Mbak, 
  
Aku pernah liat mbakku yang kerja kmana2 bawa cooler bag, merk Med***a.. Tapi 
bisa jg pake cooler box yg dikasih es batu/blue ice. Atau ada juga yg pake 
termos es dikasih es batu. Lebih bagus lagi kalau di kantor ada kulkas, jadi 
ASI peras ditaruh dikulkas & dibawa dg cooler box/bag saat perjalanan pulang.
   
  Ini aku c/p-kan dari milis sebelah, semoga bermanfaat:)
   
  Salam,
   
  Lupi~Ara's mum~
-----------------------------------------------------------------------
> FAQ Seputar Penyimpanan ASI
>
> BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU RUANG?
> Jika ruangan tidak ber-AC, disarankan tidak lebih dari 4 jam
> Jika ruangan ber-AC, bisa sampai 6 jam
> -catatan: suhu di atas harus stabil, misalnya ruangan ber-AC, tidak
mati
> sama sekali selama botol ASI ada di dalamnya.
>
>
> BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU LEMARI ES?
> Jika Ibu mengetahui bahwa dalam 4 jam ke depan ASI hasil pompa/peras
tidak
> akan diberikan pada bayi, maka segeralah simpan di lemari es. ASI ini
bias
> bertahan sampai 8 (delapan) hari dalam suhu lemari es, jika
ditempatkan
> dalam compartment yang terpisah dari bahan makanan lain yg ada di
lemari
> es tsb.
> Jika lemari es Ibu kebetulan tidak memiliki compartment terpisah untuk
> menyimpan botol ASI hasil pompa/perasan, maka sebaiknya ASI tersebut
> jangan disimpan lebih dari 3 x 24 jam.
> Ibu juga dapat "membuat" compartment terpisah dengan cara menempatkan
> botol ASI dalam container plastik yang tentunya dibersihkan terlebih
> dahulu dengan baik.
>
>
> BERAPA LAMA ASI HASIL POMPA/PERAS BISA DISIMPAN PADA SUHU FREEZER?
> ASI hasil pompa/perasan dapat disimpan dalam freezer biasa sampai 3
> (bulan) lamanya. Namun Ibu jangan menyimpan ASI ini di bagian pintu
> freezer, karena bagian ini yang mengalami perubahan dan variasi suhu
udara
> terbesar.
>
> Jika Ibu kebetulan memiliki freezer penyimpan daging yang terpisah
> (biasanya disebut deep freezer) yang umumnya memiliki suhu lebih
rendah
> dari freezer biasa, maka ASI hasil pompa/perasan bahkan dapat disimpan
> sampai dengan 6 (enam) bulan di dalamnya.
>
>
> BAGAIMANA CARA MENYIMPAN ASI HASIL POMPA/PERASAN YANG BAIK?
> - Simpan ASI dalam botol yang telah disterilkan terlebih dahulu
> - Botol yang paling baik sebetulnya adalah yang terbuat dari
> gelas/beling,namun jika terpaksa menggunakan botol plastik,
pastikanlah
> bahwa plastiknya cukup kuat (tidak meleleh jika direndam dalam air
panas)
> - Jangan pakai botol susu yang berwarna / bergambar, karena ada
> kemungkinan catnya meleleh jika terkena panas
> - Jangan lupa bubuhkan label setiap kali Ibu akan menyimpan botol ASI,
> dengan mencantumkan tanggal dan jam ASI dipompa/peras
> - Simpan ASI di dalam botol yang tertutup rapat (jangan ditutup dengan
> dot,karena masih ada peluang untuk berinteraksi dengan udara)
> - Jika dalam satu hari Ibu memompa/memeras ASI beberapa kali, bisa
saja
> Ibu menggabungkan hasil pompa/perasan tsb dalam botol yang sama,
dengan
> catatan bahwa suhu tempat botol disimpan stabil, antara 0 s/d 15
derajat
> Celcius).
> Penggabungan hasil simpanan ini bisa dilakukan asalkan jangka waktu
> pemompaan/pemerasan pertama s/d terakhir tidak lebih dari 24 jam
>
>
> BAGAIMANA CARA PEMBERIAN ASI YANG SUDAH DIDINGINKAN KEPADA BAYI?
> - Panaskan ASI dengan cara:
> (a) membiarkan botol dialiri air panas (bukan mendidih) yang keluar
dari
> keran
> ATAU
> (b) merendam botol di dalam baskom / mangkuk yang berisi air panas
(bukan
> mendidih)
>
> - Jangan sekali-sekali memanaskan botol dengan cara mendidihkannya
dalam
> panci, menggunakan microwave atau alat pemanas lainnya (kecuali yang
> memang di-design untuk memanaskan botol berisi simpanan ASI)
>
> - Ibu tentunya mengetahui berapa banyak bayi Ibu biasanya sekali
meminum
> ASI. Sesuaikanlah jumlah susu yang dipanaskan dengan kebiasaan tsb.
> Misalnya dalam satu botol Ibu menyimpan sebanyak 180 cc ASI tetapi
bayi
> Ibu biasanya hanya meminum 80, jangan langsung dipanaskan semua. INGAT
> bahwa susu yang sudah dipanaskan tidak bisa disimpan lagi!
>
>
> BAGAIMANA SAYA MENGETAHUI APAKAH ASI YANG DISIMPAN SUDAH BASI?
> Sebenarnya jika Ibu mengikuti pedoman pemompaan/pemerasan ASI dan
> penyimpanan yang baik, ASI tidak akan mungkin basi. Kadang memang
setelah
> disimpan / didinginkan akan terjadi perubahan warna dan rasa, tapi itu
> tidak menandakan bahwa ASI sudah basi. Asalkan Ibu berada dalam
keadaan
> bersih ketika memompa/memeras, menyimpan ASI dalam botol yang steril &
> tertutup rapat, dalam jangka waktu yang dijabarkan seperti di atas dan
> saat memanaskan juga mengikuti petunjuk, mudah-mudahan ASI Ibu terjaga
> dalam kondisi yang baik.
>
> Dibandingkan susu formula, ASI lebih tahan lama. Pada saat
berinteraksi
> dengan udara luar, biasanya yang terjadi bukan pembusukan ASI tetapi
lebih
> merupakan berkurangnya khasiat ASI, terutama zat yang membantu
pembentukan
> daya imun bayi.
>
> SELAMAT ! Bayi Ibu sungguh beruntung memiliki Ibu yang menyadari betul
> arti dan manfaat pemberian ASI dalam awal kehidupannya. Semoga ia
tumbuh
> sehat dan selalu berada dalam lindungan Tuhan. Amiin.
>
>
------------------------------------------------------------------------
>
> Nara Sumber:
>
>
> Barger, J. and Bull, P.A., Comparison of the bacterial composition of
> breast milk stored at room temperature and stored in the refrigerator.
> Intl Journal of Childbirth Ed 2: pages 29 and 30 1987.
>
> Hamosh, M. et al., Breastfeeding and the working mother effect of time
and
> temperature of short term storage on proteolysis, lipolysis, and
bacterial
> growth in milk. Pediatrics 97 (4) 492 to 498, 1996
>
> Mohrbacher, N. and Stock, J., The Breastfeeding Answer Book, La Leche
> League International, 1997, pp 30 to 31.
>
> Pardou, A. et al., Human milk banking: influence of storage processes
and
> of bacterial contamination on some milk constituents. Biol Neonate
65:302
> to 309, 1994

       

Kirim email ke