ikutan ah.

mbak saya, sebenarnya dulu cleaning service pabrik yang ditugaskan di mess 
umumnya bertugas di bagian laundry dan sering juga diminta membersihkan 
kamar-kamar staf yang single atau tidak ada keluarga. mbak saya ini, bertugas 
membersihkan kamar suami saya kala masih single sejak tahun 2000 sampai 2005 
muncullah saya dalam kehidupannya.

lalu saya tinggal di housing, mbak saya datang hanya hari minggu saja. nyapu, 
ngepel dan setrika yang segundukan seminggu. lalu mess akan ditutup dianya pas 
istirahat siang membantu nyapu, ngepel dan setrika. okta saya sekarang 19 
bulan, .. berarti sekitar okta umur 6-7 bulan, mbak saya dipecat dari 
perusahaan cleaning service. katanya perampingan. akhirnya di fulltime di rumah 
saya.

saya pindah rumah ke kota sekitar 25 kilo dari mess. kalau naik angkutan umum, 
satu jam lamanya ongkosnya 20 ribu. sebelum pindah saya sudah bersiap-siap 
kehilangan si mbak. menyedihkan lha okta sudah suka sama dia. tapi, apa boleh 
buat. si mbak punya suami dan 2 anak.

entah awalnya bagaimana sampai sekarang si mbak masih datang pulang hari 
menempuh 2 jam pulang pergi dan saya menanggung ongkosnya tadi. jadi ongkosnya 
2 kali lipat gajinya. memang mahal. tapi reasonable.

si mbak ini jujur. sejauh pengalaman suami saya diberesin kamarnya. tidak 
pernah ada yang hilang bahkan recehan. dia pintar memperkirakan mana yang boleh 
dirapikan dan mana yang dibiarkan saja. setelah di housing, saya sering pergi 
keluar kota berhari-hari begitu saja meninggalkan rumah. kadang lupa tidak 
dikunci segala. tapi si mbak merapikan semua kekacauan yang saya tinggalkan dan 
merawat rumah dengan baik. bahkan tanpa saya suruh.

si mbak tidak pernah disuruh mengasuh okta. hanya menyetrika popok gurita dan 
sebagainya. sisanya yang berkaitan dengan okta, saya kerjakan sendiri. tapi 
okta melihatnya hampir setiap hari. mendengar suaranya. melihat apa yang dia 
kerjakan. si mbak sering mengajak okta ngobrol atau hanya bertegur sapa. 
maksimum saya hanya meminta si mbak menjaga okta kalau sedang saya tinggal ke 
kamar mandi. itu pun hanya menjaganya. biasanya si mbak hanya duduk di sisi 
tempat tidur atau disebelahnya setelah okta bisa duduk. tak disangka, 
perkenalan secara halus memakan waktu berbulan-bulan ini menumbuhkan kecintaan 
okta ke si mbak. bgitu pula sebaliknya.

jadi sekarang okta lebih sedih kalau si mbak tidak datang atau si mbak mau 
pulang, dibanding papanya ditinggal papanya pergi. kalau okta punya buku atau 
mainan baru, si mbak pasti kebagian diceritain -dengan bahasa okta tentu.

minus si mbak adalah suaminya yang tidak bekerja. saya sudah berusaha membujuk 
suaminya untuk mau pindah ke kota, saya kontrakin rumah didekat rumah saya. 
anak-anaknya saya bantu nyekolahin. tapi suaminya nggak mau. karena suami yang 
tidak bekerja tadi, si mbak susah payah. kasihan melihatnya. si mbak asli 
serang juga ...


      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

Kirim email ke