hmm... Kira2 nanti anaknya mau sekolahkan dimana dan sekolah apa? Mungkin
itu dulu yang jadi pertimbangan trus bahasanya disesuaikan. Memang sih mba,
kemampuan anak dalam menyaring bahasa tu hebat banget dan rata2 bisa
menangkap aneka bahasa yang dilemparkan ke dia.

Tapiii ada kalanya si anak jadi bingung karena terlalu banyak kata bermakna
sama yang dia tangkap misalnya untuk kata makan aja dia tau, to eat, ayo
makan, mangan. Belum kata2 lainnya... Ada kemungkinan dia jadi bingung yang
mana pasangannya apa. Kalau saya pernah baca, sebaiknya pilih 2 bahasa dulu
saja dan konsisten. Misalnya Swedia-Inggris atau Inggris-Indonesia. Nanti
kalau dia sudah lebih besar boleh dikenalkan bahasa ketiganya. Meski
dikenalkannya pas SD, asal konsisten, dia kemungkinan besar bisa. Misalnya,
sekarang anak mba sama ayah ibunya bicara bahasa Inggris, sama sodara yang
lain bahasa Indonesia supaya pemahaman Inggris dan Indonesianya ajeg. Trus
nanti pas SD atau TkB, baru sama ayahnya disiplin berbahasa Swedia. Sama
ibunya tetap bahasa inggris, dan keluarga lain bahasa Indonesia.

Salam,
sita


On 5/29/08, Kundarwati Tri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>    Ech....mumpung topiknya ini... sekalian nih minta pendapat dan sharing
> yang sudah pada jagoan...
> Anak saya berumur 7 bulan, kayaknya sih dia sudah mengerti hal-hal yang
> baru dia lihat, dan sering dia mengeluarkan bunyi "huh" pada saat melihat
> sesuatu. Nah... kalau dia tanya Bapaknya akan menjawab dengan english atau
> swedia, kalau dia tanya sama saya jawab english (karena saya dan suami hanya
> berkomunikasi dengan english), kalau tanya sama orang lain seperti nenek,
> kakak saya, atau saudara-saudara saya yang lainnya, pasti mereka akan
> menjawab dengan bahasa Indonesia atau Jawa (karena saya tinggal dikampung
> banget pakai sekali).... terus terang saya agak takut gimana dia bisa
> belajar berbicara kalau bahasanya saja sudah bermacam-macam... kalau saya
> mau ajak dia berbicara dengan bahasa Indonesia saja, nantinya dia nggak
> ngerti omongan saya dan bapaknya...dan nantinya kalau dia harus ketemu
> saudara-saudaranya yang disana nggak bisa komunikasi..... please dong
> sarannya....
>
> terimakasih,
> Maknya Bejjo
>
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
>
> Mbak Lupi,
>
> maaf ya dikoreksi.... bukan 3 suku tapi 3 KATA.
> suku kata itu misalnya kata 'bumi' -- 'bu' dan 'mi' adalah suku kata.
> suku kata membentuk kata, kata membentuk kalimat.
> jadi kalau "pup Ayah bau" sudah menjadi kalimat yang terdiri dari 3 kata.
>
> TENIK HARTONO
> Chief Editor / Pemimpin Redaksi   AYAHBUNDA
> Gedung Mensa 2 Lt. 3, Kuningan | Jakarta 12910 - Indonesia
> Phone (62-21) 525 3816, 526 6666 ext 4221 | Fax  (62-21) 526 2131, 520 9366
> | Mobile   (62) 816 794394  | www.ayahbunda-online.com
>
>
>
>
> Mba,
> Sharing ya, Araku skarang 2 thn 2 bln, rada telad ngomong juga mnurutku,
> dulu suka ktemu anak2 seusianya (pas 18 bln), udah lancar ngomong minum,
> maem dsb. Alhamdulillah menginjak 2 thn kmajuannya cukup pesat, sbelumnya
> cuma bisa 1 suku, 2 suku, skarang udah bisa ngomong 3 suku : pup Ayah bau,
> baju Ara mana, mainan Ara bagus, maem Ara enak, susu Ara abis, dsb, coba Mba
> sedikit bersabar, sambil tetep jangan bosan ngajak ngobrol si kecil, bacain
> cerita dsb, tunggu sampai si kecil 2 thn. Ara saja dibandingkan spupunya
> yang lebih muda 3 bulan nih telad, ponakanku udah bisa 4 suku, tapi tetep
> lho, ada kata2 yang Ara bisa, ponakanku ga bisa, akirnya yaudah..jangan
> terlalu dibanding2in, tiap anak toh unik:)
>
>
>
>
>
>
>  
>



-- 
"Iqra, Iman, Ilmu, Amal"
Civilization is defined by the presence of cats - Unknown

agatogata.multiply.com
agatogata.blogspot.com

Kirim email ke