rp. 320,- = Rp. 768,-
> . Tarif R2 (2.200 - 6.600 VA) = Rp. 575,-/kWh
> 2,4 kWh x Rp 575,- = Rp. 1.380,-
> . Tarif R3 (>6.600 VA) = Rp. 621,-/kWh
> . 2,4 kWh x Rp 621,- = Rp.1,490,-
> . Emisi CO2 yang direduksi/bulan:
> Koefisien emisi CO2 di Indonesia menurut IPPC (1998) = 781.2621 gram/kWh
> 2,4 kWh x 781.2621 gr/kWh = 1.875 g = 1,875 kg CO2
> Ini baru 1 alat elektronik. Ada berapa alat elektronik di rumah Anda?
>
> Lembar Fakta
> GO GREEN!
> Dengan berhemat listrik, Anda sudah melakukan satu langkah untuk
perubahan.
> Anda bisa mengubah dunia bila melanjutkannya dengan langkah-langkah lain
> ini.
> Peduli Transportasi
> 1. Hindari bepergian dengan pesawat terbang apabila jarak tempuh kurang
dari
> 500 km.
> 2. Gunakan sepeda untuk perjalanan pendek, selain hemat energi, itu akan
> membuat Anda bugar! Gunakan kendaraan umum untuk perjalanan sedang.
> 3. Lebih suka pakai mobil? Perhatikan hal-hal ini:
> a. Ajak rekan-rekan sejurusan untuk pergi bersama-sama.
> b. Beli kendaraan hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Gunakan bahan
> bakar bebas timbal.
> c. Matikan mobil apabila menunggu lebih dari 30 detik.
> d. Cek tekanan ban mobil, karena apabila tekanan kurang 0,5 bar dari
normal
> akan meningkatkan penggunaan bahan bakar sebesar 5%.
> e. Usahakan untuk memanaskan mobil dalam posisi berjalan karena kan lebih
> cepat panas. Anda hemat bahan bakar.
> f. Hindari menggunakan rem secara mendadak karena mengonsumsi bahan bakar
> dengan cepat.
> g. Turunkan bagasi apabila Anda tidak membutuhkannya lagi, karena 100 kilo
> beban akan menambah penggunaan 1 liter bahan bakar lebih banyak dalam
jarak
> 100 km
>
> Hidup Minimalis alias Efisien
> Cara hemat paling efektif adalah pakai seperlunya. Semakin sedikit Anda
> membeli, semakin sedikit pula Anda menggunakan energi. Sederhana, kan?
> Bayangkan kalau perubahan gaya hidup simpel ini dilakukan semua orang.
> Hasilnya tentu saja besar.
> 1. Tanam pohon di halaman rumah. Pohon besar dapat menahan angin keras,
> panas matahari langsung, dan menyerap karbon. Sebisa mungkin pilih yang
> sedikit menyerap air.
> 2. Batasi penggunaan kertas. Mau nge-print? Cetak bolak balik. Atau,
gunakan
> kertas bekas yang salah satu sisinya masih kosong. Makin banyak kertas
atau
> tisu dipakai, makin banyak pohon ditebang.
> 3. Beli sekaligus banyak. Anda tidak membutuhkan bungkus banyak-banyak
juga.
> Lebih sedikit energi? Pasti. "NO PLASTIC BAGS, please!"
> 4. Organik? Why not? Selain membunuh hama, pestisida membunuh
mikroorganisme
> yang menahan karbon tetap berada di dalam tanah. Tanah tidak lagi subur
> secara alami.
> 5. Konsumsi makanan lokal. Jika produk makanan ini tak perlu
didistribusikan
> dalam jarak jauh berarti lebih sedikit CO2 yang dikeluarkan dari mobil
> pengangkutnya.
> 6. Beli satu jenis produk, bukan dua atau lebih produk yang sama. Semisal,
> Anda hanya butuh sepasang sepatu, bukan dua atau tiga pasang sepatu dalam
> satu waktu.
> 7. Sebelum membeli barang, cek apakah terdapat logo daur ulang yang
> menunjukkan bahwa produk itu dapat didaur ulang.
> 8. Buka-buka lemari pakaian Anda. Berapa banyak yang tak terpakai? Pilih
> dibiarkan saja atau sumbangkan kepada orang lain yang lebih butuh?
> 9. Beli produk berkualitas yang tahan lama. Anda akan lebih sedikit
membeli
> barang.
> 10. Kreatif dengan barang-barang yang Anda gunakan untuk bekerja, bermain,
> dan bersenang-senang. Tak perlu membeli produk baru untuk memulai
aktivitas.
> Gunakan yang Anda punya dengan kreatif.
>
> Terakhir, yang paling simpel dan penting, buang sampah pada tempatnya.
> Yes, we can make a difference!
>
> Informasi lebih lanjut:
> Program Iklim dan Energi
> WWF - Indonesia
> Kantor Taman A-9 unit A-1
> Kawasan Mega Kuningan
> Jakarta 12950
> T: 021 576 10 70
> F: 021 576 10 80
> [EMAIL PROTECTED]
> www.wwf.or.id/climate
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ------------------------------------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>




Kirim email ke