Jika pada feces sang anak tidak ada darah, maka bukan "bakteri amuba" penyebabnya, tetapi "VIRUS" (jika iya, cek fecesnya ke lab) utk mementukan AB apa yang tepat Virus itu tidak dapat disembuhkan oleh antibiotik dan diare merupakan "self limiting disease" alias akan sembuh senderi dengan range waktu 7 s/d 10 hari. Cepatnya sembuh tergantung dari daya tahan tubuh sang anak. Maaf sekali lagi "Lacto B" bukan obat yang hanya berguna utk menambah "bakteri baik" di tubuh kita, padahal anak kita dan kita sudah mempunyai berjuta-juta bakteri baik ditubuh walaupun anak sedang dalam diare. Simpan aja duitnya utk pendidikan anak. Lebih baik diberikan ORALIT atau PEDYALIT. Masih inget lagu anak sehat khan..., "jika aku diare, ibuku tetap waspada, pertolongan ORALIT selalu siap sedia..." Jadi pada saat anak diare, yang patut diperhatikan adalah "cairan, cairan dan cairan" Silahkan berikan anak, jus, susu, airputih, oralit, es krim sedikit gak apa-apa tetapi sering atau jika masih ASIX, tetap ASIX agar anak tidak dehidrasi. Jadi anak kita diare dan pergi ke dokter pada saat: 1. Feces ada darahnya, please cek ke lab 2. Diare lebih dari 10 hari 3. Anak mengalami dehidrasi sedang dan berat, tidak BAK alias pipis 4. Anak gak mau minum sama sekali Tapi khan kasihan anak kita mencret terus???. Kasihan mana, ngasih obat-obatan yang tidak tepat kepada anak atau disembuhkan dengan guideline yang tepat. Lah kita aja minum obat tanpa ada juntrungannya gak mau, tapi kok sama anak tega. Maaf jika tidak berkenan //Wassalam Ayahnya Nadhira
