Two thumbs up for gerard's mom.

Lengkap juga ya literaturnya..

 

Makasih ya mom..

-kennia-

 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of susilawati jati
Sent: Friday, May 30, 2008 1:29 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] tanya:pengin hamil lagi....

 

Bunda Nashwa, sy coba jelaskan sesuai pengetahuan sy, barangkali ada yang
mau mengkoreksi jika ada yang salah ato kurang (dari anggota millis yang
juga mengerti tentang CMV)

 

CMV adalah singkatan dari Cyto Megalo Virus. Virus ini termasuk dalam Virus
Herpes. Selain itu virus 2 tersebut juga termasuk didalamnya,

- Herpes Simpleks bisa mengakibatkan koreng pada mulut dan penyakit kelamin

- Varicella Zoster mengakibatkan Penyakit cacar

 

CMV dapat mengenai hampir semua organ dan menyebabkan hampir semua jenis
infeksi Yaitu : CMV Nefritis (ginjal), CMV Hepatitis (hati), CMV Myocarditis
(jantung), CMV Pnuemonitis (paru-paru), CMV retinitis (mata), CMV GAstritis
(lambung), CMV Colitis (usus), CMV Encephalitis (otak).

 

CMV ditularkan melalui kontak selaput lendir (mulut dan kelamin)

Virus hidup dalam cairan tubuh pasien CMV, Pasien dengan sistem kekebalan
normal akan mengalami gejala menyerupai flu yang ringan, letih lesu dan
batuk.

Sekali terinfeksi, virus akan membenamkan diri dalam tubuh dan dapat
menyebabkab infeksi ulang pd masa yang akan datang.

 

Saya juga pernah keguguran 2 X (janin tidak berkembang), saat itu saya
dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan APS dan Torch lengkap yang terdiri
dari Herpes 1, Herpes 2, CMV, Rubella, Tokso semuanya termasuk IGG dan IGM
hasil dari test darah sy hampir di semua virus Torch yang IGG (+) tapi DSOG
saya bilang penyebab keguguran sy bukan dari Torch yang IGG ( IGG (+) = dulu
pernah terinfeksi sekarang sudah memiliki kekebalan dan TIDAK MENYEBABKAN
KEGUGURAN) kecuali IGM yang (+) maka harus diobati dulu sebelum rencana
ingin hamil untuk menghindari bayi lahir cacat.

 

Nah oleh DSOG bunda sudah dianjurkan untuk periksa APS or lum, dulu saya
keguguran berulang2 dikarenakan APS sy (+). Anjuran saya mba minta periksa
darah juga untuk APS nya (APS yang lengkap). 

 

APS adalah gangguan pada sistem pembekuan darah yang dapat menyebabkan
thrombosis pada arteri dan vena serta dapat menyebabkan gangguan pada
kehamilan yang berujung pada keguguran. Disebabkan karena produksi antibodi
sistem kekebalan tubuh terhadap membran sel.

 

Dalam keadaan normal, antibodi berfungsi baik untuk melawan kuman dan
infeksi yang disebabkan virus, akan tetapi kadang-kadang sistem kekebalan
tubuh mengalami kerusakan sehingga menyerang tubuh sendiri. Antibodi APS ini
dapat dideteksi dengan tes darah tertentu. Apabila seseorang dideteksi
memiliki antibodi ini, dapat dipastikan orang tersebut dapat mengalami
masalah-masalah tertentu.

 

APS menyebabkan orang merasa lelah, sakit pada persendian, akan tetapi pada 

bisa juga tidak memiliki gejala-gejala tersebut

 

Masalah-masalah yang dapat ditimbulkan oleh antibodi APS ini antara lain: 

Keguguran berulang pada kehamilan awal

Keguguran setelah semester pertama (13 minggu)   

Pre-eclampsia dalam kehamilan

Bayi berukuran kecil   

Thrombosis pada pembuluh darah balik (vena) 

 

Antibodi ini ditemukan pada 2% wanita. Tidak semua orang yang dideteksi
memiliki antibodi ini akan mengalami masalah diatas. Kadar antibodi ini
dapat meningkat ataupun menurun dan bahkan menghilang, jadi untuk dapat
mengatakan seseorang memiliki antibodi ini diperlukan tes ulang dengan
jangka waktu 8 minggu dari tes pertama dan tetap positif.

Salah satu masalah serius yang ditimbulkan oleh APS adalah keguguran
berulang. Pengobatan antara lain dilakukan dengan memberikan aspirin dosis
rendah pada tahap awal kehamilan. Kadang kala dikombinasikan dengan obat
yang bernama heparin yang berbentuk suntikan

 

Antibodi antifosfolipid menekan kadar zat yang disebut annexin V dan
mempercepat pembekuan darah serta memicu bekuan darah (trombosis) sehingga
terjadi keguguran. Antibodi terhadap antifosfolipid juga mengganggu peran
pengaturan berbagai faktor dalam sistem pembekuan darah. Untuk mencegah
terjadinya abortus akibat APS, maka Ibu hamil diberikan suntikan obat
antikoagulan yang disebut heparin, dengan atau tanpa kombinasi dengan
aspirin dosis rendah. Antikoagulan yang diberikan memang harus dengan
pemberian heparin yang disuntikkan dan pada kehamilan tidak boleh digunakan
obat-obat antikoagulan yang diminum seperti warfarin karena dapat
menimbulkan efek samping yang berbahaya.

 

Beberapa tes yang dilakukan untuk mendeteksi gejala APS antara lain adalah:

Tes ACA (antikardiopilin antibody) (anticardiophilin antibody).

Tes LA (lupus antikoagulan) (lupus anticoagulant).

Tes Beta2GP1 (saya lupa singkatannya) yang sy ingat jika B2GP1 positif, bisa
membuat ACA menjadi Action

 

Pemeriksaan APS lengkap kalo tidak salah hanya ada di RS Cipto sedangkan di
Lab Lain sepertinya belum ada dan biayanya lumayan Mahal tahun 2005 saya
periksa APS lengkap di RS Cipto Harganya Rp. 894.000,-. kalo sekarang saya
tidak tahu lagi.

 

Untuk DSOG di Jaksel sy tidak bisa bantu karena sy tinggal di daerah
Tangerang, Dulu sy juga sempat dikasih penyubur dan di jadwalkan oleh DSOG
kapan harus ML eh malah susah hamil (krn banyak aturan malah susah hamil
jadi bikin stress) . Pasrah saja bunda kalo direncanakan malah tidak dapat2,
sy juga sempat berhenti berobat, eh 4 bulan kemudian sy malah hamil.

 

NB: Jika APS (+) terjadi pembekuan darah makanya ketika hamil janin tidak
mendapatkan oksigen dan nutrisi dari ibu sehingga mengakibatkan janin tidak
berkembang.

 

semoga sharing sy bisa membantu

Good Luck

Gerard's Mom



 

  

 

Kirim email ke